Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Implementasi Model ASSURE dalam Perencanaan Pembelajaran TIK di SMP Muallimin NU Pandan, Tapanuli Tengah : Implementation of the ASSURE Model in ICT Learning Planning at SMP Muallimin NU Pandan Muhammad Arifin; Indra Pilianti Dongoran; Delismasari Delismasari; Fitri Malyani; Nadra Amalia
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 4 No. 03 (2024): Research Articles, December 2024
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v4i03.5034

Abstract

Integrating information and communication technology (ICT)-based learning is necessary to develop students' high-level thinking skills, develop ICT skills (ICT Literacy), increase the effectiveness and efficiency, and bring out the attractiveness of the learning process. This article aims to analyze the impact of ICT use at SMP Muallimin NU Pandan. This study uses a qualitative descriptive method, and describing the ASSURE model can add variety to learning. Data was collected through observation, interviews, and document analysis. Implementing the ASSURE Model in ICT Learning Planning describes the readiness of learning teachers as an effort to increase motivation in learning participation, facilitate collaboration, and strengthen understanding of ICT skills. However, with limited resources, teacher and student abilities should be considered. The design of ASSURE-based learning with the stages of analyzing student characteristics and learning styles, choosing methods, media, and teaching materials, and actively involving students can create various learning innovations that are by student needs and improve teacher professional competence, especially pedagogical competence, namely utilizing ICT for learning purposes and teacher professional competence utilizing ICT for communication and self-development.
Penerapan Storyboard Digital Berbasis AI untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Puisi Diana Permata Sari; Triaviranda Triaviranda; Esti Yolanda Munthe; Jusca Santanovalina Samosir; Nadra Amalia; Elly Prihasti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5714

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan menulis puisi siswa akibat pembelajaran yang masih bersifat konvensional dan kurang memfasilitasi imajinasi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan storyboard digital berbasis AI dalam pembelajaran puisi serta dampaknya terhadap motivasi dan kualitas tulisan siswa SMP. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa visualisasi pada storyboard digital membantu siswa menemukan ide, mengembangkan alur emosi, memilih diksi, dan menghasilkan puisi yang lebih ekspresif. Selain itu, keterlibatan dan antusiasme siswa meningkat selama proses pembelajaran. Kendala teknis seperti jaringan dan perangkat ditemukan, tetapi dapat diatasi dengan dukungan fasilitas sekolah. Secara keseluruhan, media storyboard digital berbasis AI efektif sebagai inovasi pembelajaran menulis puisi di era digital.
Kesehatan Mental Siswa Di Era Digital: Peran PSU Dalam Mengatasi Kecemasan Akademik Di SMPN 27 Medan Jesica Simanjorang; Poppy Amalia; Ratna Lolane Sianipar; Stevani Situmorang; Stela Parta Siagian; Elly Prihasti Wuriyani; Nadra Amalia
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5796

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kecemasan akademik siswa menjelang ujian serta efektivitas penerapan Paket Siap Ujian (PSU) Digital dalam mendukung kesehatan mental dan kesiapan belajar siswa kelas VIII-6 SMP Negeri 27 Medan. Latar belakang penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mengalami stres dan tekanan menjelang ujian akibat tuntutan memperoleh nilai tinggi, kurangnya persiapan belajar, serta pengaruh penggunaan media digital. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif melalui observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi. Penerapan Paket Siap Ujian (PSU) Digital terdiri dari infografis edukatif, playlist lagu penenang, dan latihan pernapasan sederhana. Berdasarkan penelitian dapat dikatakan bahwa PSU Digital efektif sebagai inovasi pembelajaran berbasis teknologi yang mendukung keseimbangan aspek kognitif dan kesehatan mental siswa serta strategi pendukung dalam menciptakan lingkungan belajar yang adaptif dan berorientasi pada kesejahteraan psikologis siswa.
Analisis Nilai-Nilai Budaya Dalam Cerita Rakyat Putri Hijau Sebagai Potensi Pengembangan Pariwisata Mariam Puntung Wilda Lestari Harahap; Atika Sania Samni; Lawri Aulia Hasibuan; Siti Fadillah Hasibuan; Dea Saputri; Wulan Dian Sari Br Siahaan; Nadra Amalia
Journal of Law, Education and Business Vol. 4 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v4i1.8204

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh menurunnya pemahaman generasi muda terhadap nilai budaya lokal akibat globalisasi. Cerita rakyat sebagai warisan budaya memiliki peran penting dalam menanamkan nilai moral sekaligus berpotensi dikembangkan sebagai daya tarik pariwisata. Penelitian ini bertujuan menganalisis nilai budaya dalam cerita rakyat Putri Hijau serta mengkaji potensinya bagi pengembangan pariwisata di Kota Medan. Objek penelitian adalah cerita rakyat Putri Hijau di Sumatera Utara, khususnya terkait Meriam Puntung di Istana Maimun. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui studi pustaka dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan lima nilai budaya utama, yaitu religius-spiritual, kekerabatan, kearifan ekologis, kepahlawanan, dan estetika. Nilai-nilai ini relevan untuk pengembangan pariwisata berbasis storynomics, seperti wisata budaya, edukasi, seni, dan pariwisata berbasis masyarakat secara berkelanjutan.
KEMAMPUAN ANALISIS KRITIS MAHASISWA PENDIDIKAN SEJARAH TERHADAP NILAI-NILAI HISTORIS DALAM FILM PENGKHIANATAN G30S/PKI Anggi Johari Sitanggang; Ahmad Syukur Amin Sambo; Jesika Febrianty Manalu; Ramlan Anri Sianturi; Nadra Amalia
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 3 (2026): Juni: Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i3.10470

Abstract

Film merupakan salah satu media pembelajaran sejarah yang potensial untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa, namun juga menyimpan risiko propaganda dan bias historiografi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan mahasiswa Pendidikan Sejarah dalam mengidentifikasi nilai-nilai historis, membedakan fakta dan dramatisasi, serta menunjukkan kesadaran kritis terhadap bias dalam film Pengkhianatan G30S/PKI. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan 16 responden dari kelas A stambuk 2024 Universitas Negeri Medan. Data dikumpulkan melalui kuesioner terbuka dan dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) mahasiswa mampu mengidentifikasi nilai-nilai sejarah seperti nasionalisme, persatuan bangsa, dan pentingnya berpikir kritis, meskipun dengan kedalaman analisis yang bervariasi; (2) sebagian besar mahasiswa dapat membedakan representasi artistik dan fakta sejarah, khususnya pada adegan penyiksaan di Lubang Buaya; (3) seluruh responden menunjukkan kesadaran bahwa film dibuat dari sudut pandang Orde Baru dan mengandung propaganda; (4) kemampuan verifikasi fakta bervariasi, dengan beberapa mahasiswa mampu merujuk pada sumber akademis spesifik; (5) mahasiswa menyadari perspektif penting yang absen dari film, termasuk konflik internal militer dan kekerasan massal pasca-G30S; dan (6) proses berpikir kritis mahasiswa meningkat setelah menonton film ketika didukung dengan akses ke sumber-sumber pembanding. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan film dalam pembelajaran sejarah perlu disertai dengan panduan analisis kritis yang terstruktur agar efektif mengembangkan literasi historiografi dan media literacy mahasiswa.
EKSISTENSI PAGELARAN BUDAYA ETNIS BATAK PAK PAK SEBAGAI STRATEGI PENGAJARAN BIPA (BAHASA INDONESIA BAGI PENUTUR ASING) Djogi Hot Jonathan Siburian; Irgi Fahrezi Lubis; Kania Amelia; Karmelia Mahdalena; Lestari Br Sinaga; Ribka Br Purba; Nadra Amalia
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 5 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i5.%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan beberapa unsur-unsur kebudayaan etnis Batak Pak Pak yang sudah digelarkan di ruang kelas sebagai strategi pengajaran BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing). Adapun unsur-unsur kebudayaan tersebut adalah alat musik, tari tradisional, cerita rakyat, pakaian adat, pariwisata, dan makanan tradisional. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif yang diperoleh melalui studi literatur dan observasi langsung ke Kabupaten Dairi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur-unsur kebudayaan etnis Batak Pak Pak memiliki nilai yang sangat berharga dan perlu dilestarikan. Maka untuk itu penelitian ini juga menghasilkan pagelaran budaya sebagai stategi pengajaran BIPA dan sebagai salah satu cara agar budaya etnis Batak Pak Pak dikenal secara internasional dengan esensi melestarikan budaya.
PEMBENTUKAN KATA BARU DARI KOSAKATA VIRAL DI MEDIA SOSIAL: KAJIAN LEKSIKOGRAFI Eny Sihite; Nazwa Pasaribu; Hikmah Sidabutar; Pintauli Silaban; Anggia Puteri; Nadra Amalia
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i2.2603

Abstract

Perkembangan media sosial telah memunculkan berbagai kosakata baru yang digunakan secara luas oleh masyarakat dalam komunikasi digital. Fenomena ini menunjukkan adanya dinamika dalam perkembangan bahasa Indonesia, khususnya dalam pembentukan kata yang bersifat kreatif dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembentukan kata baru dari kosakata viral di media sosial melalui kajian leksikografi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa kosakata viral yang ditemukan pada berbagai platform media sosial, seperti TikTok, Instagram, dan YouTube. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dengan cara mengamati serta mencatat kosakata yang sering muncul dan digunakan secara luas oleh pengguna media sosial. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi bentuk kosakata serta proses pembentukannya, kemudian menafsirkan maknanya berdasarkan konteks penggunaan dalam komunikasi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan kosakata baru terjadi melalui berbagai proses, seperti pemendekan kata, penyerapan dari bahasa asing, dan perubahan makna kata yang sudah ada. Fenomena tersebut menunjukkan bahwa bahasa Indonesia terus berkembang secara dinamis mengikuti perkembangan teknologi dan budaya komunikasi digital.
Bersatu dalam Keberagaman: Mengapa Persatuan Itu Penting bagi Bangsa Wahyudi Syafri Nugraha; Novita Purwaningsih Habeahan; Alya Andini; Ladenka Bancin; Riska Utami Piliang; Nadra Amalia
Educazione: Jurnal Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): EDUCAZIONE 2025
Publisher : Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/educazione.v1i2.12

Abstract

Indonesia adalah negara dengan keberagaman yang sangat kaya, mulai dari suku, agama, bahasa, hingga budaya. Keberagaman ini menjadi aset sekaligus tantangan dalam menjaga persatuan bangsa. Artikel ini mengangkat pentingnya persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia, yang dapat dilihat dari berbagai kejadian dan dinamika sosial di negara ini. Dengan menelaah contoh-contoh konkret dari berita yang ada, artikel ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa persatuan bukan hanya soal kesamaan, tetapi juga penghargaan terhadap perbedaan. Selain itu, artikel ini juga mengkritisi penggunaan ejaan dalam berita terkait dan memberikan analisis terhadap kesalahan yang ada, dengan harapan dapat meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya komunikasi yang jelas dan tepat dalam menjaga keharmonisan sosial.
Nilai Budaya dan Identitas Lokal Dalam Cerita Rakyat Laowömaru pada Masyarakat Nias: Analisis Pendekatan Antropologis Tia Maharani; Dinda Ayu Dewita; Erika Cyntia P Silitonga; Mieke Angelika Siburian; Sani Hutabarat; Sri Syahputri; Tasya Amelia Saragi; Nadra Amalia
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol. 3 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v3i1.8178

Abstract

Cerita rakyat merupakan bagian dari tradisi lisan yang berfungsi sebagai media pewarisan nilai budaya, norma sosial, serta identitas suatu masyarakat. Salah satu cerita rakyat yang berkembang dalam masyarakat Nias adalah cerita Laowömaru yang mengandung berbagai nilai budaya dan pandangan hidup masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai budaya dan identitas lokal yang terdapat dalam cerita rakyat Laowömaru dengan menggunakan pendekatan antropologis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka dan dokumentasi. Sumber data utama berupa teks cerita rakyat Laowömaru, sedangkan data pendukung diperoleh dari buku, jurnal, dan penelitian terdahulu yang berkaitan dengan folklor dan kajian antropologi budaya. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi unsur-unsur budaya yang terdapat dalam cerita, seperti konteks budaya masyarakat pesisir, nilai dan norma sosial, sistem kepercayaan, struktur sosial masyarakat, simbol-simbol budaya, serta fungsi sosial cerita rakyat dalam kehidupan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita rakyat Laowömaru mengandung nilai-nilai budaya yang berkaitan dengan larangan penyalahgunaan kekuasaan, pentingnya solidaritas masyarakat, serta kepercayaan terhadap unsur supranatural dalam kehidupan tradisional. Cerita ini juga berfungsi sebagai media pendidikan moral, kontrol sosial, serta pelestarian identitas budaya masyarakat Nias. Dengan demikian, cerita rakyat Laowömaru dapat dipahami sebagai representasi nilai budaya dan identitas lokal yang diwariskan secara turun-temurun dalam masyarakat.
Eksplorasi Kekayaan Budaya Batak Toba sebagai Daya Tarik Wisata Berbasis Kearifan Lokal Sherly Anjelia Purba; Prety Vania Akwila Napitupulu; Miranda Maria Magdalena Gultom; Mela E Ambarita; Wanti Br Hombing; Novita Eka Fitri; Nadra Amalia
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol. 3 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v3i1.8187

Abstract

Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki keberagaman budaya yang sangat kaya dan tersebar di berbagai wilayah. Keberagaman tersebut menjadikan kebudayaan sebagai identitas masyarakat sekaligus potensi dalam pengembangan pariwisata berbasis kearifan lokal. Salah satu kelompok etnik yang memiliki kekayaan budaya yang khas adalah masyarakat Batak Toba yang berada di wilayah Sumatera Utara, khususnya di kawasan Danau Toba. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kekayaan budaya Batak Toba sebagai daya tarik wisata berbasis kearifan lokal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya Batak Toba memiliki berbagai nilai kearifan lokal seperti konsep Hamoraon, Hagabeon, dan Hasangapon serta sistem kekerabatan Dalihan Na Tolu yang berperan penting dalam kehidupan masyarakat. Nilai-nilai tersebut berpotensi menjadi daya tarik wisata budaya yang dapat mendukung pengembangan pariwisata yang berkelanjutan sekaligus melestarikan identitas budaya masyarakat Batak Toba.