Didi Dwi Anggoro
Program Studi Program Profesi Insinyur, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275 Departemen Teknik Kimia Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Sinkronisasi Data Pertanahan BPN Kota Cimahi dan Data PBB Bappenda Kota Cimahi Berbasis Peta Bidang Tanah Armin Armin; Didi Dwi Anggoro; Bobby Rio Indriyantho
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 3, No 5 (2025): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2026.26855

Abstract

Administrasi pertanahan ketika telah terdigitalisasi kini memberikan kemudahan bagi masyarakat. Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengadopsi paradigma administrasi pertanahan modern sebagai pedoman kebijakan untuk periode 2020-2024. Dalam paradigma ini terdapat 1 pilar utama, yaitu Informasi Tanah yang berfungsi sebagai dasar untuk mendukung 4 pilar tambahan. Pilar-pilar tersebut mencakup Penguasaan Tanah, Nilai Tanah, Penggunaan Tanah dan Pengembangan Tanah. Dengan efektivitas Manajemen Tanah dalam administrasi pertanahan modern, pembangunan yang berkelanjutan secara ekonomi dan sosial dapat tercapai. Dalam pelaksanakan layanan pertanahan terdapat bidang-bidang tanah yang masih tidak sesuai objek bidang tanah dengan posisi sebenarnya dan masih terdapat nama pemilik sesuai sertifikat tidak sama dengan nama wajib pajak. Pendaftaran tanah pertama kali yang masif mengakibatkan kurangnya validitas bidang tanah terploting. Untuk mendukung program tersebut, diperlukan data yang valid dan komprehensif, termasuk inovasi dalam perbaikan data bidang tanah spasial dan atribut. Di Kota Cimahi, terdapat 2 institusi yang menggunakan data bidang tanah, yaitu BPN Kota Cimahi dan Bappenda Kota Cimahi. Namun, terdapat beberapa masalah seperti ketidaksesuaian posisi bidang tanah, bidang tanah yang belum terdaftar, nama wajib pajak yang tidak sesuai dan NOP yang belum terdata. Oleh karena itu, perbaikan data sangat diperlukan, melalui sinkronisasi data antara kedua institusi tersebut. Kegiatan ini merupakan fase pertama dari 2 fase perbaikan data bidang tanah, di mana fase pertama berfokus pada perbaikan data atribut dan posisi bidang tanah, sedangkan fase kedua akan berfokus pada perbaikan data spasial selanjutnya. Kata kunci: sinkronisasi, data, kualitas, pembaruan, dokumen
Optimasi Fuel Consumption Pada Unit Hauling Dump Truck Production RTP (ROM To Port) dengan Pemindahan CSA (Change Shift Area) Khilmy Hidayat; Didi Dwi Anggoro; Bobby Rio Indriyantho
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 3, No 5 (2025): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2026.26859

Abstract

Industri pertambangan batu bara di Indonesia memiliki peran penting dalam penyediaan energi nasional, namun terdapat tantangan besar dalam pengelolaan emisi karbon yang sangat terkait terhadap dampak lingkungan. Undang-Undang Nomor 16 tahun 2016 tentang Pengesahan Paris Agreement To The United Nations Framework Convention On The Climate Change menjadi dasar Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam mendorong program efisiensi energi. PT. Saptaindra Sejati sebagai salah satu kontraktor batu bara di bawah subsidiary PT. Adaro Energy Indonesia berkomitmen dalam melaksanakan program efisiensi energi untuk menurunkan emisi karbon dengan menurunkan fuel consumption pada unit hauling dump truck sejumlah 160 unit dengan bahan bakar B35 untuk kegiatan pengangkutan batu bara dari ROM To Port (RTP). Salah satu upaya agar dapat menurunkan fuel consumption adalah memperpendek jarak lokasi Change Shift menjadi lebih dekat dengan jalan utama hauling saat aktivitas pergantian shift dengan Pemindahan Change Shift Area (CSA). Kata kunci: efisiensi energi, emisi karbon, fuel consumption, ROM to Port, change shift area
Manajemen Pengendalian Material PAF/NAF sebagai Batuan Penutup Disposal Final untuk Rencana Rehabilitasi di Area Kerja PT. Pamapersada Nusantara Distrik KPCS Tito Nur Adityo Nugroho; Widayat Widayat; Didi Dwi Anggoro
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 3, No 5 (2025): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2026.26861

Abstract

Bisnis proses dari tambang batu bara, seringkali mengharuskan perusahaan untuk membuka lahan hijau atau hutan-hutan asli untuk menjadi area penggalian. Dari keseluruhan bisnis proses pertambangan batu bara, mulai dari pembukaan lahan, penggalian batuan penutup, penambangan batubara, pengangkutan material penutup dan batu bara, akan diakhiri dengan proses rehabilitasi/reklamasi. Sebagai bentuk tanggung jawab, perusahaan wajib memastikan bahwa proses rehabilitasi/reklamasi berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Salah satu yang menjadi syarat baku dari proses reklamasi adalah batuan penutup disposal final merupakan material dengan sifat NAF (Non-Acid Forming) dan menghindari material dengan sifat PAF (Potential Acid Forming). Manajemen pengendalian material PAF dan NAF ini mutlak dilakukan untuk menjaga kualitas dari rehabilitasi/reklamasi yang dilaksanakan. Pengendalian ini dimulai dari eksplorasi, perencanaan tambang hingga eksekusi akhir penambangan secara operasional. Pengawasan yang ketat dan kontrol perencanaan yang baik, diharapkan dapat memberikan kewaspadaan kepada setiap pekerja untuk menghidari adanya material PAF di area disposal final rencana rehabilitasi/reklamasi. Dalam penelitian ini akan dibahas bagaimana kontrol perencanaan hingga eksekusi secara operasional untuk mendukung proses rehabilitasi di PT. Pamapersada Nusantara Site KPCS. Kata kunci: reklamasi, rehabilitasi, PAF, NAF, manajemen, pertambangan, batu bara