Devi Fitriyastanti
Universitas Sehati Indonesia

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Implementasi dan Sosialisasi Standard Operating Procedure (SOP) Penggunaan Scissor Lift Untuk Meningkatkan Keselamatan Kerja Di PT Puri Anjasmoro Indonesia Wendi Darmawan; Chaerani Tri Yuliana; Iin Ira Kartika; Jumaedi Jumaedi; Devi Fitriyastanti; Anisa Nurul Aqidah
 Jurnal Abdi Masyarakat Multidisiplin Vol. 4 No. 01 (2025): April: JURNAL ABDI MASYARAKAT MULTIDISIPLIN
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jammu.v5i01.2769

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan dan mensosialisasikan Standard Operating Procedure (SOP) penggunaan scissor lift guna meningkatkan keselamatan kerja pada lingkungan konstruksi dan industri. Kegiatan dilaksanakan di PT Battery CSC CATL dan proyek di bawah pengawasan PT Puri Anjasmoro Indonesia melalui observasi, focus group discussion, penyempurnaan SOP, sosialisasi K3, simulasi tanggap darurat, serta pendampingan pengawasan antarpekerja. Program ini menekankan pemeriksaan pra-operasi, prosedur pengoperasian aman, penggunaan APD, pembatasan beban, kestabilan permukaan kerja, dan prosedur darurat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa operator telah memiliki kompetensi dasar dan sertifikasi yang baik, namun penguatan SOP visual, pelatihan penyegaran, dan checklist digital diperlukan untuk menjaga konsistensi penerapan. Kegiatan ini berkontribusi dalam memperkuat budaya keselamatan kerja, meminimalkan risiko operasional, dan mendukung pencapaian target zero accident.
Analisis Penerapan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dalam Sistem Proteksi Kebakaran di PT. China Construction Industrial & Energy Engineering Iin Ira Kartika; Chaerani Tri Yuliana; Wieke Widhiantika; Wendi Darmawan; Jumaedi Jumaedi; Devi Fitriyastanti; Yasin Azhari; Najwa Khoirotun Nisa; Afra Khusnul Shafira
 Jurnal Abdi Masyarakat Multidisiplin Vol. 4 No. 01 (2025): April: JURNAL ABDI MASYARAKAT MULTIDISIPLIN
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jammu.v5i01.2770

Abstract

Kebakaran merupakan salah satu potensi bahaya kerja yang sering terjadi di lingkungan industri dan konstruksi serta dapat menyebabkan kerugian material, kecelakaan kerja, hingga korban jiwa. Salah satu sistem proteksi kebakaran aktif yang umum digunakan di tempat kerja adalah Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan APAR sebagai bagian dari sistem proteksi kebakaran di PT. China Construction Industrial & Energy Engineering (PT. CCIEE). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi langsung, wawancara, dan studi dokumentasi. Aspek yang dianalisis meliputi jenis APAR, kesesuaian penempatan, kondisi fisik, sistem inspeksi, pemeliharaan, serta pemahaman pekerja mengenai penggunaan APAR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan telah menyediakan beberapa jenis APAR sesuai potensi bahaya kebakaran di masing-masing area kerja, seperti Dry Chemical Powder, CO₂, dan Foam. Namun masih ditemukan beberapa ketidaksesuaian seperti APAR yang diletakkan langsung di lantai, dokumentasi inspeksi yang belum optimal, serta pemahaman pekerja terkait klasifikasi kebakaran dan jenis APAR yang masih terbatas. Kegiatan pelatihan dan simulasi secara berkala terbukti meningkatkan kemampuan tanggap darurat pekerja dalam menghadapi kebakaran tahap awal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan APAR di PT. CCIEE secara umum telah berjalan cukup baik, namun masih memerlukan peningkatan pada sistem inspeksi, pemeliharaan, pelatihan pekerja, serta pengawasan agar sistem proteksi kebakaran di lingkungan kerja menjadi lebih optimal.
Implementasi Sosialisasi Uji Riksa Kelistrikan pada Perusahaan Jumaedi Jumaedi; Wieke Widhiantika; Wendi Darmawan; Iin Ira Kartika; Devi Fitriyastanti; Chaerani Triyuliana; Anisa Nurul Aqidah
 Jurnal Abdi Masyarakat Multidisiplin Vol. 4 No. 01 (2025): April: JURNAL ABDI MASYARAKAT MULTIDISIPLIN
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jammu.v5i01.2772

Abstract

Sistem kelistrikan merupakan komponen penting dalam operasional industri, fasilitas kesehatan, perkantoran, dan perusahaan jasa. Namun, instalasi listrik juga memiliki risiko keselamatan kerja yang tinggi, seperti sengatan listrik, hubungan arus pendek, beban lebih, kebakaran, dan kerusakan peralatan. Oleh karena itu, uji riksa kelistrikan diperlukan untuk memastikan kesesuaian instalasi terhadap regulasi keselamatan kerja dan standar teknis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi dan sosialisasi uji riksa kelistrikan di lingkungan perusahaan. Kegiatan dilaksanakan di PT Cipta Pratama Inspeksi Indonesia pada 13–25 Oktober 2025. Metode yang digunakan adalah pengabdian masyarakat deskriptif melalui observasi partisipatif, telaah dokumen, diskusi informal, pendampingan teknis, dan sosialisasi prosedur uji riksa kelistrikan. Kegiatan meliputi verifikasi dokumen administrasi, inspeksi visual, pengujian tahanan isolasi, pengujian sistem pentanahan, pengukuran beban dan keseimbangan fasa, penyusunan dokumen, penulisan label uji riksa, penyusunan laporan pemeriksaan, serta penyiapan dokumen untuk pelaporan kepada instansi ketenagakerjaan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa proses uji riksa kelistrikan telah dilaksanakan secara sistematis sesuai prosedur K3. Sebagian besar instalasi yang diperiksa memenuhi persyaratan keselamatan, tetapi masih ditemukan temuan minor berupa penandaan kabel yang kurang jelas, nilai tahanan pentanahan yang mendekati batas maksimum, dan panel listrik yang kurang rapi. Kegiatan ini meningkatkan pemahaman mengenai uji riksa kelistrikan sebagai langkah preventif dalam pengendalian risiko K3. Pemeriksaan berkala, dokumentasi, dan tindak lanjut perbaikan diperlukan untuk menjaga keselamatan listrik dan mendukung penerapan Sistem Manajemen K3 di perusahaan.
Penataan Pelayanan Gizi Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit Islam Karawang Devi Fitriyastanti; Iin Ira Kartika; Chaerani Tri Yuliana; Wieke Widhiantika; Wendi Darmawan; Jumaedi Jumaedi; Yasin Azhari
 Jurnal Abdi Masyarakat Multidisiplin Vol. 4 No. 01 (2025): April: JURNAL ABDI MASYARAKAT MULTIDISIPLIN
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jammu.v5i01.2773

Abstract

Pelayanan gizi rawat inap merupakan bagian penting dalam mendukung proses penyembuhan, keselamatan pasien, dan mutu pelayanan rumah sakit. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan menata dan mendeskripsikan pelayanan gizi pasien rawat inap di Rumah Sakit Islam Karawang, terutama pada aspek kebersihan, perencanaan menu, pengolahan makanan, distribusi makanan, dan kepuasan pasien. Metode kegiatan menggunakan pendekatan deskriptif-evaluatif melalui observasi alur pelayanan gizi, edukasi kebersihan dan keamanan pangan, pendampingan penataan pelayanan, serta pengumpulan umpan balik pasien menggunakan lembar penilaian skala Likert dan pertanyaan terbuka. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelayanan gizi rawat inap telah mencakup perencanaan menu, perencanaan kebutuhan bahan makanan, pengolahan makanan sesuai prinsip higiene, serta distribusi makanan berdasarkan jenis diet pasien seperti diet D2, TKTP, snack, dan makanan biasa. Pasien menunjukkan respons positif dan antusias memberikan masukan terkait kebersihan, rasa, variasi, porsi, suhu, ketepatan waktu, dan keramahan petugas. Kegiatan ini menegaskan pentingnya evaluasi berkala, koordinasi lintas profesi, serta penguatan higiene sanitasi dalam pelayanan gizi rawat inap. Rumah sakit disarankan meningkatkan monitoring ketepatan diet, suhu makanan, distribusi, dan mekanisme umpan balik pasien secara berkelanjutan.
Edukasi Pengelolaan Laundry Linen dan Sterilisasi Pakaian di Rumah Sakit Islam Karawang Chaerani Triyuliana; Jumaedi Jumaedi; Wieke Widhiantika; Wendi Darmawan; Iin Ira Kartika; Devi Fitriyastanti; Yasin Azhari; Najwa Khoirotun Nisa
 Jurnal Abdi Masyarakat Multidisiplin Vol. 4 No. 01 (2025): April: JURNAL ABDI MASYARAKAT MULTIDISIPLIN
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jammu.v4i01.2781

Abstract

Pengelolaan laundry linen rumah sakit merupakan pelayanan penunjang nonmedis yang berperan penting dalam pencegahan infeksi, keselamatan pasien, dan keselamatan kerja petugas. Pengelolaan linen yang tidak sesuai standar dapat meningkatkan risiko kontaminasi silang dan infeksi nosokomial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan petugas laundry serta staf terkait mengenai pengelolaan linen, pencegahan dan pengendalian infeksi, penggunaan alat pelindung diri, serta prinsip sterilisasi pakaian dan linen rumah sakit. Kegiatan dilaksanakan di Rumah Sakit Islam Karawang pada 1–13 Desember. Metode kegiatan meliputi persiapan, promosi kesehatan, edukasi teori, simulasi pemilahan linen infeksius dan noninfeksius, demonstrasi penggunaan alat pelindung diri, diskusi, dan evaluasi. Materi edukasi mencakup prinsip Pencegahan dan Pengendalian Infeksi, klasifikasi linen, alur kerja satu arah, penanganan linen terkontaminasi, zonasi laundry, keselamatan dan kesehatan kerja, serta sterilisasi di Central Sterile Supply Department. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu mempraktikkan pemilahan linen dan penggunaan alat pelindung diri dengan bimbingan tim pengabdi. Kegiatan juga meningkatkan kesadaran peserta dalam memisahkan linen kotor dan bersih, menggunakan alat pelindung diri sesuai standar, serta menjaga kedisiplinan alur kerja untuk mencegah kontaminasi silang. Program ini mendukung peningkatan mutu pengelolaan linen rumah sakit serta berkontribusi terhadap keselamatan pasien dan pencegahan infeksi.
Implementasi Safety Induction dalam Meningkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Di PT Contemporary Amperex Technology Limited Energy Engineering (PT CCIEE) Wieke Widhiantika; Wendi Darmawan; Iin Ira Kartika; Jumaedi Jumaedi; Devi Fitriyastanti; Chaerani Tri Yuliana; Yasin Azhari; Putri Gustinar Mulyana
 Jurnal Abdi Masyarakat Multidisiplin Vol. 4 No. 01 (2025): April: JURNAL ABDI MASYARAKAT MULTIDISIPLIN
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jammu.v4i01.2782

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan produktif, terutama pada sektor konstruksi dan industri yang memiliki risiko kecelakaan kerja tinggi. Salah satu upaya pencegahan yang dilakukan perusahaan adalah melalui pelaksanaan safety induction, yaitu kegiatan pengenalan awal bagi pekerja baru, kontraktor, maupun tamu sebelum memasuki area kerja untuk memberikan pemahaman mengenai potensi bahaya, penggunaan alat pelindung diri (APD), prosedur tanggap darurat, serta aturan keselamatan yang berlaku. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi safety induction dan perannya dalam meningkatkan keselamatan kerja di PT Contemporary Amperex Technology Limited Energy Engineering (PT CCIEE), Kabupaten Karawang, dengan menggunakan metode deskriptif melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Pengamatan dilakukan secara langsung pada kegiatan safety induction, toolbox meeting, general safety talk, safety patrol, dan inspeksi keselamatan yang dilaksanakan oleh Departemen Health, Safety and Environment (HSE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa safety induction berperan penting dalam meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kepatuhan pekerja terhadap prosedur keselamatan kerja melalui pemahaman mengenai risiko kerja, pengendalian bahaya, penggunaan APD yang benar, serta tindakan yang harus dilakukan dalam kondisi darurat. Selain itu, program ini mendukung pembentukan budaya keselamatan kerja yang positif dan berkelanjutan sehingga dapat membantu mengurangi potensi kecelakaan kerja serta mendukung penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di lingkungan perusahaan. Oleh karena itu, safety induction perlu terus dipertahankan dan ditingkatkan sebagai bagian dari strategi peningkatan kinerja keselamatan kerja.