Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Local food diversification in the Free Nutritious Meal Program: A development communication and SDGs perspective Rona Agustin; Dhiyaa Thurfah Ilaa; Dhiya Alfiyyah Ansar
Priviet Social Sciences Journal Vol. 6 No. 6 (2026): June 2026
Publisher : Privietlab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55942/pssj.v6i6.1931

Abstract

Indonesia possesses abundant food biodiversity; however, its national food system remains highly dependent on rice and imported wheat-based products, limiting food diversification and increasing its vulnerability to global crises and climate change. The Free Nutritious Meal Program has emerged as a strategic policy to improve nutritional outcomes and promote the utilization of local food resources. This study aimed to analyze local food diversification within the Free Nutritious Meal Program from the perspectives of development communication and Sustainable Development Goals (SDGs). This study employed a descriptive qualitative approach using a literature review. Data were collected from scientific journals, government policy documents, official reports, and relevant publications published between 2015 and 2025. Data analysis was conducted using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the success of local food diversification depends not only on food production and distribution systems but also on policy communication, media framing, nutritional education, community participation, and institutional support. The program has significant potential to contribute to SDG 2 (Zero Hunger), SDG 3 (Good Health and Well-Being), SDG 12 (Responsible Consumption and Production), and SDG 15 (Life on Land). This study contributes to the literature by integrating local food diversification, development communication, the Free Nutritious Meal Program, and SDGs perspectives into a single analytical framework. This study highlights the importance of participatory and sustainable communication strategies in transforming local food into a competitive and sustainable national food identity.
Visualisasi Dan Monitoring Data Akreditasi Terintegrasi Berbasis Web Di Politeknik Negeri Media Kreatif AGUS WIRANTO; Dhiya Alfiyyah Ansar; Hadi Rudiya; Rezki Aulia; Muhammad Hafif Yadi; Doni El Rezen Purba
JUPITER (Jurnal Penelitian Ilmu dan Teknologi Komputer) Vol 18 No 2 (2026): Jurnal Penelitian Ilmu dan Teknologi Komputer (JUPITER)
Publisher : Teknik Komputer Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/jupiter.v18i2.12030

Abstract

This study presents the development of the Accreditation Data Fulfillment Support Information System (SIPDAK) at Politeknik Negeri Media Kreatif using a User-Centered Design approach. The system integrates accreditation data from multiple work units into a single unified database (“one data”), enabling efficient monitoring of document validity and management. The interactive dashboard includes the “Upcoming Accreditation Expiry” widget, urgency badges, and an animated character to improve readability and user awareness. Implementation results indicate increased efficiency in data management, clear visualization of accreditation urgency, and enhanced monitoring capabilities for staff and administrators. These outcomes are important for ensuring institutional readiness for accreditation evaluation, facilitating timely decision-making, and reducing the risk of delayed documentation. Keywords— Integrated Information System, Accreditation Monitoring, Interactive Dashboard, SIPDAK, User-Centered Design
Analisis Risiko Postur Kerja Operator Pemotongan Kain pada Industri Garmen Menggunakan Metode RULA dan REBA Fajar Mudzakkir; Aziati Ridha Khairi; Kuni Masruroh; Dhiya Alfiyyah Ansar
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 26 No. 1 (2026): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/qrrzh654

Abstract

Kajian ergonomi pada industri garmen umumnya masih banyak berfokus pada proses produksi massal, sedangkan analisis postur kerja pada proses pembuatan sampel garmen, khususnya aktivitas pemotongan kain, masih terbatas. Proses pembuatan sampel memiliki karakteristik berbeda karena melibatkan variasi pola, jenis kain, bentuk potongan, dan tuntutan ketelitian yang lebih tinggi. Penelitian ini bertujuan menganalisis risiko postur kerja operator pemotongan kain dalam pembuatan sampel garmen di PT X menggunakan metode Rapid Upper Limb Assessment (RULA) dan Rapid Entire Body Assessment (REBA). Kombinasi kedua metode digunakan karena aktivitas pemotongan kain melibatkan anggota tubuh bagian atas sekaligus postur tubuh secara menyeluruh. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif observasional dengan pengamatan langsung terhadap 13 aktivitas kerja operator, terdiri atas 7 aktivitas dianalisis menggunakan RULA dan 6 aktivitas menggunakan REBA. Hasil penelitian menunjukkan skor RULA tertinggi sebesar 7 pada aktivitas pengambilan kain yang siap dipotong dan pemotongan bagian tersulit kain yang telah diberi sketsa. Skor REBA tertinggi sebesar 8 terdapat pada aktivitas membuat sketsa kain dan penggunaan beban agar kain tetap rapi saat dipotong. Secara keseluruhan, 30,8% aktivitas berada pada prioritas intervensi segera, 53,8% pada tingkat risiko sedang, dan 15,4% pada tingkat risiko rendah. Penelitian ini berkontribusi dalam memperluas kajian ergonomi kerja pada industri garmen melalui pemetaan risiko postur kerja pada proses pembuatan sampel serta penyusunan prioritas perbaikan ergonomi berbasis aktivitas kerja.
Analisis Risiko Postur Kerja Operator Pemotongan Kain pada Industri Garmen Menggunakan Metode RULA dan REBA Fajar Mudzakkir; Aziati Ridha Khairi; Kuni Masruroh; Dhiya Alfiyyah Ansar
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 26 No. 1 (2026): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/qrrzh654

Abstract

Kajian ergonomi pada industri garmen umumnya masih banyak berfokus pada proses produksi massal, sedangkan analisis postur kerja pada proses pembuatan sampel garmen, khususnya aktivitas pemotongan kain, masih terbatas. Proses pembuatan sampel memiliki karakteristik berbeda karena melibatkan variasi pola, jenis kain, bentuk potongan, dan tuntutan ketelitian yang lebih tinggi. Penelitian ini bertujuan menganalisis risiko postur kerja operator pemotongan kain dalam pembuatan sampel garmen di PT X menggunakan metode Rapid Upper Limb Assessment (RULA) dan Rapid Entire Body Assessment (REBA). Kombinasi kedua metode digunakan karena aktivitas pemotongan kain melibatkan anggota tubuh bagian atas sekaligus postur tubuh secara menyeluruh. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif observasional dengan pengamatan langsung terhadap 13 aktivitas kerja operator, terdiri atas 7 aktivitas dianalisis menggunakan RULA dan 6 aktivitas menggunakan REBA. Hasil penelitian menunjukkan skor RULA tertinggi sebesar 7 pada aktivitas pengambilan kain yang siap dipotong dan pemotongan bagian tersulit kain yang telah diberi sketsa. Skor REBA tertinggi sebesar 8 terdapat pada aktivitas membuat sketsa kain dan penggunaan beban agar kain tetap rapi saat dipotong. Secara keseluruhan, 30,8% aktivitas berada pada prioritas intervensi segera, 53,8% pada tingkat risiko sedang, dan 15,4% pada tingkat risiko rendah. Penelitian ini berkontribusi dalam memperluas kajian ergonomi kerja pada industri garmen melalui pemetaan risiko postur kerja pada proses pembuatan sampel serta penyusunan prioritas perbaikan ergonomi berbasis aktivitas kerja.