Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi Program BUNDACERDAS sebagai Multimedia Interaktif Edukasi Gizi Ibu Hamil dalam Upaya Pencegahan Stunting Dasril Aldo; Yohani Setiya Rafika Nur; Adanti Wido Paramadini; Muhammad Zaky Mubarok; Harald Riandi Rantetana Purukan; Muhammad Nazmi Al Faiz
KENDURI : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): January-April
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/kenduri.v6i1.2026

Abstract

The main problem faced by partner communities in Muntang Village is the low knowledge of pregnant women related to nutritional fulfillment during pregnancy and the strong influence of myths that are not based on science, which has the potential to increase the risk of stunting. This service activity aims to increase the knowledge and awareness of pregnant women, PKK mothers, and posyandu cadres through the use of interactive multimedia nutrition education. The solution offered is the development and implementation of the BUNDACERDAS application as a digital-based educational media that contains material about the First 1000 Days of Life, the nutritional needs of pregnant women, stunting prevention, and interactive quiz features. The method used is a participatory approach through the stages of observation, socialization, training, implementation, and evaluation. The results of the activity showed an increase in participants' knowledge by an average of 31 percent based on a comparison of pre-test and post-test in 50 participants. In addition, the participants' satisfaction level achieved an average score of 4.6 out of a scale of 5 which was included in the very satisfied category. Thus, this activity has proven to be effective in increasing community nutrition literacy and has the potential to be developed sustainably as a technology-based health education media.
Diversifikasi Ekonomi Melalui Pembuatan Produk Minuman Fungsional Kombucha Sebagai Upaya Peningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa Datar Ajeng Dyah Kurniawati; Faizah Faizah; Nurul Latifasari; Adanti Wido Paramadini; Aminatus Saadah
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/94et7705

Abstract

Desa Datar, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas memiliki potensi sumber daya lokal yang dapat dikembangkan menjadi produk pangan fungsional bernilai ekonomi. Namun, pemanfaatan komoditas lokal masih terbatas karena rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai pengolahan produk fermentasi dan peluang pengembangannya sebagai usaha. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat melalui penerapan teknologi tepat guna dalam pembuatan minuman fungsional kombucha sebagai upaya diversifikasi ekonomi. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan Community Based Participatory Research (CBPR) yang meliputi sosialisasi, pelatihan, demonstrasi, praktik pembuatan kombucha, serta pendampingan kepada anggota PKK Desa Datar. Keberhasilan program dievaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa rata-rata pengetahuan peserta meningkat dari 11,43% sebelum pelatihan menjadi 100% setelah pelatihan. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa metode pembelajaran yang mengombinasikan penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung efektif meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai teknik pengolahan kombucha, penerapan keamanan pangan, serta potensi kombucha sebagai produk bernilai ekonomi. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong diversifikasi ekonomi berbasis potensi lokal melalui pengembangan usaha kombucha yang berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Datar.
Integrasi Edukasi Kesehatan Berbasis Multimedia dan Produksi Kombucha Lokal untuk Pemberdayaan Masyarakat Desa Muntang Adanti Wido Paramadini; Dasril Aldo; Faizah Faizah; Aminatus Sa'adah; Dedy Agung Prabowo; Hanief Taqiyuddien Adz-Dzaky An-Naayif; Laksmi Dwi Oktavia; Carlita Wahyu Briliana; Luciana Salsabila; Muhammad Nafal Fiqrian
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2540

Abstract

This community-based program aimed to improve health literacy among residents of Muntang Village, Kemangkon District, Purbalingga Regency through the integration of multimedia-based health education and the production of locally sourced kombucha as a probiotic product based on village potential. The activities were implemented through several main stages, including community needs analysis, program socialization, development and utilization of multimedia educational media, training on hygienic kombucha production using local ingredients, implementation of digital promotion, mentoring, and sustainability evaluation. The results showed a 70 percent increase in community health literacy based on pre-test and post-test comparisons involving 50 training participants. The program also successfully produced 200 bottles of local kombucha with various flavor variants and improved hygienic production skills, with all participants able to independently apply standard operating procedures. The involvement of village youth in digital promotion contributed to a 50 percent increase in social media activity within three months, while the use of digital educational media engaged 50 active users during the program period. Participant satisfaction surveys yielded an average score of 4.6 on a 5-point scale, categorized as very satisfied. Overall, the program successfully established a community empowerment model based on health literacy and local product innovation that has the potential to be sustainably replicated in other rural communities.ABSTRAKProgram pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan masyarakat Desa Muntang, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga melalui integrasi edukasi kesehatan berbasis multimedia dan produksi kombucha lokal sebagai produk probiotik berbasis potensi desa. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan utama, meliputi analisis kebutuhan masyarakat, sosialisasi program, pengembangan dan pemanfaatan media edukasi multimedia, pelatihan produksi kombucha higienis berbahan lokal, penerapan promosi digital, pendampingan, serta evaluasi keberlanjutan. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan literasi kesehatan masyarakat sebesar 70 persen berdasarkan perbandingan hasil pre-test dan post-test pada 50 peserta pelatihan. Program ini juga berhasil menghasilkan 200 botol kombucha lokal dengan berbagai varian rasa, serta meningkatkan keterampilan produksi higienis masyarakat hingga seluruh peserta mampu menerapkan SOP produksi secara mandiri. Keterlibatan remaja desa dalam promosi digital berdampak pada peningkatan aktivitas media sosial sebesar 50 persen dalam tiga bulan, sementara penggunaan media edukasi digital melibatkan 50 pengguna aktif selama periode program. Survei kepuasan peserta menunjukkan skor rata-rata 4,6 pada skala 5 yang termasuk kategori sangat puas. Program ini berhasil membangun model pemberdayaan masyarakat berbasis literasi kesehatan dan inovasi produk lokal yang berpotensi direplikasi pada komunitas pedesaan lainnya secara berkelanjutan.