Rokhman Abdillah
Universitas Yudharta Pasuruan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERSEPSI REDENOMINASI DAN LITERASI KEUANGAN SYARIAH: IMPLIKASINYA TERHADAP POLA KONSUMSI GENERASI Z Rokhman Abdillah; Alimatul Farida; Muhammad Nizar
Currency (Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah) Vol. 5 No. 1 (2026): Currency
Publisher : LP2M AL-KHAIRAT PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/currency.v5i1.1923

Abstract

Digitalisasi sistem pembayaran secara fundamental mengubah perilaku ekonomi Generasi Z. Wacana redenominasi mata uang menimbulkan kekhawatiran tentang bias ilusi uang, di mana nominal yang disederhanakan dapat memicu konsumsi impulsif. Studi ini bertujuan untuk menganalisis implikasi persepsi ilusi uang dan literasi keuangan digital syariah terhadap pola konsumsi Generasi Z di Kabupaten Pasuruan. Penelitian kuantitatif ini menggunakan sampel purposif sebanyak 104 responden. Analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil parsial menunjukkan bahwa ilusi uang tidak berpengaruh signifikan terhadap pola konsumsi. Hal ini menunjukkan bahwa kebiasaan transaksi tanpa uang tunai yang menampilkan nominal ringkas pada aplikasi membangun kekebalan kognitif. Sebaliknya, literasi keuangan digital syariah memiliki pengaruh positif dan signifikan, bertindak sebagai mekanisme pengendalian diri yang efektif untuk mencegah perilaku boros. Secara bersamaan, kedua variabel tersebut memengaruhi pola konsumsi dengan koefisien determinasi sebesar 15,5 persen. Studi ini menyiratkan bahwa pendidikan literasi keuangan merupakan prasyarat penting sebelum menerapkan kebijakan redenominasi untuk menjaga rasionalitas daya beli di era digital.
Ecoenzyme A Smart Solution form the Kitchen for Greener Winong Village Ahmad Zulham Fahamsyah Havy; Rokhman Abdillah; Bilkis Afidatul Farhana; Rismatun Nikmah; Muchammad Roni; Fitro Faris Rizqi; Dera Fetrisiya; Nisa Nur Jannah; Rizky Ferdiansyah Frudin
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.748

Abstract

Peningkatan produksi sampah organik rumah tangga menjadi salah satu faktor utama permasalahan lingkungan di wilayah pedesaan. Limbah berupa sisa buah, sayur, dan bahan dapur yang masih berpotensi dimanfaatkan sering kali berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) atau dibakar, sehingga menimbulkan bau tidak sedap, pencemaran udara, serta risiko gangguan kesehatan. Untuk merespons persoalan tersebut, Pemerintah Desa Winong menginisiasi program pelatihan pembuatan ecoenzym sebagai solusi praktis berbasis rumah tangga. Kegiatan ini melibatkan 40 rumah tangga peserta dan dilaksanakan selama tiga bulan, mencakup tahap sosialisasi, demonstrasi, praktik langsung, serta pendampingan berkelanjutan. Evaluasi dilakukan menggunakan instrumen pre-test dan post-test berbentuk soal pilihan ganda untuk mengukur peningkatan pengetahuan, serta observasi praktik dan pencatatan volume sampah rumah tangga. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata pengetahuan peserta sebesar 55% (selisih rata-rata skor post-test dibandingkan pre-test). Sebanyak 85% rumah tangga peserta berhasil memproduksi ecoenzym secara mandiri hingga tahap fermentasi tiga bulan. Selain itu, terjadi penurunan rata-rata volume sampah organik yang dibuang ke TPA sebesar 40% berdasarkan perbandingan catatan timbulan sampah sebelum dan sesudah program. Program ini tidak hanya menghasilkan produk ramah lingkungan yang multifungsi, tetapi juga menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat terhadap prinsip ekonomi sirkular serta memperkuat kemandirian desa dalam pengelolaan sampah organik secara berkelanjutan.