Lahan gambut memiliki potensi yang besar untuk mendukung budidaya padi, namun produktivitasnya sering terkendala oleh tingkat keasaman tanah yang tinggi dan pengelolaan tata air yang belum optimal. Kondisi tersebut juga dialami oleh petani di Desa Pandahan, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam pengelolaan pH tanah dan tata air pertanian pada lahan gambut guna mendukung peningkatan produktivitas padi. Mitra kegiatan adalah kelompok petani padi Desa Pandahan yang berjumlah 25 orang. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, pelatihan, demonstrasi lapangan, dan pendampingan. Kegiatan mencakup pelatihan pengukuran pH tanah, penggunaan dolomit sebagai bahan amelioran, serta pengelolaan tata air melalui saluran drainase dan pintu air sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pemahaman petani dari 39% menjadi 88%. Peningkatan tertinggi terjadi pada kemampuan mengukur pH tanah yang meningkat dari 32% menjadi 92%. Selain itu, penerapan dolomit pada demplot percontohan meningkatkan pH tanah dari 4,2 menjadi 5,6 sehingga kondisi lahan menjadi lebih sesuai untuk budidaya padi. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kapasitas petani dalam mengelola lahan gambut dan berpotensi mendukung peningkatan produktivitas padi secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026