Jumrianto
Universitas Ivet

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis User Experience Aplikasi SwapEase Menggunakan Metode User Experience Questionnaire (UEQ) Nisrina Qurratu Aini; Jumrianto; Dhega Febiharsa
Jurnal Teknologi Sistem Informasi dan Aplikasi Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Teknologi Sistem Informasi dan Aplikasi
Publisher : Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jtsi.v8i1.46777

Abstract

The optimization of the SwapEase application needs improvement to ensure users have a satisfying experience. SwapEase supports digital clothing exchanges to reduce the impact of fast fashion. This research approach uses the User Experience Questionnaire (UEQ) method. Six main dimensions are measured: attractiveness, clarity, efficiency, dependability, stimulation, and novelty. A survey was conducted among active users, and the data were analyzed using the UEQ Data Analysis Tool version 12 to produce average scores and standard deviations for each dimension. The analysis results show that the Attractiveness dimension received an average score of 1.17, Clarity 1.05, Efficiency 1.13, Dependability 1.01, Stimulation 1.15, and Novelty 0.87. SwapEase excels in efficiency, stimulation, and novelty, with scores above the benchmark average, reflecting positive perceptions of the application’s effectiveness and innovation. However, the dimensions of attractiveness, clarity, and dependability remain below average, indicating a need for improvements in visual appeal, usability, and reliability. By enhancing these less optimal aspects, SwapEase can better meet user needs and compete more effectively in the digital application market.
Pemberdayaan Karang Taruna Melalui Pelatihan Video Editing dengan Filmora Untuk Konten TikTok Dewi Purnamasari; Handini Arga Damar Rani; Jumrianto; Akhmad Nayazik; Ahmad Riki Andreas
TEMATIK Vol. 5 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tematik.v5i2.12222

Abstract

Pelatihan video editing menggunakan aplikasi Filmora merupakan salah satu upaya strategis dalam memberdayakan Karang Taruna di Desa Sawangan, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang. Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas IVET berinisiatif memberikan pelatihan video editing dengan Filmora untuk diunggah di TikTok. Permasalahan yang dihadapi Karang Taruna Desa Sawangan adalah minimnya pengetahuan atau keahlian karena masih belum adanya terdapat pelatihan ataupun pendampingan dalam proses pembuatan konten pengetahuan untuk video editing masih terbatas. Berdasarkan hasil evaluasi, video editing sangat bermanfaat bagi para karang taruna Desa Sawangan terutama meningkatkan kreatifitas Karang Taruna guna peningkatan dan kemajuan bagi Desa Sawangan menghasilkan video berkualitas tinggi. Selain itu hasil dari pelatihan ini Karang Taruna Desa Sawangan mendapatkan edukasi dan mempraktekkan video editing melalui Filmora, tips dan trik membuat konten video TikTok yang menarik sebagai media promosi desa. Profile Desa Sawangan lebih dikenal ke masyarakat baik dari UMKM, tempat wisata, dan bisa meningkatkan pemasukan masyarakat Desa Sawangan.
Pelatihan Pembuatan Prototype Palang Parkir Otomatis Berbasis Internet of Things Dewi Purnamasari; Jumrianto; Didin Herlinudinkhaji; Henny Prasetyani; Riffa Bella Wahyu
TEMATIK Vol. 5 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tematik.v5i2.12243

Abstract

SMA PGRI 1 Kendal menghadapi masalah rendahnya pemahaman siswa tentang Internet of Things (IoT), khususnya dalam membangun sistem palang parkir otomatis. Hal ini disebabkan belum adanya mata pelajaran khusus maupun modul pembelajaran IoT di sekolah. Untuk mengatasi hal tersebut, Tim Pengabdian UniversitasIvet melaksanakan pelatihan pembuatan palang parkir otomatis berbasis IoT menggunakan Arduino UNO dalam bentuk prototype. Kegiatan ini bertujuan memberikan simulasi pembelajaran IoT kepada siswa melalui metode ceramah, diskusi, bimbingan, dan praktik langsung. Hasil kegiatan meliputi penyampaian materi, perakitan perangkat sesuai modul, pemrograman Arduino, dan penyerahan produk ke sekolah. Evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman siswa sebesar 80% setelah pelatihan, meskipun terdapat satu kelompok yang gagal membuat prototype. Secara keseluruhan, kegiatan dinilai berhasil berkat dukungan peserta, guru, dan kepala sekolah dalam meningkatkan literasi dan keterampilan siswa di bidang teknologi IoT