Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Komplikasi Ketuban Pecah Dini (Kpd) Di Rsud Dr Mm Dunda Limboto Rizky Nikmathul Ali; Fidyawati Aprianti A Hiola; Veni Tomayahu
Jurnal Health Sains Vol. 2 No. 3 (2021): Jurnal Health Sains
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jhs.v2i3.130

Abstract

Ketuban pecah dini sangat berbahaya bagi ibu hamil maupun bayinya. Bahaya dari ketuban pecah dini adalah infeksi terjadi pada ibu dan bayi. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya ketuban pecah dini (KPD). Metode penelitian yaitu analitik korelasional dengan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil di RSUD MM Dunda Limboto Kabupaten Gorontalo yaitu 181 populasi. Sampel dalam penelitian ini yaitu 38 orang dengan menggunakan tehnik penarikan sampel pusposive sampling. Diketahui nilai chi square hitung >chi square tabel (4.071 > 3.841) atau p=0.044 << α 0.05, maka H0 ditolak, jadi dapat simpulkan bahwa ada hubungan pekerjaan responden dengan Ketuban Pecah Dini (KPD) dan OR: 4.167 artinya ibu yang bekerja selama kehamilan memiliki 4 kali beresiko untuk mengalami ketuban pecah dini. Diketahui nilai chi square pada Kelainan Letak Janin p=0.746>> 0.05, BB Janin p=0.555 >> α 0.05, Gemeli p=0.721 >> α 0.05 yang artinya H0 diterima, jadi dapat simpulkan bahwa tidak ada hubungan Kelainan Letak Janin, BB janin, Gemeli dengan Ketuban Pecah Dini (KPD). Kesimpulan Faktor yang mempengaruhi KPD yaitu pekerjaan dan yang tidak mempengaruhi KPD yaitu Kelainan Letak Janin, BB janin, Gemeli.
Pengaruh Suplementasi Zat Besi Dan Vitamin C Terhadap Peningkatan Kadar Hb Pada Ibu Hamil Anemia di Wilayah Kerja Puskesmas Limboto Kabupaten Gorontalo Fidyawati Aprianti A. Hiola; Sofietje T. Pantoan; Indri Lutfiani
Madu : Jurnal Kesehatan Vol 8, No 1 (2019): JUNI 2019
Publisher : Program Studi DIV Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/mjk.8.1.1-8.2019

Abstract

One of the most common nutritional problems in pregnant women is anemia, which is the biggest micronutrient problem and the most difficult to overcome in the entire world. Anemia occurs due to iron deficiency. This research was conducted in the working area of Gorontalo District Limboto Health Center. The purpose of this study was to determine the effect of iron and vitamin C supplementation on increasing Hb levels in anemic pregnant women in the working area of Limboto Health Center, Gorontalo District. This type of research is quantitative research with quasy experimental design pre-post test with control group design. The sampling technique in this study was purposive sampling and obtained 30 respondents. Based on the results of statistical tests using paired sample t test and independent t test results obtained p-value of 0,000 <0,05, meaning that there is an influence of iron and vitamin C supplementation on increasing Hb levels in anemic pregnant women in the working area of Limboto Health Center.Salah satu masalah gizi yang banyak terjadi pada ibu hamil adalah anemia, yang merupakan masalah gizi mikro terbesar dan tersulit diatasi di seluruh dunia. Anemia terjadi akibat defisiensi zat besi. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Limboto Kabupaten Gorontalo. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh suplementasi zat besi dan vitamin C terhadap peningkatan kadar Hb pada ibu hamil anemia di wilayah kerja Puskesmas Limboto Kabupaten Gorontalo. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan desain quasy eksperimen pre-post test with control group design. Tehnik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu purposive sampling dan didapatkan 30 responden. Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan uji paired sampel t test dan independent t test didapatkan hasil p-value 0,000 < 0,05 artinya terdapat pengaruh suplementasi zat besi dan vitamin C terhadap peningkatan kadar Hb pada ibu hamil anemia di wilayah kerja Puskesmas Limboto Kabupaten Gorontalo.
Studi Literatur: Pengaruh Yoga Bersalin Terhadap Kemajuan Persalinan Ibu Inpartu Kala I Fase Aktif : Literature Study: The Effect Of Our Yoga On The Progress Of Labor Inpartu Mother Is Active Phase I Dwi Nur Octaviani Katili; Fidyawati Aprianti A.Hiola; Nour Arriza Dwi Melani; Yuliandary Yunus; Nia Wulandari
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 6 No. 7: JULI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v6i7.3947

Abstract

Persalinan lama terjadi diakibatkan dari his yang tidak efisien, posisi janin, mal presentasi, janin besar, panggul sempit, ketuban pecah dini, serta keadaan psikologis ibu juga dapat memicu terjadinya kala I lama. Salah satu intervensi yang dapat dilakukan untuk mengurangi durasi persalinan yaitu yoga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yoga bersalin terhadap kemajuan persalinan ibu inpartu kala I fase aktif. Desain penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan atau literature review menggunakan tiga database elektronik (google scholar, indonesia one search (IOS) dan Portal Garuda. Literatur yang digunakan terbitan 2014-2020 baik secara nasional maupun internasional serta relevan dengan topik yang diambil. Hasil studi literatur pada 7 jurnal dan 3 buku menemukan bahwa yoga bersalin berpengaruh terhadap kemajuan persalinan. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa yoga merupakan alternatif cara non farmakologi untuk mempercepat proses persalinan.
Studi Literatur : Peran Suami Dalam Memotivasi Istri Melakukan Pemeriksaan Kehamilan: Literature Study On The Role Of Husbands In Motivating Wife To Conduct Pregnacy Examination Sri Mulyaningsih; Fidyawati Aprianti A. Hiola; Fendrawati Hilamuhu
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 6 No. 7: JULI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v6i7.3948

Abstract

Pemeriksaan kehamilan (antenatal care) yaitu tidak dapat dilakukan pemantauan kehamilan dan keadaan bayi, tidak mendapatkan pelayanan yang maksimal untuk ibu hamil, tidak diketahui adanya resiko komplikasi kehamilan pada ibu dan janin seperti anemia, keguguran, letak atau posisi janin, BB janin.Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui peran suami dalam memotivasi istri melakukan pemeriksaan kehamilan.Desain yang digunakan adalah desain naratif deskriptif dengan pendekatan literature review (studi literatur). Studi literatur review merupakan sebuah sintesa dari literatur tentang topik penelitian. Sumber data yang digunakan yaitu berasal dari jurnal penelitian yang sudah diteliti sebelumnya, penelitian ini menggunakan 6 jurnal.Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan peran suami dalam memotivasi istri melakukan pemeriksaan kehamilan. Hal ini karena pemeriksaan kehamilan sangat penting untuk mengetahui kesehatan ibu dan keadaan janin, suami sangat berperan dalam memotivasi istri melakukan pemeriksaan kehamilan agar ibu merasa semangat, nyaman dan aman saat melalukan pemeriksaan. suami sangat berperan dalam memotivasi istri melakukan pemeriksaan kehamilan
The Effectiveness of Oxytocin Massage Using Lemongrass Oil on Breast Milk Production in Post Partum Mother Nur Ain Tahir; St. Surya Indah Nurdin; Fidyawati Aprianti A. Hiola; Nour Arizza Dwi Melani
Journal Midwifery Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Gorontalo Vol 11, No 2 (2025): Jurnal Midwifery
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52365/jm.v11i2.1578

Abstract

Exclusive breastfeeding coverage in Indonesia remains at 63.9%, below the SDGs target 80%, largely due to non-optimal breast milk production. Non-pharmacological methods, such as oxytocin massage, may enhance milk production, and its effectiveness can be increased with lemongrass of oxytocin massage with lemongrass oil on breast milk production in postpartum women. This study was conducted in Tilongkabila subdistrict, Bone Bolango, using a quasi-experimental pretest–posttest design with a control group method, involving 24 postpartum women selected purposively and divided into an intervention group and a control group. The intervention was carried out for five consecutive days, involving measurement of breast milk volume using a manual pump and a self-report questionnaire for mothers. The Mann-Whitney analysis showed a significant increase in breast milk volume in the intervention group compared to the control group (p < 0.05). Mothers received oxytocin massage using lemongrass oil demonstrated greater and more consistent milk production, alongside improved relaxation and comfort. It can be concluded that oxytocin massage using lemongrass oil is effective in increasing breast milk production in postpartum women and can be recommended as a simple, affordable, and safe complementary therapy to support the success of the exclusive breastfeeding program.
Pengaruh Pemberian Buah Kurma Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Ibu Hamil Zuriyanisyah Rauf; Fidyawati Aprianti A Hiola; Yuliandary Yunus; Levana Sondakh
ProHealth Journal Vol 23 No 1 (2026): June
Publisher : STIKes Hamzar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59802/phj.2026231206

Abstract

Low hemoglobin levels in pregnant women are a common health problem and can increase the risk of pregnancy complications, preterm delivery, and maternal-infant mortality. This condition is mostly caused by iron deficiency. Although the government has implemented efforts to distribute Iron-Folic Acid tablets (TTD) to prevent anemia, some pregnant women have not adhered. Contributing factors include poor adherence to TTD consumption, and side effects experienced by some pregnant women. This indicates the need for administration of dietary alternatives. One such alternative is date fruit consumption, which contains iron and antioxidants that may help increase hemoglobin levels. This study aimed to determine the effect of date fruit consumption on hemoglobin levels among pregnant women in the work area of the Talaga community health center. The study employed a two-group pretest-posttest design, consisting of an intervention group and a control group. The results showed a significant difference in hemoglobin levels. The intervention group increased from 10.13 g/dL to 11.18 g/dL, while the control group increased from 10.27 g/dL to 10.29 g/dL. Statistical analysis revealed that the difference in hemoglobin levels in pregnant women who consumed dates was significant with a p-value < 0.05. In conclusion, seven days consumption of dates can serve as an effective nutritional supplement for preventing and managing anemia during pregnancy.
Kesiapsiagaan Tenaga Kesehatan dalam Tanggap Kegawatdaruratan Bencana Banjir di Puskesmas Tibawa Kabupaten Gorontalo Pipin Yunus; Fidyawati Aprianti A Hiola
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 4 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.634 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v4i2.1492

Abstract

Bencana menjadi salah satu isu kontemporer dalam ranah pergaulan internasional yang membutuhkan perhatian khusus, karena dampak yang ditimbulkan mengakibatkan penderitaan bagi masyarakat baik berupa  korban  jiwa  manusia, kerugian  harta benda maupun kerusakan lingkungan. Tujuan dalam pnelitian ini untuk menguraikan faktor kesiapsiagaan tenaga kesehatan dalam tanggap kegawatdaruratan bencana banjir di Puskesmas Tibawa Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini dilakukan bulan mei–September 2020 diwilayah kerja puskesmas tibawa. Desain penelitian ini menggunakan tipe penelitian survey untuk mendiskripsikan informasi informasi dengan pendekatan penelitian analitik kesehatan. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 69 responden dengan tehnik total sampling dengan menggunakan kusioner pegetahuan, sikap dan kesiapsiagaan. Hasil analisis didapatkan pengetahuan baik dengan kesiapsiagaan tidak siap sebanyak 2 orang dan siap sebanyak 27 orang dan pengetahuan kurang dengan kesiapsiagaan tidak siap sebanyak 39 orang dan siap sebanyak 1 orang sedangkan sikap baik dengan kesiapsiagaan tidak siap sebanyak 60 orang dan siap sebanyak 3 orang dan siakp kurang dengan kesiapsiagaan tidak siap sebanyak 4 orang dan siap sebanyak 2 orang. Kesiapsiagaan tenaga kesehatan sangat perlu dilakukan untuk dapat meningkatkan kemampuan dalam penanganan bencana banjir. Kata Kunci: Kesiapsiagaan, Tenaga Kesehatan, Bencana Banjir
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Cakupan Pelaksanaan Skrining Hipotiroid Kongenital di Rsu Prof. Dr. H. Aloe Saboe Kota Gorontalo: Factors Affecting the Scope of Congenital Hypothyroid Screening at Rsu Prof. Dr. H. Aloe Saboe Gorontalo City Fidyawati Aprianti A. Hiola; Fendrawati Hilamuhu; Dwi Nur Octaviani Katili
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 4 (2022)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.58 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i4.2218

Abstract

Latar Belakang: Hipotiroid kongenital (HK) adalah kelainan pada bayi sejak lahir yang disebabkan defisiensi sekresi hormon tiroid oleh kelenjar tiroid, dan berkurangnya kerja hormon tiroid pada tingkt selular. Tujuan skrining hipotiroid kongenital (SHK) adalah menghilangkan atau menurunkan mortalitas, morbiditas dan kecacatan akibat penyakit hipotiroid kongenital. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui Faktor-faktor yang mempengaruhi cakupan pelaksanaan skrining hipotiroid kongenital (SHK). Metode: Penelitian ini merupakan penelitain cross sectional, yaitu rancangan penelitian ini dengan melakukan pengukuran dan pengamatan pada waktu bersamaan. Hasil: Hasil uji statistik Faktor Pengetahuan menunjukan tidak signifikan dengan nilai pValue (0,622>0,05) ini berarti tidak terdapat hubunganan Faktor pengetahuan dengan cakupan pelaksanaan skrining hipotiroid kongenital (SHK) sedangkan faktor Logistik, dan Faktor persetujuan keluarga menunjukan signifikan p Value (0,002<0,05), dan (0,000<0,05) ini berarti terdapat hubungan faktor logistik dan faktor persetujuan keluarga dengan cakupan pelaksanaan Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK). Kesimpulan: Didapatkan Pengetahuan, logistik dan Dukungan Keluarga adalah faktor-faktor yang mempengaruhi cakupan pelaksanaan skrining hipotiroid kongenital (SHK). Akan tetapi yang ada hubungan erat dengan cakupan pelaksanaan Skrining Hipoiroid Kongenital (SHK) adalah faktor Logistik dan Dukungan Keluarga.
Pengaruh Kompres Jahe Hangat terhadap Nyeri Haid (Dysmenorrhea) pada Remaja Putri di Pondok Pesantren Hubulo Gorontalo: The Effects of Warm Ginger Compress Against Menstrual Pain (Dysmenorrhea) in Adolescent Girls at MTS Pondok Pesantren, Hubulo Gorontalo Fifi Ishak; Zulaika F. Asikin; Fidyawati Aprianti A. Hiola
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 6 (2022)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.732 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i6.2405

Abstract

Latar belakang: Dysmenorrhea adalah nyeri perut bagian bawah yang terjadi selama menstruasi sampai dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kompres Jahe Hangat Terhadap Nyeri Haid (Dysmenorrhea) pada Remaja Putri di MTS Pondok Pesantren Hubulo Gorontalo. Metode: Desain Penelitian ini menggunakan Pre eksperimental one group pretest posttest. Sampel penelitian sebanyak 26 orang. Tehnik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasil: Analisis data menggunakan tehnik analisis Wilcoxon Signed Rank Test menunjukan ada pengaruh kompres jahe hangat terhadap Nyeri haid (dysmenorrhea) dengan p value = 0.000 < α 0.05. Maka H0 ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa kompres jahe hangat memiliki pengaruh yang signifikan terhadap nyeri haid (dysmenorrhea) pada remaja putri di MTS pondok pesantren Hubulo Gorontalo.
Analisis Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kunjungan Antenatal Pertama (K1) pada Ibu Hamil di Puskesmas Dulukapa Sri Endang Gobel; Fatmah Zakaria; Fidyawati Aprianti A. Hiola
Kisi Berkelanjutan: Sains Medis dan Kesehatan Vol 1 No 4 (2024): Oktober-Desember
Publisher : PT Karya Inovasi Berkelanjutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/

Abstract

Latar Belakang dan TujuanCakupan kunjungan antenatal pertama (K1) merupakan indikator krusial dalam asuhan kebidanan untuk memastikan deteksi dini risiko kehamilan. Upaya ini selaras dengan agenda global Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 3 untuk menekan Angka Kematian Ibu (AKI). Data Riskesdas 2018 menunjukkan cakupan K1 rata-rata nasional berada di angka 96,1%, namun retensi pada K4 menurun menjadi 74,1%. Hal ini mengindikasikan bahwa pelayanan antenatal secara nasional masih memerlukan optimalisasi agar sejalan dengan target Rencana Strategis (Renstra) dan RPJMN 2020-2024. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kunjungan K1 pada ibu hamil di Puskesmas Dulukapa. MetodePenelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bersifat analitik dengan menggunakan pendekatan observasional cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 130 ibu hamil, dengan penarikan sampel sebanyak 38 responden. Analisis data untuk menguji signifikansi hubungan antar variabel dilakukan menggunakan uji statistik bivariat Chi-square. HasilHasil uji statistik menunjukkan bahwa seluruh variabel independen yang diteliti memiliki hubungan yang signifikan secara statistik dengan kunjungan K1. Faktor-faktor tersebut meliputi: tingkat pengetahuan (p = 0,011), sikap ibu hamil (p = 0,011), dukungan suami (p = 0,001), dukungan keluarga (p = 0,016), serta persepsi terhadap sikap petugas kesehatan (p = 0,011), di mana seluruh nilai p-value < 0,05. KesimpulanFaktor internal (pengetahuan dan sikap) maupun faktor eksternal (dukungan keluarga, suami, dan petugas kesehatan) memiliki keterkaitan yang kuat terhadap kepatuhan kunjungan K1. Oleh karena itu, pendekatan promosi kesehatan harus dilakukan secara holistik dengan melibatkan keluarga inti serta meningkatkan kualitas komunikasi interpersonal tenaga kesehatan.