Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Media Sosial sebagai Ruang untuk Mewujudkan Nilai Kasih bagi Semua Orang Disabilitas Berdasarkan Kajian Teologis dan Sosial dalam Perspektif Pendidikan Kristen Pe Demas Haba Ratu; Enjel RUnesi; Rosalia Laata; Rini Irenci Toto; Trilin Ndoen; Noldiana Ndoluanak; Adriana Indra Santi Sole
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i4.946

Abstract

Penyandang disabilitas di Indonesia masih menghadapi marginalisasi sosial yang nyata, termasuk dalam konteks komunitas iman. Media sosial hadir sebagai ruang baru yang berpotensi mewujudkan nilai kasih (agape) secara lebih inklusif dan merata. Artikel ini mengkaji secara teologis dan sosial bagaimana media sosial dapat difungsikan sebagai medium untuk mewujudkan nilai kasih bagi penyandang disabilitas dalam perspektif Pendidikan Kristen. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka (library research) dengan pendekatan teologi biblika dan analisis sosial. Hasil kajian menunjukkan bahwa: (1) teologi kasih Kristen yang berakar pada konsep Imago Dei menegaskan martabat setiap manusia termasuk penyandang disabilitas; (2) media sosial memiliki potensi besar sebagai ruang inklusi, ekspresi diri, dan solidaritas digital; (3) Pendidikan Kristen berperan penting dalam membentuk karakter kasih yang diwujudkan secara konkret melalui praktik digital yang bertanggung jawab, empatik, dan inklusif. Implikasi penelitian ini adalah perlunya gereja dan lembaga Pendidikan Kristen merancang strategi literasi digital berbasis nilai kasih yang berpihak kepada kelompok rentan, khususnya penyandang disabilitas.
Mengimplementasikan Strategi Pendidikan Agama Kristen bagi Guru pada Peserta Didik yang Majemuk Pe Demas Haba Ratu; Anggreni Tamal Nenohai; Rosalia Laata; Maya Novita Mbura; Sefanya Mera Loinati; Fransiska Yanti Nggeong
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 7 No. 5 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i5.984

Abstract

Kemajemukan peserta didik merupakan realitas yang tidak dapat dihindari dalam dunia pendidikan modern. Setiap siswa membawa latar belakang budaya, gaya belajar, tingkat kemampuan, serta pengalaman rohani yang berbeda-beda ke dalam ruang kelas. Kondisi ini menuntut guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) untuk tidak sekadar menyampaikan materi secara seragam, melainkan mengembangkan strategi pembelajaran yang kontekstual, responsif, dan berlandaskan nilai-nilai Kristiani. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi strategi PAK yang efektif dalam menghadapi kemajemukan peserta didik, mengidentifikasi hambatan yang dihadapi guru, serta menemukan solusi berbasis landasan teologis. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan menganalisis berbagai literatur teologi, pedagogi, dan psikologi pendidikan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemajemukan peserta didik mencakup dimensi kognitif, afektif, sosial-budaya, dan spiritual yang harus direspons secara holistik. Strategi PAK yang efektif meliputi pembelajaran diferensiasi, pendekatan kontekstual, metode dialogis, dan integrasi nilai Alkitabiah dalam setiap aktivitas pembelajaran. Secara teologis, kemajemukan dipandang sebagai anugerah Allah yang memperkaya komunitas belajar, sebagaimana tubuh Kristus terdiri dari anggota-anggota yang beragam namun saling melengkapi (1 Korintus 12:12-27). Dengan demikian, implementasi strategi PAK yang tepat tidak hanya meningkatkan hasil belajar, tetapi juga membangun karakter Kristiani yang inklusif dan penuh kasih.