Annisa Qadrunnada
Universitas Ubudiyah Indonesia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Digitalization of Local Culture Products as a Strategy to Enhance the Competitiveness of Creative Trade (The Case of Aceh Rencong) Doni Gunawan; Annisa Qadrunnada; Soraya Lestari
Journal of Social and Policy Issues Vol. 6 No. 1 (2026): January - March
Publisher : Pencerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58835/jspi.v6i1.592

Abstract

This study aims to analyze and develop a digitalization strategy for the local cultural product Rencong Aceh as an effort to increase competitiveness in creative trade. Rencong as a symbol of Acehnese identity has high historical, artistic, and economic value, but its development still faces challenges in modern marketing, particularly in aspects of market access, product visualization, and cultural branding. To address these needs, this study collaborated with the Informatics study program in designing and building a web-based e-commerce platform specifically designed for the marketing of Rencong Aceh products. The research method used a qualitative descriptive approach combined with user-centered design (UCD) in the system development process. Data were obtained through observations of Rencong artisans, interviews with MSMEs, and literature studies on the digitalization of culture and creative trade. The system development stages included user needs analysis, interface design, digital catalog creation, cultural storytelling feature integration, and platform functionality testing. The research results show that digitalization through e-commerce significantly increases the visibility and market access of Acehnese Rencong products. Craftsmen gain a broader marketing space, cultural documentation becomes more standardized, and consumers can understand the historical value of Rencong through an integrated digital narrative. Cross-disciplinary collaboration between Accounting, Creative Economy, and Informatics has been shown to strengthen innovation while maintaining the authenticity of cultural products. This research recommends further developments in the form of digital payment integration, product tracking features, and social media-based promotions to strengthen global marketing.
INTEGRATION OF BICYCLE INFRASTRUCTURE IN ENVIRONMENTALLY FRIENDLY TRANSPORTATION-ORIENTED URBAN DESIGN IN THE ULEE LHEUE AREA (STRATEGIC ACCESS TO COASTAL TOURISM AND PORT FACILITIES) Annisa Qadrunnada; Armia Armia; Dodi Venalosa Kombih
JOURNAL OF INFORMATICS AND COMPUTER SCIENCE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Ubudiyah Indonesia University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jics.v11i1.4905

Abstract

Environmentally friendly transportation is an urgent need for cities in Indonesia to address issues of climate change, air pollution, and traffic congestion. This study focuses on the integration of bicycle infrastructure within environmentally friendly transportation-based urban planning in the Ulee Lheue Area, Banda Aceh. The area holds strategic potential as a coastal tourism and port destination, yet still relies heavily on motorized vehicle transportation. The objective of this research is to analyze the existing transportation infrastructure conditions, identify bicycle infrastructure needs, and formulate design strategies for bicycle infrastructure integration in the area. The research employs a descriptive-qualitative approach through literature review, field surveys, interviews, and data analysis using spatial and SWOT techniques. The expected outcomes of this study include design recommendations for bicycle infrastructure that is integrated with public and tourism facilities, as well as implementation strategies to support environmentally friendly transportation. This study offers theoretical contributions to the development of sustainable city concepts, practical contributions through policy recommendations, and environmental benefits by reducing carbon emissions in urban areas.Keywords: Flexible design, subsidized housing, space optimization, small dwellings, type 36, Sanggamara Housing Complex.
TOWER PARKING SEBAGAI USULAN DESAIN PARKIR DI JALAN KARTINI GAMPONG PEUNAYONG, KUTA ALAM, BANDA ACEH Farah Jubhilla; Annisa Qadrunnada; Ismuhadi Ismuhadi
JOURNAL OF INFORMATICS AND COMPUTER SCIENCE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Ubudiyah Indonesia University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jics.v11i2.5750

Abstract

Jalan Kartini di Gampong Peunayong merupakan kawasan perdagangan yang padat di Kota Banda Aceh, namun memiliki keterbatasan lahan parkir yang menyebabkan kemacetan, terganggunya sirkulasi, dan menurunnya nilai estetika kawasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengusulkan solusi parkir vertikal melalui desain Tower Parking sebagai jawaban atas permasalahan keterbatasan lahan parkir di area tersebut. Metode penelitian yang digunakan bersifat kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi lapangan dan kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tower Parking mampu mengoptimalkan pemanfaatan lahan sempit secara vertikal, meningkatkan keteraturan, efisiensi sirkulasi, dan kenyamanan pengguna. Sistem otomatis dalam Tower Parking juga menjadikan proses parkir lebih praktis dan tertata. Lokasi yang diusulkan untuk pembangunan Tower Parking adalah area kosong di sisi kanan Jalan Kartini yang strategis dan tidak mengganggu aktivitas pasar. Dengan implementasi Tower Parking, diharapkan dapat mengatasi permasalahan parkir serta meningkatkan kualitas tata ruang kawasan perdagangan tersebut.
REVITALISASI TAMAN LINGKUNGAN SEBAGAI RUANG INTERAKSI SOSIAL PADA PERMUKIMAN PADAT GAMPONG PEUNAYONG, KECAMATAN KUTA ALAM, KOTA BANDA ACEH Annisa Qadrunnada; Farah Jubhilla; Armia Armia; Rusdi Rusdi
JOURNAL OF INFORMATICS AND COMPUTER SCIENCE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Ubudiyah Indonesia University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jics.v11i2.5759

Abstract

Abstrak— Taman lingkungan memiliki peran strategis sebagai ruang interaksi sosial pada kawasan permukiman padat perkotaan. Di Gampong Peunayong, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh, taman lingkungan yang ada belum berfungsi secara optimal dalam mendukung kohesi sosial akibat keterbatasan ruang, zonasi yang belum tertata, serta rendahnya kenyamanan fisik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas spasial dan kinerja sosial taman serta merumuskan strategi revitalisasi guna meningkatkan perannya sebagai ruang hidup kolektif masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan mixed-method dengan dominasi analisis kuantitatif spasial. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan pada jam puncak aktivitas (06.00–08.00 dan 16.00–18.30), pengukuran luas efektif taman, serta penyebaran kuesioner kepada 30 responden dengan teknik purposive sampling. Analisis kuantitatif dilakukan melalui perhitungan rasio ruang (R = A/U) dan kepadatan spasial (D = U/A) untuk menentukan tingkat kenyamanan dan intensitas penggunaan ruang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada jam puncak, taman berada pada kategori cukup padat hingga padat, yang berdampak pada menurunnya kenyamanan dan terbatasnya variasi aktivitas sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa revitalisasi berbasis zoning sosial (area aktif, pasif, dan transisi), peningkatan kenyamanan mikroklimat, penyediaan elemen duduk, kejelasan sirkulasi, serta peningkatan keamanan visual mampu meningkatkan kualitas interaksi dan kohesi sosial masyarakat. Revitalisasi taman lingkungan bukan sekadar upaya estetika, melainkan strategi spasial–sosial untuk memperkuat kualitas kehidupan kolektif pada permukiman padat perkotaan.