Agus Riawan
Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Motivasi Kerja Perawat Dengan Kepatuhan Pelaksanaan Surgical Safety Checklist Oktaria Nengsih; Putri Eka Sudiarti; Agus Riawan
Excellent Health Journal Vol. 4 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v4i2.217

Abstract

Keselamatan pasien menjadi masalah utama yang harus diperhatikan di rumah sakit karena masih banyaknya Kejadian Tidak Diharapkan (KTD) dan Kejadian Nyaris Cedera (KNC). Risiko kecelakaan sangat tinggi terjadi pada tindakan pembedahan apabila pelaksanaanya tidak sesuai standar prosedur operasional yang telah ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi kerja perawat dengan kepatuhan pelaksanaan surgical safety checklist di Ruang Bedah Aulia Hospital. Penelitian ini bersifat analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 05-15  Januari 2026. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat bedah yang bertugas di Ruang Bedah Aulia Hospital yang berjumlah  30 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh perawat bedah yang bertugas di Ruang Bedah Aulia Hospital yang berjumlah  30 orang dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner motivasi kerja perawat dan kuesioner penerapan surgical  safety checklist. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat responden yang motivasi kerjanya kurang yaitu sebanyak 18 orang (60 %), dan responden yang tidak patuh terhadap pelaksanaan Surgical Safety Checklist (SSC) yaitu sebanyak  16 orang (53,3 %). Hasil uji statistik Chi-Square (X²) didapatkan ada hubungan yang signifikan antara motivasi kerja perawat dengan kepatuhan pelaksanaan surgical safety checklist dengan P value 0,004. Diharapkan perawat dapat meningkatkan motivasi kerja untuk meningkatkan keselamatan pasien terutama di ruang bedah dengan cara mengisi lembar  surgical  safety checklits dengan lengkap.
Hubungan Beban Kerja Perawat dengan Tingkat Kepatuhan Cuci Tangan Resi Gusrita; Putri Eka Sudiarti; Agus Riawan
Excellent Health Journal Vol. 4 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v4i2.242

Abstract

Mencuci tangan sebelum dan sesudah melakukan tindakan medis secara rutin dan benar merupakan langkah kunci dalam mengurangi risiko penyebaran infeksi. Cuci tangan sangat berperan dalam upaya membunuh kuman penyakit yang ada ditangan. Dampak yang terjadi jika tidak melakukan pencegahan infeksi dengan baik, maka akan menyebabkan terjadinya infeksi nosokomial. Perawat yang memiliki beban kerja berlebih akan menyebabkan kemampuan perawat tidak dapat maksimal dalam menampilkan praktik keperawatan secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan beban kerja perawat  dengan tingkat kepatuhan cuci tangan di ruang Poliklinik Aulia Hospital. Penelitian ini bersifat analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 19 - 29 Januari  tahun  2026. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat Poliklinik Aulia Hospital yang termasuk dalam kriteria inklusi yang berjumlah 43 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh perawat Poliklinik Aulia Hospital yang termasuk dalam kriteria inklusi yang berjumlah 43 orang dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner beban kerja perawat dan kuesioner kepatuhan cuci tangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara beban kerja perawat dengan kepatuhan cuci tangan dengan p value 0,002. Diharapkan perawat dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran diri akan pentingnya cuci tangan dalam upaya mencegah dan mengendalikan infeksi di pelayanan kesehatan.