Nour Arizza Dwi Melani
Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

The Effectiveness of Oxytocin Massage Using Lemongrass Oil on Breast Milk Production in Post Partum Mother Nur Ain Tahir; St. Surya Indah Nurdin; Fidyawati Aprianti A. Hiola; Nour Arizza Dwi Melani
Journal Midwifery Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Gorontalo Vol 11, No 2 (2025): Jurnal Midwifery
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52365/jm.v11i2.1578

Abstract

Exclusive breastfeeding coverage in Indonesia remains at 63.9%, below the SDGs target 80%, largely due to non-optimal breast milk production. Non-pharmacological methods, such as oxytocin massage, may enhance milk production, and its effectiveness can be increased with lemongrass of oxytocin massage with lemongrass oil on breast milk production in postpartum women. This study was conducted in Tilongkabila subdistrict, Bone Bolango, using a quasi-experimental pretest–posttest design with a control group method, involving 24 postpartum women selected purposively and divided into an intervention group and a control group. The intervention was carried out for five consecutive days, involving measurement of breast milk volume using a manual pump and a self-report questionnaire for mothers. The Mann-Whitney analysis showed a significant increase in breast milk volume in the intervention group compared to the control group (p < 0.05). Mothers received oxytocin massage using lemongrass oil demonstrated greater and more consistent milk production, alongside improved relaxation and comfort. It can be concluded that oxytocin massage using lemongrass oil is effective in increasing breast milk production in postpartum women and can be recommended as a simple, affordable, and safe complementary therapy to support the success of the exclusive breastfeeding program.
PENGARUH PEMBERIAN EDUKASI MENYUSUI BERBASIS SKOR LATCH TERHADAP PENGETAHUAN IBU DAN BERAT BADAN BAYI USIA 1-3 BULAN Roslinawati Roslinawati; Sri Mulyaningsih; Nour Arizza Dwi Melani; Efri Leny Rauf
Jurnal Bidan Pintar Vol. 7 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v7i2.7703

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian edukasi menyusui berbasis skor LATCH terhadap pengetahuan ibu dan berat badan bayi usia 1–3 bulan di Puskesmas Mootilango. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain pre experimental menggunakan pendekatan one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki bayi usia 1–3 bulan di wilayah kerja Puskesmas Mootilango. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Responden diberikan edukasi menyusui berbasis skor LATCH kemudian dilakukan pengukuran pengetahuan ibu dan berat badan bayi sebelum dan sesudah intervensi. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner pengetahuan ibu, lembar observasi skor LATCH, dan pengukuran berat badan bayi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan ibu setelah diberikan edukasi menyusui berbasis skor LATCH. Selain itu, terdapat peningkatan berat badan bayi usia 1–3 bulan setelah diberikan edukasi menyusui berbasis skor LATCH. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value < 0,05 yang berarti terdapat pengaruh pemberian edukasi menyusui berbasis skor LATCH terhadap pengetahuan ibu dan berat badan bayi usia 1–3 bulan di Puskesmas Mootilango. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa edukasi menyusui berbasis skor LATCH efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu serta mendukung peningkatan berat badan bayi melalui praktik menyusui yang lebih optimal.   Kata kunci : Edukasi Menyusui, Skor LATCH, Pengetahuan Ibu, Berat Badan Bayi, ASI Eksklusif.
PENGARUH PEMBERIAN JUS BUAH NAGA TERHADAP KENAIKAN KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU MENYUSUI Anggriani Ance Dunggio; Fatmah Zakaria; Siskawati Umar; Nour Arizza Dwi Melani
Jurnal Bidan Pintar Vol. 7 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v7i2.7708

Abstract

Abstrak Anemia postpartum mempengaruhi ibu seperti dalam kegiatan keseharian, kelelahan, postpartum blues dan terjadinya penurunan kemampuan kognitif pada ibu. Salah satu buah yang dipercaya untuk mengatasi anemia adalah buah naga. Penelitian ini bertujuan untuk pengaruh pemberian jus buah naga terhadap kenaikan kadar hemoglobin pada ibu menyusui. Metode penelitian yang digunakan adalah pra exsperimental dengan pendekatan one-group pra-post test design. Jumlah sampel sebanyak 22 atau total sampling. Analisis data menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian didapatkan kadar hemoglobin pada ibu menyusui sebelum pemberian intervensi yaitu ibu dengan anemia sedang sebanyak 20 orang sedangkan ibu dengan anemia ringan sebanyak 2 orang, sesudah pemberian intervensi yaitu ibu dengan anemia ringan sebanyak 14 orang sedangkan ibu tidak anemia/normal sebanyak 8 orang dengan nilai Pvalue = 0.000<0.05. Kesimpulan terdapat pengaruh pemberian jus buah naga terhadap kenaikan kadar hemoglobin pada ibu menyusui. Saran untuk pihak rumah Puskesmas agar selalu memberikan edukasi pada Masyarakat khususnya ibu hamil dan menyusui tentang pencegahan anemia serta dampak anemia.      Kata kunci : Anemia, Buah Naga, Kadar Hemoglobin, Menyusui.  
PENGARUH DUKUNGAN SUAMI DAN KADER KESEHATAN TERHADAP PRAKTIK PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF Adinda Putri Dehi; Fatmah Zakaria; Nour Arizza Dwi Melani; Zuriati Muhamad
Jurnal Bidan Pintar Vol. 7 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v7i2.7736

Abstract

Abstrak ASI eksklusif adalah proses pemberian Air Susu Ibu kepada bayi sejak dilahirkan hingga berusia enam bulan tanpa disertai makanan atau minuman lain. Keberhasilan pemberian ASI eksklusif tidak hanya bergantung pada faktor ibu, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh dukungan dari lingkungan terdekat yaitu suami dan kader kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan suami dan kader kesehatan terhadap praktik pemberian ASI Eksklusif. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan observasional dengan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi sebanyak 166 ibu dengan jumlah sampel sebanyak 45 ibu. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian didapatkan bahwa sebanyak 33 orang memberikan ASI esklusif dan 12 orang tidak memberikan ASI esklusif, untuk dukungan suami tertinggi yaitu ibu yang mendapatkan dukungan sebanyak 36 orang sedangkan ibu yang tidak mendapatkan dukungan sebanyak 9 orang dengan nilai Pvalue 0,000, dukungan kader tertinggi yaitu ibu mendapatkan dukungan sebanyak 33 orang sedangkan ibu yang tidak mendapatkan dukungan sebanyak 12 orang dengan nilai Pvalue 0,000. Kesimpulan terdapat hubungan dukungan suami dan kader kesehatan terhadap praktik pemberian ASI Eksklusif. Saran untuk pihak Puskesmas agar selalu memberikan edukasi pada Masyarakat khususnya ibu menyusui tentang manfaat pemberian ASI Esklusif dan dampak tidak ASI Esklusif.   .   Kata kunci : ASI Eksklusif, Dukungan Suami, Dukungan Kader, Menyusui, Cross Sectional