Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN GURU KELAS DALAM MENDAMPINGI SISWA DENGAN KARAKTERISTIK ADHD DI MIS ASYIFA KOTA BENGKULU Diska Lestari; Dia Aqmarina; Lexa Lingga Rezqi; Rifqi Farid Al-Aziz; Tiara Anggraini; Zeta Putriyani; Irfan Supriatna; Anisah Dwi Indah Sari
Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jpicb.v4i1.6957

Abstract

Pendidikan inklusif merupakan bentuk pemenuhan hak setiap peserta didik untuk memperoleh layanan pendidikan yang bermutu tanpa diskriminasi, termasuk bagi siswa dengan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD). Namun, implementasi pendidikan inklusif di sekolah dasar masih menghadapi berbagai tantangan, khususnya dalam penanganan siswa ADHD di kelas reguler. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru dalam menangani siswa ADHD pada pembelajaran di MIS Asyifa Kota Bengkulu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian adalah seorang siswa kelas 2A berinisial ZNS yang menunjukkan karakteristik ADHD. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara bersama wali kelas, serta diperkuat oleh catatan lapangan (field notes). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ZNS mengalami hambatan berupa kesulitan mempertahankan fokus, keterlambatan membaca dan menulis (reading and writing delay), serta impulsivitas verbal. Dalam menangani kondisi tersebut, guru kelas mengimplementasikan peran profesionalnya secara mandiri sebagai pembimbing individual, fasilitator adaptif, pengelola pembelajaran responsif, dan evaluator yang fleksibel. Meskipun demikian, implementasi pendampingan masih menghadapi kendala berupa ketiadaan Guru Pendamping Khusus (GPK) dan kurangnya kontinuitas penanganan di rumah. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kompetensi guru melalui pelatihan serta kolaborasi sinergis berkelanjutan melalui buku penghubung antara sekolah dan orang tua guna mendukung pembelajaran siswa ADHD secara optimal.