Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EVALUASI PASCA HUNI KAWASAN REVITALISASI PANTAI PANGANDARAN Rezha Nuraida Oktaviana
Jurnal Rekayasa Konstruksi Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Rekayasa Konstruksi (November)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jrk.v4i2.70

Abstract

Program Revitalisasi Pantai Pangandaran oleh Pemerintah Jawa Barat yang dilatar belakangi oleh upaya pemerintah dalam meningkatkan potensi Pangandaran sebagai area pariwisata, secara visual telah rampung dan terdapat perubahan yang signifikan dari keadaan sebelumnya. Perubahan besar yang terjadi pasti akan mempengaruhi penggunanya. Evaluasi Pasca Huni (EPH) merupakan langkah yang tepat untuk mengevaluasi fasilitas yang telah dibangun, tujuannya yakni untuk mengetahui perubahan apa saja yang terjadi, kelayakan performa fasilitas yang dibangun serta dampak sosial dan pariwisata setelah adanya Revitalisasi Pantai Pangadaran. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah studi pustaka, pengumpulan data gambar, serta observasi langsung yang menghasilkan data fisik seperti : lokasi, tata letak lingkungan, tata ruang, dan sistem sirkulasi. Pengamatan latar belakang lingkungan yang menghasilkan data non-fisik mencakup : perkembangan lingkungan, perkembangan sosial, pariwisata, dan perilaku pengguna. Hasil dari evaluasi menunjukan performa fasilitas setelah revitalisasi jika dibandingankan dengan, standar fasilitas, penggunaan, dan tujuan dari revitalisasi itu sendiri. Sehingga dapat menjadi acuan untuk proses pengembangan atau perubahan Pantai Pangandaran sebagai area pariwisata selanjutnya. Kata Kunci : Pantai Pangandaran, revitalisasi, EPH, kawasan wisata.
PENINGKATAN KAPASITAS PETANI DALAM PENGELOLAAN PH TANAH DAN TATA AIR PERTANIAN PADA LAHAN GAMBUT DI DESA PANDAHAN Nurjanah Nurjanah; Budi Kurniawan; Septia Rona Puspita Gaby; Muhammad Rizzan Adam; Rezha Nuraida Oktaviana
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v7i2.7010

Abstract

Lahan gambut memiliki potensi yang besar untuk mendukung budidaya padi, namun produktivitasnya sering terkendala oleh tingkat keasaman tanah yang tinggi dan pengelolaan tata air yang belum optimal. Kondisi tersebut juga dialami oleh petani di Desa Pandahan, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam pengelolaan pH tanah dan tata air pertanian pada lahan gambut guna mendukung peningkatan produktivitas padi. Mitra kegiatan adalah kelompok petani padi Desa Pandahan yang berjumlah 25 orang. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, pelatihan, demonstrasi lapangan, dan pendampingan. Kegiatan mencakup pelatihan pengukuran pH tanah, penggunaan dolomit sebagai bahan amelioran, serta pengelolaan tata air melalui saluran drainase dan pintu air sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pemahaman petani dari 39% menjadi 88%. Peningkatan tertinggi terjadi pada kemampuan mengukur pH tanah yang meningkat dari 32% menjadi 92%. Selain itu, penerapan dolomit pada demplot percontohan meningkatkan pH tanah dari 4,2 menjadi 5,6 sehingga kondisi lahan menjadi lebih sesuai untuk budidaya padi. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kapasitas petani dalam mengelola lahan gambut dan berpotensi mendukung peningkatan produktivitas padi secara berkelanjutan.