p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Currency
Sofiatun Imamah
STEI Masyarakat Madani

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PENERAPAN PRINSIP AKUNTANSI DAN PENGELOLAAN KEUANGAN PADA MASJID AL- IKHLAS TLAGA PANGANTENAN PAMEKASAN Mohammad Rifa’i; Sofiatun Imamah
Currency (Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah) Vol. 4 No. 2 (2026): Currency
Publisher : LP2M AL-KHAIRAT PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/currency.v4i2.1875

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip akuntansi dan pengelolaan keuangan pada Masjid Al-Ikhlas Tlaga Pagantenan Pamekasan. Masjid sebagai lembaga nirlaba memiliki tanggung jawab untuk mengelola dana umat secara transparan, akuntabel dan sesuai standar akuntansi yang berlaku. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model miles dan huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan Masjid Al-Ikhlas masih menggunakan sistem pencatatan berbasis kas (cash basis) secara manual dengan buku kas sederhana. Pencatatan transaksi belum dilakukan klasifikasi akun sesuai pernyataan standar akuntansi keuangan (PSAK) untuk entitas nirlaba, belum menyusun laporan posisi keuangan, laporan aktivitas, dan laporan arus kas. Faktor utama penghambat adalah keterbatasan sumber daya manusia yang memahami akuntansi, budaya masyarakat pedesaan yang mengutamakan kepercayaan moral, serta minimnya pemanfaatan teknologi. Meskipun demikian, pengurus masjid telah menunjukkan komitmen moral dengan menyampaikan laporan secara rutin kepada jamaah dan mengembangkan unit usaha produktif berupa pembuatan plesteser makam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat kesenjangan yang signifikan antara praktik pengelolaan keuangan masjid dengan standar akuntansi yang berlaku. Diperlukan pelatihan akuntansi nirlaba dan pengembangan sistem administrasi yang lebih baik untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat.
IMPLEMENTASI PENYUSUNAN LAPORAN ARUS KAS BERDASARKAN SAK EMKM PADA UD. LIRIDHOLLAH DESA BICORONG KEC. PAKONG Siti Khotijah; Sofiatun Imamah
Currency (Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah) Vol. 5 No. 1 (2026): Currency
Publisher : LP2M AL-KHAIRAT PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/currency.v5i1.2102

Abstract

Usaha Dagang (UD) Liridhollah merupakan salah satu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang bergerak di sektor produsen tahu dan berlokasi di Desa Bicorong, Kecamatan Pakong, Kabupaten Pamekasan. Sebagaimana lazim dijumpai pada entitas sejenisnya, usaha ini belum menerapkan sistem pencatatan keuangan yang sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku, khususnya Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM). Kondisi ini berimplikasi pada keterbatasan pemilik dalam memperoleh gambaran yang akurat mengenai kondisi keuangan usaha, termasuk dalam hal pengelolaan arus kas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian praktik pencatatan keuangan yang berjalan di UD. Liridhollah dengan ketentuan SAK EMKM, merancang dan mengimplementasikan laporan arus kas berdasarkan standar tersebut, serta mengevaluasi dampak penerapannya terhadap pengambilan keputusan pemilik usaha. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencatatan keuangan UD. Liridhollah masih bersifat sederhana dan belum memenuhi standar SAK EMKM. Setelah implementasi penyusunan laporan arus kas berbasis SAK EMKM, pemilik usaha memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pergerakan kas dari aktivitas operasional, investasi, dan pendanaan. Penelitian ini menegaskan bahwa penerapan SAK EMKM pada UMKM skala kecil sekalipun memberikan manfaat signifikan dalam mendukung transparansi, akuntabilitas, dan kesinambungan usaha.