Henry Pietherson Eryah
Program Studi biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas San Pedro

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA JUMLAH RENDAMAN AIR KELAPA DENGAN WAKTU FERMENTASI PADA BIOPROSES FERMENTASI MINYAK KELAPA Henry Pietherson Eryah; HISREIDI FUNOME
Flobamora Biological Journal Vol. 2 No. 2 (2023): Flobamora Biological Journal
Publisher : Program Studi Biologi Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada April-Mei tahun 2023 di laboratorium pendidikan biologi FKIP Undana yang bertujuan untuk mengetahui lama waktu optimum air kelapa terfermentasi spontan pada bioproses fermentasi minyak kelapa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL), yang terdiri atas 6 perlakuan dan 3 kali ulangan. Parameter yang diuji adalah rendemen minyak yang dihasilkan, kadar air dan uji organoleptik. Data diuji menggunakan Analisis Of Varians (ANOVA) dengan program SPSS dan apabila berbeda nyata maka dilakukan uji lanjut Berat Nyata Jujur (BNJ) dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menyatakan bahwa pada bioproses fermentasi minyak kelapa adalah 18 jam menghasilkan 113 ml. 10 jam menghasilkan 43,33 ml. 12 jam menghasilkan 69 ml. 14 jam menghasilkan 79 ml. 16 jam menghasilkan 107 ml. dan 20 jam menghasilkan 102 ml. Hasil analisis statistic menyatakan bahwa nilai Fhitung (14,296) > Ftabel dengan taraf signifikansi 5% (3,11). Uji Beda Nyata Jujur (BNJ) menunjukkan bahwa waktu fermentasi spontan 18 jam lebih baik dan menghasilkan rendemen minyak lebih banyak dibandingkan dengan perlakuan lainya walaupun tidak berbeda nyata dengan perlakuan uji 20 jam.
CEMARAN MIKROBA PADA JAJANAN SALOME DI KOTA KUPANG Henry Pietherson Eryah; Ewinda Isensi Feni
Flobamora Biological Journal Vol. 3 No. 2 (2024): Flobamora Biological Journal
Publisher : Program Studi Biologi Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mikroba yang tinggi pada salome dari pedagang S1, S2,S3, S5,S6 dan S7 kemungkinan disebabkan oleh tingkat sanitasi yang belum maksimal dikarenakan pedagang salome tersebut. Hal inilah yang terjadi disebabkan kurangnya kebersihan pada perlengkapan dan peralatan yang dipergunakan, alat yangKandungan digunakan untuk mengambil salome masih kurang higienis, selain itu alat tersebut dipergunakan berulang kali dan disimpan pada ruang yang terbuka. Hal ini yang mengakibatkan masuknya mikroba pada salome tersebut karena ruang terbuka sehingga menyebabkan paparan langsung dengan udara dan debu sehingga mengakibatkan terjadinya kontaminasi mikroba di udara. Pengujian total jumlah cemaran mikroba bakso dilakukan dengan metode hitung Total Plate Count (TPC). Metode tuang merupakan metode yang umum digunakan untuk perkembangan koloni bakteri dalam proses pengujian TPC berdasarkan metode analisis mikrobiologi