Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Anatomi, Relevansi, Dan Kontekstualisasi Dasar-Dasar Pengembangan Ilmu Neurosains Pendidikan Islam (NPI) Yossar; Afrizal; Taslim Perdana; Yossef Yuda; Akhiyen Nuardi; Nurnajmi; Julhadi; Ahmad Sabri
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 5 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Mei 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v4i5.1984

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis anatomi, relevansi, dan kontekstualisasi Neurosains Pendidikan Islam (NPI) serta memetakan perdebatan akademik yang melingkupinya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kepustakaan, menggunakan analisis isi dan deduksi logis terhadap karya para ahli utama dalam bidang ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa NPI merupakan hibridisasi keilmuan yang memiliki landasan ontologis, epistemologis (bayani, burhani, irfani), dan aksiologis yang kuat dengan enam komponen utama. NPI relevan dalam menjawab tantangan pendidikan abad ke-21, khususnya dalam penguatan karakter dan landasan empiris pendidikan Islam. Namun, implementasinya memerlukan kontekstualisasi yang adaptif sesuai jenjang dan disiplin ilmu. Selain itu, terdapat perbedaan pandangan para ahli yang terbagi dalam kelompok pro, kontra, dan penengah terkait status keilmuan, metodologi, dan implikasinya. Kesimpulannya, NPI memiliki potensi besar sebagai pendekatan inovatif dalam pendidikan Islam, namun memerlukan penguatan konseptual, metodologis, dan implementatif agar berkembang secara berkelanjutan.
Language Qaedah, Interpretation Qaedah and Fikih Ushul in Mathematics Learning: Integration of Values, Logic and Knowledge Construction Yossar; Nurhadi Ahmad; Nurnajmi; Elgusri; Mahyudin Ritonga; Mursal
KASTA : Jurnal Ilmu Sosial, Agama, Budaya dan Terapan Vol. 6 No. 2 (2026): June
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kasta.v6i2.2777

Abstract

This study discusses the integration of qaedah bahasa (linguistic rules), qaedah tafsir (principles of interpretation), and ushul fiqh (Islamic legal methodology) in mathematics learning. This integration approach has become important as awareness of the need for education that not only mastery of material but also forms character and systematic ways of thinking increases. The method used is a literature study with a qualitative-descriptive approach. The results of the study indicate three main positions: (1) the pro group who emphasizes that this integration enriches the meaning of mathematics learning and builds a holistic Islamic epistemology; (2) the contra group who worries about the imposition of values and the loss of mathematical objectivity; and (3) the intermediate group who offers a contextual and gradual integration model. These findings indicate that the success of integration is highly dependent on the availability of references, teacher training, and creativity in designing contextual examples with Islamic values.