Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Tingkat Pengungkapan Risiko pada Perusahaan Perbankan di Indonesia Berdasarkan PSAK 107 Harry Josua Tampubolon; Verawati Verawati
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 4 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i4.10852

Abstract

Penelitian ini bertujuan menilai tingkat pengungkapan risiko pada perusahaan perbankan di Indonesia berdasarkan PSAK 107: Instrumen Keuangan—Pengungkapan. Objek dalam penelitian ini terdiri dari 47 bank yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2024. Analisis dilakukan menggunakan metode analisis isi (content analysis) dengan 28 butir daftar periksa yang mencakup empat kategori, yaitu pengungkapan umum, risiko kredit, risiko likuiditas, dan risiko pasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengungkapan rata-rata mencapai 84,19%, dengan pengungkapan umum dan risiko kredit memperoleh kepatuhan penuh (100%). Risiko likuiditas memiliki tingkat pengungkapan 75,99%, sedangkan risiko pasar menunjukkan tingkat terendah sebesar 54,26%. Temuan ini mengindikasikan bahwa perbankan Indonesia telah menunjukkan kesiapan yang baik dalam menerapkan PSAK 107, meskipun beberapa butir pengungkapan, terutama yang bersifat teknis, masih memerlukan peningkatan.
The Pengaruh Profitabilitas, Free Cash Flow dan Leverage Terhadap Manajemen Laba dengan Tata Kelola Perusahaan sebagai Variabel Moderasi Fanny Pricillia; Estralita Trisnawati; Verawati Verawati
Owner : Riset dan Jurnal Akuntansi Vol. 9 No. 2 (2025): Artikel Riset April 2025
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/owner.v9i2.2605

Abstract

The COVID-19 pandemic is a challenge for the Indonesian economy, including companies in the cyclical and non-cyclical sectors which are experiencing a decline in production and income which has an impact on share prices and investor confidence. Therefore, to attract the attention of investors, management often tries to maximize profits through earnings management in financial reports. This is done with the aim of enabling the company to increase or decrease profits according to management's needs and desires, so that the company's financial reports look good in the eyes of interested parties. Several factors that can influence earnings management are profitability, free cash flow and leverage. This research aims to obtain empirical evidence regarding the influence of profitability, free cash flow and leverage on earnings management with corporate governance as a moderating variable in cyclical and non-cyclical sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange. The population used in this research was 50 cyclical and non-cyclical sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2020-2023. The sample size was determined using a purposive sampling technique. This research is a quantitative research that uses Eviews version 13 software to process data. The results of this research indicate that profitability has no effect on earnings management. Free cash flow and leverage have a positive effect on earnings management. Corporate governance as a moderating variable is unable to moderate the influence of profitability on earnings management. Corporate governance as a moderating variable strengthens the influence of free cash flow and leverage on earnings management.
EFFECTIVE CASH MANAGEMENT GOVERNANCE: EMPOWERING THE INDONESIAN DIASPORA IN MALAYSIA Hendro Lukman; Verawati Verawati; Sriwati Sriwati; Felicia Aristie
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.54868

Abstract

Kegiatan layanan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota diaspora Indonesia, khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang terkait dengan Cabang Fatayat NU Malaysia. Fokusnya adalah menerapkan prinsip-prinsip dasar Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG), dimulai dengan Tata Kelola Manajemen Kas untuk keluarga dan bisnis. Banyak UMKM diaspora dengan modal terbatas dan pengetahuan manajemen yang minim sering mencampurkan dana pribadi dan bisnis. Praktik ini mengganggu pengukuran kinerja bisnis yang akurat dan menghambat pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Untuk mengatasi masalah ini, metode implementasi melibatkan konseling dan pelatihan tatap muka dalam format kuliah interaktif, dilengkapi dengan studi kasus. Pelatihan ini dilaksanakan oleh tim FDAPT-DKJ pada tanggal 13 November 2024 di Kuala Lumpur. Materi pelatihan mencakup topik-topik penting seperti dasar-dasar tata kelola, pentingnya membedakan antara dana pribadi dan bisnis, prinsip-prinsip Tata Kelola Manajemen Kas, serta teknik pencatatan kas dasar. Hasil kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang pentingnya disiplin keuangan dan penerapan prinsip-prinsip GCG yang sederhana. Disimpulkan bahwa penerapan Tata Kelola Manajemen Kas berdampak positif pada pengembangan budaya akuntabilitas dan transparansi di kalangan UMKM diaspora. Landasan ini sangat penting untuk meningkatkan kinerja bisnis, meminimalkan konflik internal, dan memudahkan akses ke pendanaan di masa depan.
PENYUSUNAN LAPORAN LABA RUGI SEBAGAI PELAPORAN KINERJA OPERASIONAL Verawati Verawati; Elsa Felicia; Angel Angel
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.56225

Abstract

Laporan laba rugi merupakan bagian dari laporan keuangan yang merupakan hasil dari proses akuntansi dan memiliki fungsi sebagai alat untuk berkomunikasi dengan pemangku kepentingan mengenai kinerja operasional perusahaan. Mitra PKM adalah SMA Tarsisius 1. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra PKM adalah ingin memberikan bekal akuntansi kepada para siswa yang mengikuti ekstrakurikuler akuntansi, khususnya mengenai laporan laba rugi perusahaan jasa dan perusahaan dagang. Kegiatan pelatihan dilakukan secara tatap muka dan terdiri dari 2 bagian. Bagian awal dijelaskan teori mengenai laporan laba rugi bagi perusahaan jasa dan perusahaan dagang beserta dengan formatnya yang sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan. Bagian kedua dijelaskan cara penyusunan laporan laba rugi, dimana para siswa diajak untuk membuat laporan laba rugi secara bersama-sama berdasarkan data soal yang telah disiapkan. Melalui praktik penyusunan laporan laba rugi yang dilakukan oleh para siswa, suasana pelatihan menjadi lebih interaktif dan para siswa memiliki pemahaman yang lebih mendalam mengenai tahapan penyusunan laporan laba rugi. Hasil kegiatan pelatihan berjalan dengan baik dan memuaskan. Hasil kuis yang diikuti para siswa menunjukkan hasil yang cukup baik, dimana rata-rata pertanyaan yang dapat dijawab dengan benar oleh siswa berjumlah 60%. Pelatihan ini memberikan pemahaman awal kepada para siswa bahwa setiap usaha memerlukan laporan laba rugi untuk melihat bagaimana kinerja operasional perusahaan dari satu periode ke periode lainnya. Selain itu, para siswa juga mengetahui perbedaan antara kegiatan usaha perusahaan jasa dan perusahaan dagang ketika menyusun laporan laba rugi.