Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALISIS PELAKSANAAN MBKM KEWIRAUSAHAAN PADA USAHA KANTONG PLASTIK SIKANTALI VENUX Suryati; Rini Tri Hastuti
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 4 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i4.37309

Abstract

The Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Entrepreneurship Program aims to improve students’ entrepreneurial skills through direct business experience and practical learning activities. This program was implemented by the SiKantali VENUX team, a business focused on producing multifunctional drawstring plastic bags as an environmentally friendly alternative to the excessive use of single-use plastic bags in Indonesia. The study aims to analyze the implementation of the Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Entrepreneurship Program in developing the SiKantali VENUX business, particularly in the areas of production, marketing, and enhancing students’ entrepreneurial competencies. The research applied literature review and field observation methods, while data were collected through direct observation of production activities and digital marketing strategies used by the business team. The results of the study show that the MBKM program provided positive impacts on increasing production capacity, revenue growth, and strengthening brand awareness among consumers. Product innovation combined with social media–based marketing strategies through platforms such as Instagram, TikTok, and Shopee proved effective in expanding market reach and improving customer loyalty. Overall, the MBKM Entrepreneurship activities conducted by SiKantali VENUX successfully provided students with practical business management experience while contributing to the development of the creative economy and supporting environmental sustainability in Indonesia. Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)–Kewirausahaan bertujuan menumbuhkan kemampuan wirausaha mahasiswa melalui praktik langsung dalam dunia bisnis dan pengelolaan usaha secara profesional. Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim SiKantali VENUX, sebuah usaha yang berfokus pada produksi kantong plastik multifungsi bertali serut ramah lingkungan sebagai solusi terhadap tingginya penggunaan kantong plastik sekali pakai di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program MBKM terhadap pengembangan usaha SiKantali VENUX, khususnya pada aspek produksi, pemasaran, dan peningkatan kompetensi kewirausahaan mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan meliputi kajian pustaka dan survei lapangan, dengan pengumpulan data melalui observasi langsung terhadap proses produksi serta strategi pemasaran digital yang diterapkan oleh tim usaha. Hasil analisis menunjukkan bahwa program MBKM memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan kapasitas produksi, pertumbuhan pendapatan, dan kesadaran merek produk di kalangan konsumen. Inovasi produk yang dikombinasikan dengan strategi pemasaran berbasis media sosial melalui Instagram, TikTok, dan Shopee terbukti efektif dalam memperluas jangkauan pasar serta meningkatkan loyalitas konsumen. Selain itu, program ini juga membantu mahasiswa meningkatkan keterampilan komunikasi, manajemen usaha, kerja sama tim, dan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi digital. Secara keseluruhan, kegiatan MBKM–Kewirausahaan SiKantali VENUX berhasil memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam mengelola bisnis serta berkontribusi terhadap pengembangan ekonomi kreatif dan pelestarian lingkungan secara berkelanjutan di Indonesia.
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN LAPORAN LABA RUGI USAHA BERBASIS MICROSOFT EXCEL PADA UMKM MELONA KIDS Rini Tri Hastuti; Michelle Monica; Marcella; Fellycia
Jurnal Serina Abdimas Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v4i1.37527

Abstract

The profit and loss report is very important for MSMEs because it provides an overview of sales performance, helps control costs, and reports the results of the business profit or loss for a period. This report provides a complete overview of the overall business performance and helps business actors in making decisions, as well as identifying financial management errors and taking corrective actions. The application of accounting is very important for MSME actors to facilitate financial management and business development. However, not all MSME business actors have made financial reports systematically and correctly. This is due to one of the lack of knowledge and mentoring or accounting training. This PKM activity was carried out by collaborating with MSME partners who run businesses in the children's clothing sector. From the results of the observation, the problem was found that the partners had not recorded transactions in an organized and systematic manner, so that the preparation of sales and profit and loss reports was still not good. So this PKM activity was carried out with mentoring and training for partners in overcoming these problems. This activity has gone well and smoothly, and received good appreciation from the partners. The simulation results provided by the PKM team are expected to help and be a reference for partners to prepare simple sales and profit and loss reports that are more organized and systematic. The output of this PKM activity is in the form of articles published in national proceedings, HKI and Prototype of PKM results Laporan laba rugi sangat penting bagi UMKM karena memberikan gambaran kinerja penjualan, membantu mengontrol biaya, serta melaporkan hasil usaha laba atau rugi selama satu periode. Laporan ini memberikan gambaran lengkap tentang kinerja usaha secara keseluruhan dan membantu pelaku usaha dalam membuat keputusan, sekaligus mengidentifikasi kesalahan pengelolaan keuangan dan mengambil tindakan korektif. Penerapan akuntansi sangat penting bagi pelaku UMKM agar memudahkan dalam pengelolaan keuangan dan pengembangan usaha. Namun tidak semua pelaku usaha UMKM sudah membuat laporan keuangan secara sistematis dan benar. Hal ini disebabkan salah satunya kurangnya pengetahuan dan pendampingan atau pelatihan akuntansi. Kegiatan PKM ini dilakukan dengan menggandeng mitra UKMK yang menjalankan usaha di bidang pakaian anak-anak. Dari hasil observasi ditemukan permasalahan yaitu pihak mitra belum melakukan pencatatan atas transaksi secara terorganisasi dan sistematis, sehingga penyusunan laporan penjualan dan laba rugi masih belum baik. Sehingga kegiatan PKM ini dilakukan dengan pendampingan dan pelatihan kepada mitra dalam mengatasi permasalahan tersebut. Kegiatan ini telah berlangsung dengan baik dan lancar, dan mendapat apresiasi yang baik dari pihak mitra. Hasil simulasi yang diberikan oleh tim PKM diharapkan dapat membantu dan menjadi acuan bagi mitra untuk menyusun laporan penjualan dan laba rugi sederhana yang lebih teratur dan sistematis. Luaran kegiatan PKM ini berupa artikel yang dipublikasikan dalam prosiding nasional, HKI dan Prototipe hasil PKM.
MENGOPTIMALKAN BIAYA PRODUKSI UNTUK MEMAKSIMALKAN PROFITABILITAS USAHA COOKIES “KUKISS” Rebecca Kezia; Rini Tri Hastuti
Jurnal Serina Abdimas Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v4i1.37593

Abstract

The culinary business is a sector with promising profit prospects, but its success depends heavily on operational efficiency. The key to achieving this efficiency lies in the ability to accurately calculate and manage food costs. This article analyzes the application of these principles to "Kukiss," a culinary brand specializing in cookies. A competitive pricing strategy in a tight market requires a strong foundation, namely a thorough understanding of all components of production costs. Through an analytical approach to sales and cost data, this article outlines the various cost components involved in the production of "Kukiss" cookies, including raw material costs, direct labor, and factory overhead. The research findings highlight significant opportunities for improvement in food cost management at "Kukiss." The article concludes by providing several strategic recommendations regarding inventory management and pricing that can be implemented by culinary business owners, not only at "Kukiss" but also at other similar businesses, to optimize profitability and contribute to the overall progress of the culinary sector. Bisnis kuliner merupakan sektor dengan prospek keuntungan yang menjanjikan, namun kesuksesannya sangat bergantung pada efisiensi operasional. Kunci utama dalam mencapai efisiensi tersebut terletak pada kemampuan melakukan perhitungan dan pengelolaan biaya makanan (food cost) yang akurat. Artikel ini menganalisis penerapan prinsip-prinsip tersebut pada "Kukiss", sebuah merek kuliner yang mengkhususkan diri pada menu cookies. Dalam iklim persaingan yang ketat, penetapan harga jual yang kompetitif dan menarik bagi pelanggan harus didasarkan pada pemahaman mendalam mengenai struktur biaya produksi. Melalui pendekatan analitis terhadap data penjualan dan biaya, artikel ini menguraikan biaya yang diperlukan selama proses produksi cookies "Kukiss", meliputi biaya produksi, tenaga kerja langsung, dan tenaga kerja tidak langsung. Temuan penelitian menyoroti adanya peluang perbaikan yang signifikan dalam pengelolaan biaya makanan di "Kukiss". Artikel ini menyimpulkan dengan memberikan sejumlah rekomendasi strategis mengenai manajemen persediaan dan penyusunan harga yang dapat diimplementasikan oleh pemilik bisnis kuliner, tidak hanya untuk "Kukiss" tetapi juga bagi pelaku usaha sejenis, guna mengoptimalkan profitabilitas dan kontribusinya terhadap kemajuan sektor kuliner secara keseluruhan.
PENYUSUNAN LAPORAN TITIK IMPAS (BEP) PADA CORNER STREET NOODLE RESTO Rini Tri Hastuti; Angel Tangkilisan; Angelina; Kimberly Jesslyn Kaslim
Jurnal Serina Abdimas Vol 4 No 2 (2026): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v4i2.37702

Abstract

Every business activity or business ideally has a plan so that the business income (revenue) is able to cover the business expenses (expenses) so that it makes a profit (profit). Business profits can be estimated if you know or calculate the break even value of the business. The benefits of BEP are very important for business actors because they can help determine the break-even point between total production costs and the amount of income, analogously BEP can help companies know when they can return their capital. The partner for this PKM activity is a culinary business. The problem found during the observation was that the partner had not calculated BEP, so far they had only made sales reports and profit and loss reports routinely. This PKM helps partners overcome this problem. The method of implementing PKM is by providing assistance, training and simulation of calculating the partner's BEP business. The results of the PKM implementation show that partners understand the concept of calculating BEP both in terms of theoretical understanding and technical calculations. The results of this training and simulation are expected to enable partners to make plans and profit targets in the next period. The output targets to be achieved from this training activity are: Mandatory outputs in the form of publications in the Serina, HKI, Modul journals. Setiap kegiatan usaha atau bisnis idealnya memiliki perencanaan yang baik agar pendapatan (revenue) mampu menutupi beban usaha (expense) sehingga memperoleh keuntungan (profit). Keuntungan usaha dapat diestimasi dengan mengetahui nilai Break Even Point (BEP). Manfaat BEP sangat penting bagi pelaku usaha karena membantu mengetahui titik impas antara total biaya produksi dan jumlah pendapatan yang diperoleh. Dengan mengetahui BEP, perusahaan dapat memahami kapan usaha mencapai kondisi balik modal serta menentukan target penjualan dan laba pada periode berikutnya. Mitra dalam kegiatan PKM ini merupakan sebuah usaha kuliner. Berdasarkan hasil observasi, ditemukan bahwa mitra belum pernah melakukan perhitungan BEP. Selama ini mitra hanya membuat laporan penjualan dan laporan laba rugi secara rutin tanpa melakukan analisis titik impas usaha. Oleh karena itu, kegiatan PKM dilakukan untuk membantu mitra mengatasi permasalahan tersebut melalui pendampingan, pelatihan, dan simulasi penghitungan BEP. Hasil pelaksanaan PKM menunjukkan bahwa mitra memahami konsep perhitungan BEP, baik secara teori maupun teknis penghitungan. Melalui pelatihan dan simulasi ini, diharapkan mitra mampu membuat perencanaan usaha serta menentukan target laba pada periode selanjutnya. Target luaran kegiatan ini meliputi publikasi pada jurnal Serina, HKI, dan penyusunan modul pelatihan bagi mitra usaha. Pelatihan ini juga memberikan wawasan kepada mitra mengenai pentingnya pengendalian biaya, penetapan harga jual, serta penyusunan strategi usaha yang lebih terarah dan berkelanjutan di masa depan.
BELAJAR INVESTASI SAHAM UNTUK PEMULA, EDUKASI LITERASI KEUANGAN UNTUK SISWA SMK SANDIKTA BEKASI Rini Tri Hastuti; Gilbert Wibisono; Angel Virgiani
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 4 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i4.37161

Abstract

Financial literacy is a key factor in shaping an individual's ability to make informed financial decisions, including in investment. For Vocational High School students, early understanding of financial literacy especially stock investment can be valuable preparation for future economic challenges. As an educational institution, SMK Sandikta holds a strategic role in equipping students with both theoretical and practical knowledge. This PKM (Pengabdian kepada Masyarakat) activity focused on developing a structured financial literacy education program tailored for SMK Sandikta students, aiming to improve their knowledge of stock investment and overall financial management. The program was conducted by lecturers from the Faculty of Economics and implemented in three stages: planning, implementation, and review. At the planning stage, the team visited the school to conduct a preliminary survei through interviews with teachers and the principal. The findings were used to determine the relevant literacy topics, followed by a proposal submission to LPPM. In the implementation stage, a one-day training session was held using prepared modules distributed to students during face-to-face sessions. The training was designed to be practical, interactive, and directly aligned with students' needs. In the review stage, quizzes and questionnaires were given to measure students' understanding and engagement with the material. The results helped assess the program’s effectiveness and identify areas for improvement. The main outputs of this PKM activity were a publication in the Serina journal, the development of educational modules, and intellectual property rights (HKI). Overall, the program successfully enhanced students’ financial literacy in a focused and applicable way ABSTRAK Literasi keuangan menjadi salah satu faktor penting yang memengaruhi kemampuan individu dalam mengambil keputusan keuangan, termasuk hal investasi. Bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), pemahaman mengenai literasi keuangan, khususnya investasi saham, menjadi bekal penting dalam menghadapi tantangan ekonomi di masa depan. SMK Sandikta sebagai lembaga pendidikan memiliki peran strategis dalam membekali siswa dengan pengetahuan praktis dan teoritis, termasuk pemahaman mengenai literasi keuangan. Pendidikan literasi keuangan mencakup investasi saham dapat membantu siswa memahami pentingnya pengelolaan keuangan secara bijak sejak dini. Kegiatan PKM ini merekomendasikan pengembangan program literasi keuangan yang terstruktur untuk siswa SMK. Edukasi literasi ini berfokus pada pengembangan program edukasi literasi keuangan yang dirancang khusus untuk siswa SMK Sandikta, dengan tujuan meningkatkan pemahaman mereka terhadap investasi saham dan pengelolaan keuangan secara umum. Untuk itu kami, para dosen dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, akan memberikan edukasi literasi yang rencananya akan dibagi dalam tiga tahap, yaitu: tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap review. Pada tahap perencanaan, kami datang ke pihak mitra untuk melakukan survei pendahuluan dengan cara wawancara dengan guru-guru dan kepala sekolah. Dari survei ini, kami menemukan topik edukasi literasi yang cocok dengan kebutuhan mitra dan kami pun menyusun proposal ke LPPM. Selanjutnya, pada tahap pelaksanaan, kami melakukan pelatihan dengan menyiapkan materi pelatihan dalam bentuk Modul yang akan dibagi pada saat tatap muka pelatihan. Pelaksanaan pelatihan berlangsung selama satu hari. Terakhir pada tahap review, kami akan memberikan kuis dan membagikan kuesioner kepada siswa-siswi untuk mengetahui tingkat pemahaman mereka atas topik ini. Luaran kegiatan PKM ini berupa publikasi pada jurnal Serina, HKI dan modul