Eliza Najwa
Universitas Islam Negeri Mataram

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PROFESIONALISME GURU DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM: ANALISIS KONSEPTUAL TENTANG HAKIKAT, KARAKTERISTIK, DAN KOMPETENSI PROFESI GURU Qalam Ariefah Islamy; Daeatul Hikmah; Eliza Najwa; Holida Ziaul Husna; Bunga Sukma; Ayu Manini; Sri Utami Putri
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v6i2.11506

Abstract

ABSTRACT Teacher professionalism is a strategic issue in national education development that has become increasingly important amid rapid social and technological changes. Teachers not only serve as providers of learning materials but also act as transformative agents who shape students’ character, mindset, and potential. This study aims to examine the essence of the teaching profession, the characteristics of professional teachers, and the competencies required to support educational quality. The study employed a qualitative approach using the library research method. Data were collected through the identification, selection, and analysis of various scientific literature sources, including books, journal articles, and educational policy documents relevant to the research focus. Data analysis was conducted descriptively through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings reveal that the essence of the teaching profession includes dimensions of expertise, professional ethics, social responsibility, and public service orientation that distinguish teaching from ordinary occupations. The characteristics of professional teachers include mastery of subject matter, adaptability to change, ethical commitment, continuous professional development, and collaborative skills. Furthermore, teacher competencies consist of four main domains: pedagogical, personal, social, and professional competencies that are integratively applied in educational practice. This study emphasizes that the development of teacher professionalism requires a holistic approach that goes beyond formal certification by strengthening professional identity formation and the continuous internalization of teaching values to improve educational quality in the modern era. ABSTRAK Profesionalisme guru merupakan isu strategis dalam pembangunan pendidikan nasional yang semakin penting di tengah perkembangan sosial dan teknologi yang berlangsung secara cepat. Guru tidak hanya berperan sebagai penyampai materi pembelajaran, tetapi juga sebagai agen transformasi yang membentuk karakter, pola pikir, dan potensi peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hakikat profesi guru, karakteristik guru profesional, serta kompetensi yang harus dimiliki guru dalam mendukung kualitas pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur (library research). Data diperoleh melalui pengumpulan, seleksi, dan analisis berbagai sumber pustaka ilmiah berupa buku, artikel jurnal, dan dokumen kebijakan pendidikan yang relevan dengan fokus penelitian. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hakikat profesi guru mencakup dimensi keahlian, kode etik, tanggung jawab sosial, dan orientasi pelayanan publik yang membedakannya dari pekerjaan biasa. Karakteristik guru profesional meliputi penguasaan materi, kemampuan adaptasi terhadap perubahan, komitmen etis, pengembangan diri berkelanjutan, serta kemampuan berkolaborasi. Selain itu, kompetensi guru terdiri atas empat domain utama, yaitu kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional yang saling terintegrasi dalam pelaksanaan tugas pendidikan. Penelitian ini menegaskan bahwa pengembangan profesionalisme guru memerlukan pendekatan holistik yang tidak hanya berorientasi pada sertifikasi formal, tetapi juga pada pembentukan identitas profesi dan internalisasi nilai-nilai keguruan secara berkelanjutan guna meningkatkan mutu pendidikan di era modern.
ANALISIS KESULITAN SISWA DALAM MEMAHAMI NILAI TEMPAT DAN PROSES MENYIMPAN PADA OPERASI PENJUMLAHAN BERSUSUN KELAS II SD Nia Andriana; Firda Mardatillah; Eliza Najwa; Harkatul Hasani; Djuita Hidayati
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v6i3.10693

Abstract

ABSTRACT This study was motivated by the low ability of second-grade students at SDN 3 Bajur to master basic mathematical arithmetic operations, particularly in column addition. The primary issue is that many students incorrectly place digits according to their place value (ones, tens, hundreds, and so forth) and do not yet have a proper understanding of the carrying process, resulting in inaccuracies in calculations. This research focuses on analyzing the types of difficulties experienced by students and the underlying causal factors. This study employs a descriptive method with a qualitative approach, where data collection was conducted through observation, interviews, and documentation involving teachers and students in the field. The results indicate that students face significant obstacles in distinguishing between units and tens and frequently fail to apply the carry technique when the addition result exceeds ten. The factors causing these difficulties include internal factors such as low interest, motivation, and a lack of understanding of basic concepts, as well as external factors including suboptimal use of learning media and a lack of systematic practice. The conclusion of this study emphasizes that mastering place value is a crucial foundation for students' arithmetic skills. Therefore, more concrete, gradual, and contextual learning strategies are required to strengthen conceptual understanding and increase students' confidence in solving column addition operations. ABSTRAK Penelitian ini didasari oleh rendahnya kemampuan siswa kelas II SDN 3 Bajur dalam menguasai operasi hitung matematika, khususnya pada materi penjumlahan bersusun. Permasalahan utama muncul karena banyak siswa yang melakukan kesalahan dalam menempatkan angka berdasarkan nilai tempat (satuan, puluhan, ratusan, dan seterusnya) serta belum memahami konsep menyimpan dengan benar, sehingga menyebabkan ketidaktelitian dalam proses perhitungan. Fokus penelitian ini adalah menganalisis jenis kesulitan yang dialami siswa serta faktor-faktor penyebabnya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, di mana pengumpulan data dilakukan melalui Teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru serta siswa di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami hambatan serius dalam membedakan nilai satuan dan puluhan serta sering kali gagal dalam melakukan Teknik menyimpan (carry) saat hasil penjumlahan melebihi angka sepuluh. Faktor penyebab kesulitan ini mencakup faktor internal seperti rendahnya minat, motivasi, dan pemahaman konsep dasar, serta faktor eksternal yang meliputi penggunaan media pembelajaran yang kurang optimal dan minimnya Latihan soal yang sistematis. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa penguasaan nilai tempat adalah fondasi krusial bagi kemampuan aritmatika siswa. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembelajaran yang lebih konkret, bertahap, dan kontekstual untuk memperkuat pemahaman konsep serta meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam menyelesaikan operasi penjumlahan bersusun.