Nurimna Fadlia
Universitas Hasanuddin

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERSEPSI DOSEN DAN MAHASISWA TERHADAP PENGGUNAAN CHATGPT: SEBUAH STUDI LITERATUR Nurimna Fadlia; Syamsuddin Aziz; Alem Febri Sonni
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 13, No 6 (2026): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v13i6.2026.1580-1588

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan, khususnya ChatGPT, telah membawa perubahan signifikan dalam praktik pembelajaran di pendidikan tinggi, namun memunculkan perbedaan persepsi antara dosen dan mahasiswa serta berbagai implikasi akademik. Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi dosen dan mahasiswa terhadap penggunaan ChatGPT dalam pendidikan tinggi. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan teknik purposive sampling terhadap 15 artikel ilmiah yang dipublikasikan pada periode 2023–2025, diakses melalui Google Scholar, SINTA, dan prosiding seminar nasional yang terverifikasi. Analisis dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi pola, kecenderungan, dan kesenjangan penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa persepsi terhadap penggunaan ChatGPT bersifat ambivalen. Mahasiswa cenderung berpersepsi positif karena ChatGPT dinilai efisien, mudah diakses, dan membantu penyelesaian tugas akademik. Sebaliknya, dosen menunjukkan sikap lebih kritis dengan menyoroti isu integritas akademik, plagiarisme, dan potensi penurunan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Temuan juga mengindikasikan adanya pergeseran peran dosen dari sumber utama pengetahuan menjadi fasilitator teknologi pembelajaran, serta masih terbatasnya studi tentang dampak jangka panjang penggunaan ChatGPT terhadap kualitas pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan ChatGPT dalam pendidikan tinggi memerlukan pengelolaan melalui penguatan literasi digital, regulasi yang jelas, dan integrasi pedagogis yang konstruktif