Hadijah Aritonang
Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DAMPAK KEBIASAAN MINDLESS SCROLLING DAN DOOMSCROLLING TERHADAP PROKRASTINASI AKADEMIK PESERTADIDIK SEMESTER III PROGRAM STUDI PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKANUNIVERSITAS MUHAMAMDIYAH TAPANULI SELATAN TAHUN AKADEMIK 2025-2026 Hadijah Aritonang; Putoro Dongoran; Fajar Padly
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 13, No 6 (2026): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v13i6.2026.1245-1253

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi sekaligus sampel penelitian adalah seluruh peserta didik semester III Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan yang berjumlah 26 orang dengan teknik sampling jenuh (total sampling). Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner/angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda, uji F, uji t, dan koefisien determinasi (R²) dengan bantuan SPSS versi 25.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Secara parsial, mindless scrolling tidak berpengaruh signifikan terhadap prokrastinasi akademik peserta didik dengan nilai t_hitung = 1,546 t_tabel = 2,069 dan signifikansi 0,136 0,05. (2) Secara parsial, doomscrolling tidak berpengaruh signifikan terhadap prokrastinasi akademik peserta didik dengan nilai t_hitung = 0,885 t_tabel = 2,069 dan signifikansi 0,385 0,05. (3) Secara simultan, mindless scrolling dan doomscrolling tidak berpengaruh signifikan terhadap prokrastinasi akademik dengan nilai F_hitung = 2,043 F_tabel = 3,422 dan signifikansi 0,153 0,05. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,151 menunjukkan bahwa kedua variabel bebas hanya memberikan kontribusi sebesar 15,1% terhadap prokrastinasi akademik, sedangkan 84,9% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.