Najwa Khoirotun Nisa
Universitas Sehati Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Penerapan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dalam Sistem Proteksi Kebakaran di PT. China Construction Industrial & Energy Engineering Iin Ira Kartika; Chaerani Tri Yuliana; Wieke Widhiantika; Wendi Darmawan; Jumaedi Jumaedi; Devi Fitriyastanti; Yasin Azhari; Najwa Khoirotun Nisa; Afra Khusnul Shafira
 Jurnal Abdi Masyarakat Multidisiplin Vol. 4 No. 01 (2025): April: JURNAL ABDI MASYARAKAT MULTIDISIPLIN
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jammu.v5i01.2770

Abstract

Kebakaran merupakan salah satu potensi bahaya kerja yang sering terjadi di lingkungan industri dan konstruksi serta dapat menyebabkan kerugian material, kecelakaan kerja, hingga korban jiwa. Salah satu sistem proteksi kebakaran aktif yang umum digunakan di tempat kerja adalah Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan APAR sebagai bagian dari sistem proteksi kebakaran di PT. China Construction Industrial & Energy Engineering (PT. CCIEE). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi langsung, wawancara, dan studi dokumentasi. Aspek yang dianalisis meliputi jenis APAR, kesesuaian penempatan, kondisi fisik, sistem inspeksi, pemeliharaan, serta pemahaman pekerja mengenai penggunaan APAR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan telah menyediakan beberapa jenis APAR sesuai potensi bahaya kebakaran di masing-masing area kerja, seperti Dry Chemical Powder, CO₂, dan Foam. Namun masih ditemukan beberapa ketidaksesuaian seperti APAR yang diletakkan langsung di lantai, dokumentasi inspeksi yang belum optimal, serta pemahaman pekerja terkait klasifikasi kebakaran dan jenis APAR yang masih terbatas. Kegiatan pelatihan dan simulasi secara berkala terbukti meningkatkan kemampuan tanggap darurat pekerja dalam menghadapi kebakaran tahap awal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan APAR di PT. CCIEE secara umum telah berjalan cukup baik, namun masih memerlukan peningkatan pada sistem inspeksi, pemeliharaan, pelatihan pekerja, serta pengawasan agar sistem proteksi kebakaran di lingkungan kerja menjadi lebih optimal.
Edukasi Pengelolaan Laundry Linen dan Sterilisasi Pakaian di Rumah Sakit Islam Karawang Chaerani Triyuliana; Jumaedi Jumaedi; Wieke Widhiantika; Wendi Darmawan; Iin Ira Kartika; Devi Fitriyastanti; Yasin Azhari; Najwa Khoirotun Nisa
 Jurnal Abdi Masyarakat Multidisiplin Vol. 4 No. 01 (2025): April: JURNAL ABDI MASYARAKAT MULTIDISIPLIN
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jammu.v4i01.2781

Abstract

Pengelolaan laundry linen rumah sakit merupakan pelayanan penunjang nonmedis yang berperan penting dalam pencegahan infeksi, keselamatan pasien, dan keselamatan kerja petugas. Pengelolaan linen yang tidak sesuai standar dapat meningkatkan risiko kontaminasi silang dan infeksi nosokomial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan petugas laundry serta staf terkait mengenai pengelolaan linen, pencegahan dan pengendalian infeksi, penggunaan alat pelindung diri, serta prinsip sterilisasi pakaian dan linen rumah sakit. Kegiatan dilaksanakan di Rumah Sakit Islam Karawang pada 1–13 Desember. Metode kegiatan meliputi persiapan, promosi kesehatan, edukasi teori, simulasi pemilahan linen infeksius dan noninfeksius, demonstrasi penggunaan alat pelindung diri, diskusi, dan evaluasi. Materi edukasi mencakup prinsip Pencegahan dan Pengendalian Infeksi, klasifikasi linen, alur kerja satu arah, penanganan linen terkontaminasi, zonasi laundry, keselamatan dan kesehatan kerja, serta sterilisasi di Central Sterile Supply Department. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu mempraktikkan pemilahan linen dan penggunaan alat pelindung diri dengan bimbingan tim pengabdi. Kegiatan juga meningkatkan kesadaran peserta dalam memisahkan linen kotor dan bersih, menggunakan alat pelindung diri sesuai standar, serta menjaga kedisiplinan alur kerja untuk mencegah kontaminasi silang. Program ini mendukung peningkatan mutu pengelolaan linen rumah sakit serta berkontribusi terhadap keselamatan pasien dan pencegahan infeksi.