Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGALAMAN SELF REGULATED LEARNING SISWA DALAM MENGHAFAL LIMA SURAT AL-QUR’AN DI MA AR-RIDLO PEKUNCEN Pungki Adilatul Umamah; Suparjo
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 6 No 5 (2026): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v6i5.591

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh program hafalan lima surat Al-Qur’an di Madrasah Aliyah Ar-Ridlo Pekuncen yang menuntut siswa mampu mengatur proses belajarnya secara mandiri di tengah padatnya kegiatan akademik dan kepesantrenan. Perbedaan kemampuan siswa dalam mencapai target hafalan menunjukkan bahwa self regulated learning menjadi faktor penting dalam proses menghafal Al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pengalaman belajar mengatur diri (self regulated learning) siswa dalam mengikuti program hafalan lima surat Al-Qur’an di MA Ar-Ridlo Pekuncen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian meliputi siswa, guru tahfidz, kepala madrasah, wakil kepala bidang kurikulum, dan wakil kepala bidang kesiswaan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, sedangkan keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman self regulated learning siswa terbentuk melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan refleksi. Siswa menetapkan target hafalan, menyusun jadwal muroja’ah, menjaga konsistensi setoran, serta melakukan evaluasi hafalan secara mandiri. Faktor pendukung meliputi motivasi spiritual, lingkungan pesantren, dan pembiasaan hafalan, sedangkan faktor penghambat berupa rasa malas, kejenuhan, dan keterbatasan waktu.
INTERNALISASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PROGRAM ANTI-BULLYING DI SMK MUHAMMADIYAH BOBOTSARI PURBALINGGA Alfiatus Sangadah; Suparjo
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 6 No 6 (2026): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v6i6.613

Abstract

Fenomena bullying di lingkungan pendidikan masih menjadi permasalahan yang memerlukan perhatian serius karena berdampak pada perkembangan sosial, emosional, dan akademik peserta didik. Penelitian ini ber tujuan untuk mendeskripsikan proses internalisasi nilai-nilai Pendidikan Agama Is lam dalam program anti-bullying serta menganalisis faktor pendukung dan peng hambat pelaksanaannya di SMK Muhammadiyah Bobotsari. Metode kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Teknik pengumpulan data meliputi ob servasi, wawancara, dan dokumentasi. Sementara triangulasi sumber dan teknik digunakan untuk menilai kebenaran data, analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kes impulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam dalam program anti-bullying dilaksanakan melalui keteladanan guru, penanaman nilai dalam pembelajaran dan interaksi sehari-hari, sosialisasi serta pelatihan teman sebaya, pembiasaan budaya religius, dan pembentukan kesadaran diri peserta didik. Berdasarkan teori internalisasi Muhaimin, proses tersebut telah melalui tiga tahapan, yaitu transformasi nilai, transaksi nilai, dan transinternalisasi nilai.Nilai-nilai yang diinternalisasikan meliputi tasamuh (toleransi), ukhuwah (persaudaraan). Internalisasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam dalam program anti-bullying berperan penting dalam membentuk karakter religius dan perilaku sosial peserta didik sehingga tercipta lingkungan sekolah yang aman, harmonis, dan kondusif.