Miftah Ulya
Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KESANTUNAN BAHASA KENABIAN DALAM PEMBELAJARAN PERSPEKTIF AL-QUR’AN Ali Mahfudz; Miftah Ulya
Kreatifitas Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Vol. 12 No. 2 (2023): Kreatifitas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam
Publisher : Pendidikan Agama Islam Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/kreatifitas.v12i2.966

Abstract

Kekerasan verbal di sekolah oleh guru terhadap peserta didik telah menjadi isu yang serius. Untuk mengatasi masalah ini, sebagian besar penelitian mengusulkan penggunaan kesantunan bahasa sebagai strategi efektif. Artikel ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan library research untuk mengeksplorasi konsep kesantunan berbahasa dalam konteks pendidikan, dengan mengambil teladan Nabi Muhammad saw dalam Al-Qur’an. Analisis kesantunan berbahasa menggunakan kerangka kerja Leech. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nabi Muhammad saw selalu diajarkan oleh Allah untuk berbahasa santun dalam mendidik umatnya. Kesantunan berbahasa yang diterapkan mencakup kesimpatian, kesetujuan, penerimaan, kemurahan, dan kerendahan hati. Oleh karena itu, artikel ini menekankan pentingnya guru mempraktikkan kesantunan berbahasa ketika mendidik peserta didiknya, sebagai upaya untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang inklusif dan mendukung bagi perkembangan optimal peserta didik.
PENINGKATAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN STRATEGI INQUIRY LEARNING PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMKN 1 LANGGAM KABUPATEN PELALAWAN Torang Febriadi; Lina Sri Suryani; Nurliana Nurliana; Miftah Ulya; Sukiyat Sukiyat
Kreatifitas Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Vol. 13 No. 1 (2024): Kreatifitas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam
Publisher : Pendidikan Agama Islam Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/kreatifitas.v13i1.1199

Abstract

Pembelaran aktif dalam proses pembelajaran, pada hakikatnya mengoptimalkan seluruh potensi siswa untuk berkembang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan yang bermaksud menerapkan strategi inquiry learning guna meningkatkan keaktifan belajar siswa. Melibatkan 30 siswa pada Sekoah Menengah Kejuruan Negeri 1 Langgam Kabupaten Pelalawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penggunaan strategi inquiry learning telah berhasil terlaksana dengan sangat baik. yakni pada siklus pertama mencapai 85%, dan meningkat menjadi 90% pada siklus kedua. Jumlah indikator yang sudah terlaksana “sangat baik” adalah 9 indikator, dan yang tergolong “baik” juga 6 indikator. Tidak adalagi indikator yang tergolong “kurang baik” apalagi “tidak baik”. Penggunaan strategi inquiry leraning berhasil meningkatkan keaktifan belajar siswa. Peningkatan terlihat dengan naiknya nilai rata-rata keaktifan belajar siswa mulai dari sebelum tindakan yakni nilai rata-rata hanya 75. Temuan penelitian dari penerapan strategi inquiri learning dalam upaya peningkatan keaktifan belajar siswa di SMKN 1 Langgam Kabupaten Pelalawan adalah (1) Memperhatikan unsur-unsur pembelajaran strategi inquiry learning merupakan salah satu model coopetavie learning. (2) Menerapkan prinsip belajar aktif. (3) Memaksimalkan faktor yang mempengaruhi keaktifan siswa ke arah yang positif.
Nilai-Nilai Tarbawi dalam Al-qur’an sebagai Fondasi Pendidikan Islam: Studi Atas QS. Al-An‘am: 79 Hapni Madinah Al Zahrah Pohan; Annisa Safitri; Miftah Ulya
Baitul Hikmah: Jurnal Ilmiah Keislaman Vol. 3 No. 2 (2025): Baitul Hikmah: Jurnal Ilmiah Keislaman
Publisher : Pascasarjana IAI Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/baitul_hikmah.v3i2.1999

Abstract

Pendidikan Islam pada hakikatnya bertumpu pada nilai-nilai wahyu yang berfungsi membentuk manusia beriman, berilmu, dan berakhlak mulia. Namun, dalam konteks pendidikan kontemporer, terjadi kecenderungan reduksi nilai tauhid dalam praktik pendidikan yang lebih menekankan aspek kognitif dan pragmatis. Artikel ini bertujuan mengkaji nilai-nilai tarbawi dalam Al-Qur’an sebagai fondasi pendidikan Islam dengan fokus kajian pada QS. Al-An‘ām ayat 79. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) serta analisis tafsir tarbawi terhadap ayat yang relevan. Data dikumpulkan dari Al-Qur’an, kitab tafsir klasik dan kontemporer, serta literatur pendidikan Islam, kemudian dianalisis secara deskriptif-analitis untuk menggali makna edukatif dan implikasi pedagogisnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa QS. Al-An‘ām: 79 mengandung nilai-nilai tarbawi fundamental, antara lain pendidikan tauhid sebagai basis worldview, orientasi hidup ilahiyah, keistiqamahan dan keteguhan prinsip, sikap kritis terhadap kemusyrikan, serta integrasi rasionalitas dan spiritualitas. Nilai-nilai tersebut membentuk kerangka pendidikan Islam yang holistik, mencakup pembinaan iman, akal, dan akhlak peserta didik. Pembahasan menegaskan bahwa tafsir tarbawi QS. Al-An‘ām: 79 memiliki relevansi strategis dalam penguatan tujuan pendidikan Islam, pendidikan karakter, serta pengembangan kurikulum berbasis nilai Qur’ani. Dapat dikatakan bahwa Al-Qur’an tidak hanya berfungsi sebagai sumber normatif, tetapi juga sebagai paradigma pendidikan yang transformatif dan kontekstual dalam menjawab tantangan pendidikan Islam di era modern.