Tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) di Kabupaten Banyuwangi masih menjadi permasalahan kesehatan yang memerlukan perhatian serius. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Banyuwangi tahun 2023, AKI tercatat sebesar 95 per 100.000 kelahiran hidup. Kondisi ini tetap memerlukan strategi berkelanjutan, terutama melalui pendekatan Continuity of Care (CoC) dalam pelayanan kebidanan. Data Dinkes Banyuwangi tahun 2022 menunjukkan bahwa 60% ibu hamil yang melakukan kunjungan antenatal secara teratur dan kurang dari 50% yang melanjutkan ke layanan postnatal. Ketidakteraturan ini meningkatkan risiko komplikasi yang dapat dicegah. Oleh karena itu, dibutuhkan intervensi berupa program pengabdian masyarakat yang menitikberatkan pada edukasi kesehatan, peningkatan akses layanan, serta peran keluarga dalam mendukung CoC. Pelaksanaan Pengabdian dilakukan di Puskesmas Kabat Kabupaten Banyuwangi pada bulan Mei 2025 dengan sasaran kegiatan adalah Bidan dan Kader. Pelaksanaan pengabdian masyarakat dimulai dengan Persiapan dan koordinasi kegiatan, penyusunan modul CoC, pelaksanaan kegiatan pelatihan dan Evaluasi kegiatan. Pelaksanaan kegiatan pelatihan dilakukan dengan metode diskusi, tanya jawab dan FGD. Sebelum dan setelah dilakukan kegiatan dilakukan pretest dan posttest. Untuk menuliskan evaluasi kegiatan pelatihan. Hasil Kegiatan menunjukkan Peningkatan nilai posttest secara signifikan dengan nilai signifikansi p = 0,000 (p < 0,05), menunjukkan bahwa modul yang diberikan telah berhasil meningkatkan pemahaman peserta terhadap pentingnya CoC. Hal ini menunjukkan bahwa pelatihan juga mampu menjangkau dan memberdayakan komunitas di luar tenaga kesehatan formal. Pelatihan ini menggunakan metode paparan materi interaktif dan FGD, yang terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan peserta dan pemahaman materi.