Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

STUDI LITERATUR KESENJANGAN KOMPETENSI GURU REGULER DALAM IMPLEMENTASI PENDIDIKAN INKLUSIF Septiani Rahman; Alifia Meysa Ababil; Achmad Muhtadin; Ikmawati
Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jpicb.v4i1.6848

Abstract

Pendidikan inklusif menempatkan guru reguler sebagai garda terdepan pendidikan, namun fakta lapangan menunjukkan adanya kesenjangan kompetensi yang signifikan. Kajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi seberapa besar kesenjangan antara tugas yang diberikan kepada guru dengan kemampuan nyata di lapangan, sekaligus merumuskan strategi adaptasi bagi guru reguler dalam menanganinya. Metode yang digunakan berupa studi literatur sistematis terhadap berbagai artikel ilmiah relevan dalam rentang tahun 2020–2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kendala serius yang dihadapi guru reguler dikarenakan tidak adanya latar belakang Pendidikan Luar Biasa. Keterbatasan waktu, minimnya fasilitas di sekolah, serta belum tersedianya Guru Pendamping Khusus menjadi tantangan berat yang memicu risiko kelelahan kerja (burnout) pada pendidik. Meskipun pengembangan diri secara mandiri telah dilakukan, hal tersebut belum mampu meningkatkan kompetensi teknis guru secara signifikan dalam mengelola keberagaman di kelas. Kajian ini menyimpulkan bahwa dukungan manajerial melalui Standar Operasional Prosedur yang baku serta penguatan kompetensi melalui pelatihan berkelanjutan sangat diperlukan guna mengatasi kesenjangan profesionalisme tersebut. Sinergi antara kebijakan sekolah yang suportif dan inovasi pedagogik menjadi kunci keberhasilan transformasi pendidikan inklusif yang bermartabat.
KOMPETENSI KEPRIBADIAN GURU SEBAGAI FAKTOR KUNCI DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER PESETA DIDIK: STUDI LITERATUR Reynanda Tablita Putri; Arzahwa Putri Asoka; Achmad Muhtadin; Ikmawati
TARBIYATUL ILMU: JURNAL KAJIAN PENDIDIKAN Vol. 3 No. 7 (2026): TARBIYATUL ILMU: Jurnal Kajian Pendidikan
Publisher : CV. ADIBA AISHA AMIRA (ADISAM PUBLISHER)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.20200471

Abstract

Teacher personality competence is an essential component in education that plays a significant role in shaping students’ character. Amid the challenges of modernization and technological advancement, character development has become increasingly complex and requires teachers to serve as role models. This article aims to examine the role of teacher personality competence as a key factor in shaping students’ character through a literature review approach. This study employed a qualitative approach using a literature review method. Secondary data were collected from 10 accredited national journal articles (SINTA 1–6) published within the last five years (2021–2026) through Google Scholar and the SINTA Portal. Data were analyzed using content analysis, including identification, selection, descriptive presentation, and synthesis of findings. The results indicate that teacher personality competence supports character internalization through exemplary behavior, emotional stability, and adaptability to changing times. These findings confirm that teachers’ personality significantly influences students’ academic development and integrity in face-to-face and online learning. Therefore, strengthening teacher personality competence should be prioritized in professional development policies to improve character education sustainably.
PENTINGNYA PERAN GURU SEBAGAI AGEN PERUBAHAN UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN DI ERA DIGITAL Ikmawati; Anita indriany; Ainur Aulia Sulistiyani
SUKMA: Jurnal Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Sukma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32533/10106.2026

Abstract

Transformasi pendidikan di era digital telah mendorong perubahan signifikan terhadap peran dan kompetensi guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Peran guru kini tidak lagi sebatas menyampaikan materi, tetapi juga sebagai fasilitator, inovator, serta menjadi penggerak agen perubahan dengan memanfaatkan teknologi dalam proses pembelajaran. Pemanfaatan media digital, platform e-learning, serta aplikasi interaktif telah digunakan untuk menciptakan pembelajaran yang lebih efektif, fleksibel, dan terpusat pada siswa. Selain itu, strategi pembelajaran inovatif terus dikembangkan untuk meningkatkan literasi dan keterlibatan siswa. Namun, tantangan seperti keterbatasan kompetensi digital dan kesenjangan akses teknologi masih dihadapi oleh guru. Oleh karena itu, kekuatan kompetensi dan kolaborasi menjadi faktor penting dalam mendukung transformasi pendidikan. Dengan demikian, peran guru yang adaptif dan profesional sangat menentukan keberhasilan peningkatan kualitas pembelajaran di era digital.