Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Metodologi Hadits di Era Modern: Urgensi Kritik Sanad dan Matan sebagai Fondasi Keilmuan Islam yang Otentik Abdul Azis; Hadrian Nur; Muhammad Nasir; Ahmad Supriadi
Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya Vol. 2 No. 3 (2026): JUNI-SEPTEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/v5vbw165

Abstract

This article examines the methodology of isnad (sanad) and matn criticism in hadith studies as a scientific instrument to verify the authenticity of prophetic traditions. Hadith represents the second source of Islamic law after the Qur'an; therefore, its validity must be ensured through systematic critical mechanisms. Isnad criticism focuses on the chain of transmission, encompassing continuity of narration (ittishal al-sanad), moral integrity ('adalah) and precision (dhabt) of narrators, and evaluation through the sciences of jarh wa ta'dil and rijal al-hadith. Meanwhile, matn criticism examines the textual substance of hadith through its conformity with the Qur'an, stronger traditions, linguistic analysis, historical context (asbab al-wurud), and detection of shadhdh and 'illah. This study employs a library research approach with descriptive-analytical methods applied to classical sources and contemporary scholarly journals. The findings indicate that classical and contemporary methods are complementary rather than contradictory. Their integration produces a comprehensive methodological framework relevant to modern academic contexts, particularly for students of Islamic Education Management who require a valid and accountable hadith knowledge base.
ILAL AL HADIST, URGENSI, METODOLOGI, DAN IMPLIKASINYA DALAM STUDI KEISLAMAN KONTEMPORER Slamet Riyadi; Miftah Farid; Muhammad Nasir; Akhmad Supriadi
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.5015

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis relevansi kajian ‘Ilal al-Ḥadīth dalam konteks keislaman kontemporer melalui perspektif maqāṣid al-sharī‘ah dan pembaruan studi hadis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber primer dan sekunder yang membahas metodologi hadis, ‘ilal al-ḥadīth, maqāṣid al-sharī‘ah, pembaruan usul fiqh, serta pengembangan pendidikan Islam kontemporer. Analisis data dilakukan melalui teknik content analysis dan analisis deskriptif-kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metodologi ‘Ilal al-Ḥadīth tetap memiliki relevansi yang kuat dalam menguji autentisitas hadis melalui integrasi kritik sanad, kritik matan, dan analisis konteks historis. Penelitian juga menemukan bahwa pendekatan maqāṣid al-sharī‘ah mampu memperluas fungsi kajian hadis dari sekadar verifikasi tekstual menuju instrumen penalaran hukum yang lebih kontekstual, humanis, dan berorientasi pada kemaslahatan. Selain itu, pengembangan kurikulum hadis kontemporer memerlukan integrasi antara tradisi keilmuan klasik dengan pendekatan interdisipliner yang mencakup etika, lingkungan, teknologi, dan kebijakan publik. Implikasi penelitian ini menunjukkan pentingnya penguatan kurikulum hadis berbasis maqāṣid, penerapan evaluasi kompetensi berbasis isnād-informed, serta pengembangan kebijakan pendidikan Islam yang responsif terhadap tantangan masyarakat modern. Dengan demikian, ‘Ilal al-Ḥadīth tidak hanya berfungsi sebagai instrumen kritik hadis, tetapi juga sebagai landasan epistemologis bagi pengembangan studi Islam yang relevan dengan kebutuhan kontemporer.