Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KETEPATAN PENGGUNAAN SITASI DALAM ARTIKEL ILMIAH Muthia Ayyuni Helmi; Djogi Hot Jonathan Siburian; Triaviranda; Wanti Br Hombing; Thomas Manurung; Nurul Azizah
Jurnal Lazuardi Vol 9 No 2 (2026): Vol 9 No 2 (2026): JURNAL LAZUARDI EDISI XXI BULAN JUNI
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53441/jl.Vol9.Iss2.470

Abstract

Accurate citation is an important element in scientific writing because it relates to academic integrity, source transparency, and the credibility of a scientific work. This study aims to identify various forms of citation errors found in scientific articles and explain their impact on the academic quality of writing. The research method used is a qualitative approach with a literature review type of research. The research data was obtained from several scientific articles in the fields of education and Indonesian language published in the last five to ten years. The data collection technique was carried out through documentation studies, while data analysis used content analysis techniques, which included data reduction, categorization, interpretation, and descriptive data presentation. The results of the study show that there are still various errors in the use of citations in scientific articles, including errors in the format of citation writing, inconsistencies between quotations in the text and the bibliography, references that cannot be found, and quotations that are not relevant to the content of the discussion.
Analisis Wacana Kritis terhadap Pemberitaa Pembukaan Lahan di Sikirang dalam Perspektif Ekolinguistik Muthia Ayyuni Helmi; Salma Nursyah Billa; Rahma Andien Arezsya; Resti Andini; Lawri Aulia Hasibuan; Dea Saputri
Jurnal Lazuardi Vol 9 No 2 (2026): Vol 9 No 2 (2026): JURNAL LAZUARDI EDISI XXI BULAN JUNI
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53441/jl.Vol9.Iss2.513

Abstract

This study aims to analyze environmental representation in news texts through ecolinguistics and Critical Discourse Analysis. The study employed a qualitative descriptive method using reports on land clearing in Sikirang Tarabintang and protected forest fires around Lake Toba as data. The findings show that the land-clearing report tends to construct a positive image through diction, framing, and ideology that emphasize food security, legality, and economic benefits, while ecological impacts receive less attention. In contrast, the forest fire report portrays nature as a damaged entity that requires protection. In conclusion, media language is not neutral, but plays a role in shaping public perceptions of the environment, either by legitimizing environmental exploitation or by strengthening ecological awareness. Keywords: ecolinguistics, Critical Discourse Analysis, framing, ideology, environment.
Mengungkap Keindahan Alam Sumatera Utara: Aek Siraisan Muthia Ayyuni Helmi; Rahma Andien Arezsya; Salma Nursyah Billa; Azwa Khalisa Nasution; Resti Andini; Nailah Faizah S Rambe; Nadra Amalia
Journal of Management Education Social Sciences InformationĀ andĀ Religion Vol. 3 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v3i1.8190

Abstract

Sektor pariwisata saat ini mengalami pergeseran tren menuju pengalaman eksploratif di lokasi yang masih terjaga keasliannya guna memberikan ketenangan psikologis bagi wisatawan. Sumatera Utara memiliki potensi besar dalam tren ini, salah satunya melalui objek wisata Aek Siraisan di Kabupaten Padang Lawas. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dan menganalisis secara mendalam potensi wisata alam Aek Siraisan, termasuk aspek keindahan alam dan faktor pendukung pengembangannya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, wawancara mendalam, serta studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Aek Siraisan memiliki daya tarik utama berupa karakteristik riparian yang unik dengan aliran air jernih bersuhu rendah yang berasal langsung dari hulu pegunungan Bukit Barisan. Meskipun menghadapi tantangan infrastruktur karena lokasinya yang relatif terpencil, kondisi ini justru membantu menjaga kelestarian ekosistem hutan tropis di sekitarnya dari erosi dan polusi. Keberhasilan pengembangan destinasi ini sangat bergantung pada integrasi antara potensi sumber daya alam, partisipasi masyarakat lokal, dan prinsip konservasi agar nilai estetika orisinalitasnya tetap terjaga. Simpulan penelitian menegaskan bahwa pengungkapan potensi Aek Siraisan merupakan langkah strategi untuk memperkaya peta pariwisata Sumatera Utara sekaligus mendorong pemerataan ekonomi di wilayah selatan melalui sektor pariwisata yang berkelanjutan.