Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

STUDI PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP HUTAN DI KABUPATEN PINRANG Ulfiah Nurhikmah; Widia Sri Utami; Sukriati Andesti Lamanda
Jurnal Environmental Science Vol 8, No 1 (2025): Oktober
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jes.v8i1.77723

Abstract

ABSTRAKTekanan terhadap sumber daya hutan di Kabupaten Pinrang, khususnya di wilayah hilir Daerah Aliran Sungai (DAS) Mamasa, terus meningkat akibat konversi lahan dan tekanan ekonomi. Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi masyarakat tentang hutan dan faktor-faktor yang memengaruhinya. Pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif digunakan melalui wawancara mendalam, FGD, dan observasi, dengan analisis tematik mengikuti model Braun dan Clarke (2006). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat mencakup tiga dimensi utama, yaitu: (1) manfaat hutan bagi kehidupan sehari-hari sebagai penyedia air, kesuburan tanah, dan pelindung bencana; (2) hutan sebagai sumber konflik dan tekanan ekonomi akibat keterbatasan akses; serta (3) harapan terhadap dukungan pemerintah melalui perhutanan sosial, bibit, pemasaran hasil hutan bukan kayu, dan pendidikan lingkungan. Simpulan penelitian menegaskan bahwa pengelolaan hutan yang berkelanjutan membutuhkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat melalui pendekatan kolaboratif, partisipatif, dan berbasis pemberdayaan.
ESTIMASI BIOMASSA DAN CADANGAN KARBON PADA TINGKAT SEMAI RHIZOPHORA MUCRONATA DI DESA SEPATIN SEBAGAI KAWASAN RESTORASI MANGROVE Widia Sri Utami; Oshlifin Rucmana Saud; Ulfiah Nurhikmah; Anggy Riskha Putri Setyadi
Jurnal Environmental Science Vol 8, No 1 (2025): Oktober
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jes.v8i1.76490

Abstract

Land conversion of mangrove ecosystems in Sepatin Village, which is part of an active coastal area, is currently facing significant ecological pressures. One of the main factors leading to the destruction of mangrove forests is the development of aquaculture ponds, which is carried out massively to meet global market demand. The purpose of this study was to estimate the carbon uptake of Rhizophora mucronata seedlings in mangrove restoration areas. The method used was purposive sampling method by making 5 sample plots of 2 m x 2 m square size for seedling level. Data analysis used allometric model I, namely Y = 35.013 x Base diameter1.860 and Model II, namely Y = 0.251 x (Base diameter2H)0.954 to estimate carbon stocks at the seedling level. Model I uses base diameter as independent variable while model II uses base diameter and seedling height as independent variables. The results showed that the estimated biomass and carbon stocks at the seedling level were 20.08 kg and 12.14 kg, while the biomass was 9.4 kg and 4.43 kg. 
ESTIMASI SERAPAN KARBON PADA KLASIFIKASI PENGGUNAAN LAHAN DENGAN CITRA PLANETSCOPE DAN DATA LITERATURE DESA SUNGAI PAYANG Widia Sri Utami; Lilis BR Tarigan; Ariyanto Ariyanto; Oshlifin Rucmana Saud; Ulfiah Nurhikmah
Jurnal Hutan Tropis Vol 13, No 4 (2025): Jurnal Hutan Tropis Volume 13 Nomer 4 Edisi Desember 2025
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jht.v13i4.23923

Abstract

Desa Sungai Payang berada di Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, yang merupakan salah satu dari dua wilayah yang secara langsung terlibat dalam pembentukan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) sehingga terdapat perubahan yang menyebabkan penurunan serapan karbon dan peningkatan perubahan iklim. Tujuan penelitian ini untuk mengestimasi serapan karbon pada klasifikasi penggunaan lahan. Pengambilan sampel menggunakan titik ground check berdasarkan citra planetscope dan peta tutupan lahan. Titik ground check dilakukan uji akurasi berupa akurasi keseluruhan, akurasi pengguna, produser akurasi, dan kappa akurasi. Estimasi karbon menggunakan acuan SNI 7724 Tahun 2019 serta estimasi serapan karbon berdasarkan data sekunder. Hasil penelitian bahwa Estimasi cadangan karbon terbesar pada klasifikasi penggunaan lahan yaitu Hutan eucalyptus sebesar 63.2214 ton dan estimasi cadangan karbon terkecil yaitu pada klasifikasi penggunaan lahan penambangan terbuka bukan sirtu, Sungai, dan tubuh air lain. Total estimasi karbon dari seluruh penggunaan lahan sebesar 1.611.156,800 ton dengan toal luas 43.719 hektar.
MODEL ALLOMETRIK BIOMASSA POHON SHOREA LAEVIS (BANGKIRAI) UNTUK MENDUKUNG INVENTARISASI KARBON HUTAN BERKELANJUTAN Widia Sri Utami; Muhammad Rafii Nur Fauzan; Letus Sepsamli; Oshlifin Rucmana Saud
Jurnal Hutan Tropis Vol 14, No 1 (2026): Jurnal Hutan Tropis Volume 14 Nomer 1 Edisi Maret 2026
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jht.v14i1.25288

Abstract

Estimasi cadangan karbon yang akurat sangat penting untuk perencanaan hutan berkelanjutan dalam hal mitigasi perubahan iklim global di Kalimantan Timur. Salah satu laboratorium alam yang memiliki lokasi strategis dengan Ibu Kota Nusantara (IKN) yaitu KWA Bukit Bangkirai. Lokasi ini memiliki potensi jenis pohon Shorea laevis (Bangkirai) yang memiliki serapan karbon yang tinggi karena memiliki pertumbuhan pohon mencapai diameter dan ketinggian yang besar. Model allometrik biasanya digunakan yaitu bersifat umum dan menyertakan berat jenis pohon sehingga tidak dapat menggambarkan kondisi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi pertumbuhannya. Berat jenis pohon biasanya mengharuskan menebang pohon untuk mendapatkan nilainya. Disisi lain dapat menyebabkan serapan karbon menurun. Salah satu teknik untuk estimasi karbon melalui inventarisasi karbon berkelanjutan diperlukan teknik tanpa menebang pohon yaitu menggunakan model allometrik yang sesuai dengan kondisi pertumbuhannya dan meminimalkan kesalahan. Penelitian ini bertujuan untuk untuk membuat model allometrik pohon Shorea laevis untuk inventarisasi karbon yang berkelanjutan. Metode penelitian menggunaakan data primer yang dihasilkan dari inventarisasi dengan mengukur diameter (DBH) (cm) dan tinggi pohon total (m). Inventarisasi dilakukan secara sensus pada PUP I dan PUP II yang memiliki luas sebesar 1 hektar. Perhitungan biomassa dan karbon mengacu pada SNI 7724 Tahun 2019. Model allometrik yaitu dengan analisis statistik deskriptif, uji pencilan, analisis regresi linier dan non linier, uji kecocokan model, serta uji validasi model. Model allometrik terbaik untuk inventarisasi karbon berkelanjutan yaitu model Power Y=0,001 D2,476 memiliki R2-Adj (0,986), standard error estimated (0,144), NRMSE (4,413), dan MAPE (1,751) artinya model dapat mengestimasi dalam kategori sangat baik.