Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Media Sosial dan Perubahan Budaya Lokal: Tinjauan Sistematis atas Dampak Facebook Ayu Nurhidayat Rusli; Syamsuddin Aziz; Muh Akbar
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 8, No 3 (2025): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v8i3.25143

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyusun tinjauan literatur sistematis mengenai pengaruh media sosial Facebook terhadap nilai budaya masyarakat lokal, dengan fokus pada tren, kesenjangan, dan arah masa depan penelitian. Facebook, sebagai platform media sosial global, telah menjadi ruang publik digital yang memungkinkan pertukaran dan transformasi nilai budaya secara lintas batas. Namun, pengaruhnya terhadap nilai-nilai lokal masih menunjukkan dinamika yang kompleks dan beragam, tergantung pada konteks sosial dan budaya pengguna. Penelitian ini menggunakan pendekatan sistematis berbasis kerangka PRISMA dengan mengkaji 30 artikel jurnal terindeks internasional dari tahun 2010 hingga 2023. Temuan menunjukkan bahwa Facebook dapat memperkuat, mentransformasi, maupun mengaburkan nilai budaya lokal melalui proses negosiasi digital yang dipengaruhi oleh faktor kolektivisme, privasi, kehormatan, ekspresi diri, dan afiliasi sosial. Studi ini juga menemukan kesenjangan dalam representasi populasi, keterbatasan metodologis, serta kurangnya pendekatan multidisipliner dalam kajian sebelumnya. Kontribusi penelitian ini terletak pada penyediaan pemetaan tematik, identifikasi celah penelitian, serta usulan arah riset masa depan yang lebih inklusif dan kontekstual. Implikasi praktisnya menekankan pentingnya penguatan literasi digital berbasis budaya lokal serta perumusan kebijakan kebudayaan yang adaptif terhadap disrupsi teknologi.
PERSEPSI DOSEN DAN MAHASISWA TERHADAP PENGGUNAAN CHATGPT: SEBUAH STUDI LITERATUR Nurimna Fadlia; Syamsuddin Aziz; Alem Febri Sonni
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 13, No 6 (2026): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v13i6.2026.1580-1588

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan, khususnya ChatGPT, telah membawa perubahan signifikan dalam praktik pembelajaran di pendidikan tinggi, namun memunculkan perbedaan persepsi antara dosen dan mahasiswa serta berbagai implikasi akademik. Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi dosen dan mahasiswa terhadap penggunaan ChatGPT dalam pendidikan tinggi. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan teknik purposive sampling terhadap 15 artikel ilmiah yang dipublikasikan pada periode 2023–2025, diakses melalui Google Scholar, SINTA, dan prosiding seminar nasional yang terverifikasi. Analisis dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi pola, kecenderungan, dan kesenjangan penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa persepsi terhadap penggunaan ChatGPT bersifat ambivalen. Mahasiswa cenderung berpersepsi positif karena ChatGPT dinilai efisien, mudah diakses, dan membantu penyelesaian tugas akademik. Sebaliknya, dosen menunjukkan sikap lebih kritis dengan menyoroti isu integritas akademik, plagiarisme, dan potensi penurunan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Temuan juga mengindikasikan adanya pergeseran peran dosen dari sumber utama pengetahuan menjadi fasilitator teknologi pembelajaran, serta masih terbatasnya studi tentang dampak jangka panjang penggunaan ChatGPT terhadap kualitas pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan ChatGPT dalam pendidikan tinggi memerlukan pengelolaan melalui penguatan literasi digital, regulasi yang jelas, dan integrasi pedagogis yang konstruktif
Konstruksi Identitas Budaya Kampus Mahasiswa Makassar oleh Kreator Konten Parodi Kanda karca di TikTok Mussyarifatul Aziizah Ode; Syamsuddin Aziz; Muh. Akbar
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.513

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis konstruksi dan representasi identitas budaya kampus mahasiswa Makassar dalam konten parodi Kanda Karca di TikTok, serta memahami proses negosiasinya dengan algoritma dan audiens. Penelitian menggunakan metode kualitatif interpretatif dengan pendekatan analisis semiotika. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan tiga informan utama dan analisis konten video serta respons audiens. Hasil penelitian menunjukkan bahwa identitas budaya dikonstruksi melalui observasi sosial, pengalaman empiris, dan strategi kreatif, kemudian direpresentasikan melalui nilai senioritas, simbol visual, bahasa dialek Makassar, serta praktik budaya kampus. Representasi tersebut bersifat ambivalen, menampilkan relasi kuasa sekaligus solidaritas. Selain itu, konstruksi identitas budaya tidak terlepas dari negosiasi dengan algoritma TikTok melalui strategi relatability, konsistensi produksi, dan adaptasi terhadap sensitivitas platform. Interaksi audiens melalui komentar juga berperan dalam memproduksi ulang makna budaya secara dinamis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konten parodi tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai ruang konstruksi, reproduksi, dan negosiasi identitas budaya kampus dalam ekosistem media digital. Temuan ini memberikan kontribusi dalam pengembangan kajian komunikasi budaya dan media digital, serta menjadi rujukan bagi kreator dalam memproduksi konten yang sensitif terhadap nilai budaya.
Analisis Bibliometrik dalam Penelitian Pengambilan Keputusan Berita di Ruang Berita Muh Aidil; Syamsuddin Aziz; Alem Febri Sonni
Jurnal Ilmu Komunikasi Pattimura Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Ilmu Komunikasi Pattimura
Publisher : Department of Communication Science, University of Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/JIKPvol4iss2pp262-275

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan perkembangan global studipengambilan keputusan berita melalui analisis bibliometrik terhadap 746 artikelterindeks Scopus periode tahun 2019-2024. Dengan menggunakan pendekatankuantitatif dan pemetaan ilmiah berbasis VOSviewer, penelitian ini menganalisisdinamika produksi pengetahuan yang mencakup tren publikasi, jaringan kolaborasipenulis, kontribusi institusi dan negara serta struktur tematik yang membentukdiskursus newsroom decision making. Hasil penelitian ini menunjukkan terjadipeningkatan yang signifikan pada publikasi dalam dua tahun terakhir, yangmengindikasikan tingginya perhatian ilmiah terhadap perubahan pola kerja redaksipada era digital. Dominasi kontribusi dari negara-negara dengan ekosistem risetyang mumpuni seperti Amerika Serikat dan India juga mengonfirmasi produksipengetahuan pada studi jurnalisme yang dipengaruhi oleh ekonomi politikakademik. Analisis jaringan kata kunci sebagaimana yang diidentifikasi dalampenelitian ini mengungkap bahwa diskursus pengambilan keputusan beritasebagian besar bergerak ke arah integrasi teknologi, terutama machine learning,big data, news recommendation system, dan deteksi misinformasi. Tetapi, padabeberapa area seperti etika jurnalistik, penilaian editorial, dan nilai profesionaljustru terlihat lemah dalam jejaring konseptual, yang menunjukkan adanya celahpenting dalam literatur. Temuan penelitian ini juga menegaskan bahwa meskipun teknologi membentuk praktik newsroom modern, tetapi proses pengambilankeputusan tetap merupakan aktivitas sosial yang melibatkan pertimbanganmanusia, nilai-nilai profesional serta konteks organisasi. Studi ini memberikankontribusi teoritis dengan menawarkan pemetaan komprehensif mengenai arahperkembangan studi newsroom decision making, serta mendorong agenda risetyang lebih seimbang antara faktor teknologi dan human agency. Studi inimerekomendasikan pengembangan kerangka teoritis baru yang mampumenggambarkan interaksi antara algoritma, praktik redaksi, dan nilai etis dalamekosistem media digital.
Framing Media Dalam Pemberitaan Ekonomi Politik Utang Luar Negeri Indonesia Riyadi; Marsuki Marsuki; Syamsuddin Aziz
Journal of Communication Sciences (JCoS) Vol. 7 No. 2 (2025): April
Publisher : Departement of Communication Sciences, Faculty of Social and Political Sciences, UIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55638/jcos.v7i2.1666

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana media Indonesia membingkai isu utang luar negeri dalam pemberitaannya, mulai dari era Presiden Soekarno hingga Presiden Joko Widodo. Studi ini menganalisis peran signifikan media dalam membentuk opini publik tentang utang luar negeri, terutama bagaimana pemberitaan dipengaruhi oleh afiliasi politik dan ekonomi. Dengan menggunakan pendekatan kajian kepustakaan, penelitian ini mengintegrasikan teori ekonomi politik media, analisis framing, dan agenda setting untuk memahami pola dan implikasi framing media. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pemberitaan media tentang utang luar negeri terbagi dalam tiga kategori: media independen yang mengadopsi pemberitaan netral berbasis data; media pro-pemerintah yang membingkai utang sebagai instrumen positif untuk pembangunan; dan media kritis yang menyoroti risiko dan ancaman terhadap kedaulatan ekonomi. Analisis menunjukkan bahwa framing media dibentuk oleh struktur kepemilikan, sumber informasi, orientasi ideologis, dan konteks sosial-politik, yang secara kolektif memengaruhi dukungan publik terhadap kebijakan utang pemerintah. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan literasi media, implementasi komunikasi publik yang transparan tentang pengelolaan utang, dan mendorong pemberitaan berimbang untuk menumbuhkan pemahaman publik yang komprehensif tentang utang luar negeri sebagai instrumen ekonomi yang kompleks.
Etika Media Digital Kreator Konten Berbasis Kearifan Lokal Dipengaruhi Hirarki Zulkarnain Hamson; Muhammad Akbar; Syamsuddin Aziz
Journal of Communication Sciences (JCoS) Vol. 7 No. 2 (2025): April
Publisher : Departement of Communication Sciences, Faculty of Social and Political Sciences, UIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55638/jcos.v7i2.1668

Abstract

Penelitian ini bertujuan memahami praktik etika digital kreator konten di Kota Makassar, khususnya bagaimana nilai-nilai kearifan lokal Bugis Makassar terinternalisasi dalam produksi dan distribusi konten di platform media sosial (Facebook, Instagram, YouTube, dan Tiktok). Dengan pendekatan kualitatif, menggunakan analisis isi dan wawancara mendalam, penelitian ini mengembangkan model konseptual yang memetakan interaksi antara etika digital, kearifan lokal, nilai sosial, dan faktor eksternal. Data diperoleh dari 25 video yang dihasilkan oleh lima kreator pilihan berdasarkan keterlibatan penonton, representasi budaya, dan konsistensi nilai lokal. Hasil menunjukkan klasifikasi hirarkis penerapan etika lokal (tradisional, masyarakat terdidik, masyarakat umum) dan enam prinsip utama: kredibilitas dan transparansi; ketepatan dan keseimbangan; pencegahan hoaks; hormat dan kehormatan; privasi dan keamanan; serta penggunaan platform secara bertanggung jawab. Model ini diharapkan menjadi acuan bagi pembuat konten dan pembuat kebijakan regulasi digital.
Mengkontruksi Realitas Ekonomi : Framing Media tentang Kenaikan Pajak Pertambahan Nilai di Indonesia Pramudita Budi Rahayu; Syamsuddin Aziz; Muhammad Akbar
Journal of Communication Sciences (JCoS) Vol. 8 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Departement of Communication Sciences, Faculty of Social and Political Sciences, UIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55638/jcos.v8i1.1988

Abstract

Artikel ini mengkaji media membingkai pemberitaan tentang kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen di Indonesia dan dampaknya terhadap persepsi public mengenai ketimpangan ekonomi. Artikel ini menngunakan pendekatan analisis framing dari Entman. Hasil analisis menunjukkan bawah ada empat elemen framing Entman terkait isu pemberitaan kenaikan PPN di Indonesia Dimana elemen tersebut adalah problem definition yang diungkapkan oleh Kompas.com adalah kenaikan PPN menjadi 12 persen akan melemahkan daya beli Masyarakat selanjutnya diagnose cause yang diungkapkan oleh Kompas.com yaitu naiknya PPN menjadi 12 persen untuk menjaga Kesehatan anggaran Anggaran Belanja Negara (APBN). Make moral judgement yang disorot oleh Kompas.com melalui pemberitaan mengenai perbandingan PPN di Negara lain utamanya negara ASEAN dengan PPN yang ada di Indonesia. Treatment recommendation diliput oleh Kompas.com adalah Solusi mengenai kenaikan PPN 12 persen yang diungkapkan oleh pemerintah dengan bantuan sosialnya (BANSOS) dan rekomendasi dari non pemerintah dengan menggunakan strategi lain dalam meningkatkan anggaran pendapatan selain menaikkan PPN yaitu dengan memberantas korupsi dan mengoptimalkan sumber pajak lain seperti pajak karbon.