Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen tenaga kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di daerah dengan keterbatasan sumber daya melalui pendekatan adaptif dan inklusif. Menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi literatur, penelitian ini mengkaji berbagai referensi akademik, artikel jurnal, dan kebijakan terkait untuk mensintesis model pengelolaan SDM yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa permasalahan utama di daerah minim sumber daya meliputi rendahnya kualifikasi akademik pendidik, keterbatasan akses pelatihan profesional karena kendala geografis, rendahnya kesejahteraan, serta minimnya pemanfaatan teknologi digital dalam administrasi. Sebagai solusi, penelitian ini menawarkan pendekatan adaptif melalui inovasi digital seperti micro-learning dan platform smart hub untuk pemantauan kinerja jarak jauh. Selain itu, pendekatan inklusif diterapkan dengan memberdayakan tenaga lokal melalui sistem transisi kualifikasi dan penguatan manajemen berbasis komunitas seperti bimbingan virtual. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan model manajemen PAUD yang lebih fleksibel dan responsif terhadap karakteristik wilayah terpencil demi pemerataan kualitas pendidikan anak usia dini.
Copyrights © 2026