Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan utama di Desa Krucil, Kabupaten Probolinggo. Berdasarkan hasil survei awal, terdapat 147 kasus hipertensi pada kelompok usia pra-lansia, sementara tingkat pengetahuan masyarakat tentang pengelolaan hipertensi masih rendah. Kondisi ini meningkatkan risiko terjadinya komplikasi kardiovaskular apabila tidak ditangani secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat serta memberikan keterampilan dalam melakukan low impact aerobic exercise dan slow deep breathing exercise sebagai upaya nonfarmakologis pengendalian hipertensi. Metode kegiatan terdiri atas tiga tahapan, yaitu survei lapangan dan identifikasi masalah, penyuluhan kesehatan mengenai hipertensi dan faktor risikonya, serta pelatihan kombinasi low impact aerobic exercise dan slow deep breathing exercise. Kegiatan dilaksanakan selama dua minggu dengan frekuensi tiga kali per minggu dan melibatkan 24 peserta penderita hipertensi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai hipertensi dari 41% sebelum penyuluhan menjadi 100% setelah penyuluhan. Selain itu, terjadi penurunan rata-rata tekanan darah sistolik secara bertahap dari 161 mmHg menjadi 149 mmHg. Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat serta mendukung pengendalian tekanan darah melalui implementasi kombinasi low impact aerobic exercise dan slow deep breathing exercise sebagai strategi nonfarmakologis pada penderita hipertensi di Desa Krucil.