Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

INTEGRASI TEORI PUBLIC RELATIONS DAN PAUD: MODEL HUMAS MODERN BERBASIS LITERATUR Arifah Nabila Nur Mutiah; Syarafina Putri Nabila; Fetty Ernawati
DUNIA ANAK: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 9, No 1 (2026): DUNIA ANAK
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpaud.v9i1.6357

Abstract

Perkembangan lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menuntut pengelolaan kemanusiaan yang lebih strategis, adaptif, dan partisipatif. Penelitian ini bertujuan mengkaji integrasi prinsip Public Relations (PR) modern dengan karakteristik PAUD untuk menghasilkan model humas yang edukatif, relasional, digital, dan melibatkan orang tua secara aktif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berbasis kepustakaan melalui Systematic Literature Review (SLR), dengan analisis tematik dan sintesis konteks dari jurnal, buku, dan prosiding nasional maupun internasional. Hasil menunjukkan praktik humas di PAUD masih konvensional dan terbatas pada komunikasi satu arah, belum mengoptimalkan prinsip PR modern seperti komunikasi dua arah, manajemen hubungan, dan keterlibatan pemangku kepentingan. Sintesis literatur menekankan pentingnya komunikasi empatik, keterlibatan orang tua, fokus pada perkembangan holistik anak, dan lingkungan partisipatif sebagai dasar model pengembangan. Model humas PAUD modern yang dihasilkan terdiri dari dimensi empat: edukatif, relasional, digital, dan keterlibatan orang tua, yang diharapkan meningkatkan efektivitas komunikasi, partisipasi pemangku kepentingan, dan pencapaian tujuan pendidikan anak. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam kajian interdisipliner komunikasi dan pendidikan serta panduan praktis bagi pengelola PAUD untuk mengembangkan strategi manusia modern.
ANALISA MANAJEMEN PEMBIAYAAN (STUDI KASUS PADA PONDOK PESANTREN MUHAMMADIYAH AT-TAJDID CEPU KAMPUS 2) Kamal Shobrin Jamil; Fetty Ernawati
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i3.14035

Abstract

ABSTRACT Accountable and sustainable financial management plays a crucial role in strengthening the governance of Islamic boarding schools (pesantren). However, many pesantren still face challenges related to standardized financial management, transparency, and the optimization of funding sources. This study aims to analyze the financial management system at Muhammadiyah At-Tajdid Islamic Boarding School, Cepu Campus 2, focusing on the financial organizational structure, funding sources and patterns, financial reporting system, and strategies for improving financial governance. This study employed a descriptive qualitative approach using in-depth interviews and document analysis. The findings indicate that the financial management system still exhibits several governance weaknesses, particularly in the organization of financial management, the utilization of funding sources, and the reliance on conventional financial reporting practices. These conditions have hindered the optimal implementation of good financial governance within the boarding school. The study recommends the digitalization of financial management systems, the development of standard operating procedures, the optimization of ZISWAF management, capacity building for human resources, and the implementation of transparency and internal audits to improve efficiency, accountability, and the sustainability of pesantren financing. ABSTRAK Pengelolaan pembiayaan yang akuntabel dan berkelanjutan merupakan faktor penting dalam mendukung kualitas tata kelola pondok pesantren. Namun, masih terdapat pesantren yang menghadapi keterbatasan dalam sistem manajemen keuangan, terutama terkait standardisasi pengelolaan, transparansi, dan optimalisasi sumber pendanaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem manajemen pembiayaan di Pondok Pesantren Muhammadiyah At-Tajdid Cepu Kampus 2 dengan fokus pada struktur organisasi keuangan, sumber dan pola pendanaan, sistem pelaporan, serta strategi peningkatan tata kelola keuangan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan pembiayaan masih menghadapi berbagai kelemahan pada aspek tata kelola, meliputi belum optimalnya pengaturan organisasi keuangan, pemanfaatan sumber pendanaan, serta sistem pelaporan yang masih bersifat konvensional. Kondisi tersebut berdampak pada belum optimalnya penerapan prinsip good financial governance dalam pengelolaan keuangan pesantren. Penelitian ini merekomendasikan digitalisasi sistem keuangan, penyusunan SOP, optimalisasi pengelolaan ZISWAF, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penerapan transparansi dan audit internal untuk meningkatkan efisiensi, akuntabilitas, dan keberlanjutan pembiayaan pesantren.
MANAJEMEN TENAGA KEPENDIDIKAN PAUD DI DAERAH MINIM SUMBER DAYA: PENDEKATAN ADAPTIF DAN INKLUSIF Mutiara Indah Pratama; Fajar Ria Rohmatin; Fetty Ernawati
Early Childhood Education and Development Journal Vol 8, No 1 (2026): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v8i1.117154

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen tenaga kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di daerah dengan keterbatasan sumber daya melalui pendekatan adaptif dan inklusif. Menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi literatur, penelitian ini mengkaji berbagai referensi akademik, artikel jurnal, dan kebijakan terkait untuk mensintesis model pengelolaan SDM yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa permasalahan utama di daerah minim sumber daya meliputi rendahnya kualifikasi akademik pendidik, keterbatasan akses pelatihan profesional karena kendala geografis, rendahnya kesejahteraan, serta minimnya pemanfaatan teknologi digital dalam administrasi. Sebagai solusi, penelitian ini menawarkan pendekatan adaptif melalui inovasi digital seperti micro-learning dan platform smart hub untuk pemantauan kinerja jarak jauh. Selain itu, pendekatan inklusif diterapkan dengan memberdayakan tenaga lokal melalui sistem transisi kualifikasi dan penguatan manajemen berbasis komunitas seperti bimbingan virtual. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan model manajemen PAUD yang lebih fleksibel dan responsif terhadap karakteristik wilayah terpencil demi pemerataan kualitas pendidikan anak usia dini.