Aidil Fitri
Magister Ilmu Lingkungan, Universitas Musi Rawas

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dampak Penggunaan Jenis Peralatan dalam Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) terhadap Tingkat Pencemaran Air Sungai Aidil Fitri; John Bimasri; Holidi
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 5 No 06 (2026): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v5i06.3446

Abstract

Penambangan emas tanpa izin (PETI) merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang masih terjadi di berbagai wilayah Indonesia dan menimbulkan dampak ekologis yang signifikan. Aktivitas ini umumnya dilakukan oleh masyarakat lokal maupun pendatang tanpa mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan serta tanpa pengawasan dari instansi terkait. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas PETI serta dampaknya terhadap kondisi lingkungan, khususnya pencemaran perairan di Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara. Penelitian dilaksanakan pada November 2025 hingga Januari 2026 dengan metode survei menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Lokasi penelitian meliputi Desa Muara Tiku, Desa Suka Menang, dan Desa Tanjung Agung. Penentuan responden dilakukan secara proporsional sebesar 5% dari jumlah penambang di wilayah penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, analisis laboratorium, dan studi literatur. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan bantuan Microsoft Excel 2010. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas PETI di wilayah tersebut dilakukan dengan tiga metode, yaitu mekanis, semi mekanis, dan tradisional. Peralatan yang digunakan meliputi alat berat, dompeng, gelundung, dan dulang. Sebanyak 71,67% penambang menghasilkan emas sebesar 0,5–1 gram per hari. Aktivitas PETI dengan metode mekanis terbukti memberikan tingkat pencemaran perairan yang lebih tinggi dibandingkan metode semi mekanis dan tradisional.