Pe Demas Haba Ratu
Institut Agama Kristen Negeri Kupang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Taksonomi Bloom Revisi (Anderson & Krathwohl) dalam Pengembangan Instrumen Berbasis HOTS Pe Demas Haba Ratu; Fernando Tualaka; Trilin Ndoen
Educational Journal Vol. 1 No. 4 (2026): MAY-JULY
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/bhyspa39

Abstract

Pengembangan Higher Order Thinking Skills (HOTS) dalam pendidikan modern sangat penting untuk menghadapi tantanganglobalisasi dan teknologi. Hal ini dapat dicapai dengan memanfaatkan taksonomi Bloom, yang kemudian dalam tulisan ini menggunakan taxonomi yang direvisi oleh Anderson dan David R. Krathwohl (2001) untuk merancang tujuan pembelajaran, kegiatan, dan instrumen evaluasi yang mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi, seperti menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta. Penelitian ini menggunakan studi pustaka dan metode pengembangan untuk merancang instrumen penilaian berbasis HOTS yang mengintegrasikan taksonomi Bloom revisi, dengan langkah-langkah mulai dari identifikasi kompetensi hingga penyusunan soal berbasis kontekstual dan rubrik penilaian objektif, yang bertujuan mengukur keterampilan berpikir kritis, analitis, dan kreatif peserta didik.
Mengimplementasikan Strategi Pendidikan Agama Kristen bagi Guru pada Peserta Didik yang Majemuk Pe Demas Haba Ratu; Anggreni Tamal Nenohai; Rosalia Laata; Maya Novita Mbura; Sefanya Mera Loinati; Fransiska Yanti Nggeong
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 7 No. 5 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i5.984

Abstract

Kemajemukan peserta didik merupakan realitas yang tidak dapat dihindari dalam dunia pendidikan modern. Setiap siswa membawa latar belakang budaya, gaya belajar, tingkat kemampuan, serta pengalaman rohani yang berbeda-beda ke dalam ruang kelas. Kondisi ini menuntut guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) untuk tidak sekadar menyampaikan materi secara seragam, melainkan mengembangkan strategi pembelajaran yang kontekstual, responsif, dan berlandaskan nilai-nilai Kristiani. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi strategi PAK yang efektif dalam menghadapi kemajemukan peserta didik, mengidentifikasi hambatan yang dihadapi guru, serta menemukan solusi berbasis landasan teologis. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan menganalisis berbagai literatur teologi, pedagogi, dan psikologi pendidikan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemajemukan peserta didik mencakup dimensi kognitif, afektif, sosial-budaya, dan spiritual yang harus direspons secara holistik. Strategi PAK yang efektif meliputi pembelajaran diferensiasi, pendekatan kontekstual, metode dialogis, dan integrasi nilai Alkitabiah dalam setiap aktivitas pembelajaran. Secara teologis, kemajemukan dipandang sebagai anugerah Allah yang memperkaya komunitas belajar, sebagaimana tubuh Kristus terdiri dari anggota-anggota yang beragam namun saling melengkapi (1 Korintus 12:12-27). Dengan demikian, implementasi strategi PAK yang tepat tidak hanya meningkatkan hasil belajar, tetapi juga membangun karakter Kristiani yang inklusif dan penuh kasih.