Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Nilai-Nilai Budaya Dalam Cerita Rakyat Putri Hijau Sebagai Potensi Pengembangan Pariwisata Mariam Puntung Wilda Lestari Harahap; Atika Sania Samni; Lawri Aulia Hasibuan; Siti Fadillah Hasibuan; Dea Saputri; Wulan Dian Sari Br Siahaan; Nadra Amalia
Journal of Law, Education and Business Vol. 4 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v4i1.8204

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh menurunnya pemahaman generasi muda terhadap nilai budaya lokal akibat globalisasi. Cerita rakyat sebagai warisan budaya memiliki peran penting dalam menanamkan nilai moral sekaligus berpotensi dikembangkan sebagai daya tarik pariwisata. Penelitian ini bertujuan menganalisis nilai budaya dalam cerita rakyat Putri Hijau serta mengkaji potensinya bagi pengembangan pariwisata di Kota Medan. Objek penelitian adalah cerita rakyat Putri Hijau di Sumatera Utara, khususnya terkait Meriam Puntung di Istana Maimun. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui studi pustaka dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan lima nilai budaya utama, yaitu religius-spiritual, kekerabatan, kearifan ekologis, kepahlawanan, dan estetika. Nilai-nilai ini relevan untuk pengembangan pariwisata berbasis storynomics, seperti wisata budaya, edukasi, seni, dan pariwisata berbasis masyarakat secara berkelanjutan.
Analisis Wacana Kritis terhadap Pemberitaa Pembukaan Lahan di Sikirang dalam Perspektif Ekolinguistik Muthia Ayyuni Helmi; Salma Nursyah Billa; Rahma Andien Arezsya; Resti Andini; Lawri Aulia Hasibuan; Dea Saputri
Jurnal Lazuardi Vol 9 No 2 (2026): Vol 9 No 2 (2026): JURNAL LAZUARDI EDISI XXI BULAN JUNI
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53441/jl.Vol9.Iss2.513

Abstract

This study aims to analyze environmental representation in news texts through ecolinguistics and Critical Discourse Analysis. The study employed a qualitative descriptive method using reports on land clearing in Sikirang Tarabintang and protected forest fires around Lake Toba as data. The findings show that the land-clearing report tends to construct a positive image through diction, framing, and ideology that emphasize food security, legality, and economic benefits, while ecological impacts receive less attention. In contrast, the forest fire report portrays nature as a damaged entity that requires protection. In conclusion, media language is not neutral, but plays a role in shaping public perceptions of the environment, either by legitimizing environmental exploitation or by strengthening ecological awareness. Keywords: ecolinguistics, Critical Discourse Analysis, framing, ideology, environment.