Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Model Sistem Pelaporan Integrasi Layanan Primer Berbasis Kader Melalui Prototipe Aplikasi Sipelita Di Puskesmas Bungaraya Endang Susilawati; Jasrida Yunita; Muhardi Muhardi
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.236

Abstract

Pelaksanaan Integrasi Layanan Primer (ILP) di tingkat Puskesmas memerlukan sistem pencatatan dan pelaporan yang terintegrasi untuk mendukung pemantauan dan evaluasi layanan. Namun, di Puskesmas Bungaraya, sistem pelaporan ILP masih mengalami keterlambatan serta permasalahan kualitas data. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model sistem pelaporan ILP berbasis kader melalui prototipe aplikasi SIPELITA.Jenis penelitian ini merupakan riset dasar terapan dengan pendekatan Research and Development (R&D) tahap awal menggunakan desain sekuensial eksploratoris pada Tingkat Kesiapterapan Teknologi (TKT) 3 . Penelitian dilaksanakan di Puskesmas Bungaraya pada Februari–April 2026 dengan informan terdiri dari bidan, kader Posyandu, serta pihak manajemen Puskesmas. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, Focus Group Discussion (FGD), telaah dokumen, serta uji coba terbatas prototipe aplikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan ILP telah berjalan cukup baik dan mencakup seluruh klaster layanan, namun sistem pelaporan masih manual. Model sistem pelaporan berbasis aplikasi SIPELITA dikembangkan dengan alur terstruktur mulai dari input data oleh kader, pengolahan otomatis, validasi oleh bidan, hingga konsolidasi di Puskesmas. Sistem ini mampu menghasilkan laporan real-time dan dashboard monitoring yang lebih efisien dan terintegrasi. Berdasarkan hasil uji usability menggunakan System Usability Scale (SUS), diperoleh skor sebesar 70,43 yang termasuk kategori baik (acceptable). Hal ini menunjukkan bahwa prototipe aplikasi SIPELITA layak digunakan secara usability awal (TKT 3). Aplikasi ini berpotensi meningkatkan kecepatan, kerapian, dan ketepatan pelaporan, meskipun masih diperlukan penyempurnaan tampilan, penyederhanaan bahasa, serta dukungan pelatihan dan akses offline.
Optimalisasi Penggunaan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) Melalui Penerapan Dimensi end User Computing Satisfaction (EUCS) di Rumah Sakit Mata Pekanbaru Eye Center Nurfarahin Nurfarahin; Reno Renaldi; Muhardi Muhardi; Budi Hartono; Ahmad Satria Efendi; Jeanny Susana Magretta
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/2hgt4z53

Abstract

Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) merupakan instrumen penting dalam mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan, efisiensi manajemen, dan akurasi pengelolaan data di rumah sakit. Tingkat kepuasan pengguna terhadap SIMRS menjadi salah satu indikator keberhasilan implementasi sistem informasi dalam pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan penggunaan lima dimensi End User Computing Satisfaction (EUCS), yaitu isi atau konten, akurasi, tampilan, kemudahan penggunaan, dan ketepatan waktu dengan kepuasan penggunaan SIMRS di Rumah Sakit Mata Pekanbaru Eye Center Tahun 2025, serta mengidentifikasi faktor dominan yang paling berpengaruh terhadap kepuasan pengguna. Penelitian ini menggunakan desain analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pengguna SIMRS di Rumah Sakit Mata Pekanbaru Eye Center dengan pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner EUCS, sedangkan analisis data dilakukan secara bivariat menggunakan uji Chi-square dan analisis multivariat menggunakan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi akurasi, tampilan, kemudahan penggunaan, dan ketepatan waktu memiliki hubungan yang signifikan dengan kepuasan penggunaan SIMRS. Sementara itu, dimensi tampilan menjadi faktor dominan yang paling berpengaruh terhadap kepuasan pengguna SIMRS. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepuasan pengguna SIMRS dipengaruhi oleh kualitas sistem, terutama pada aspek tampilan, akurasi, kemudahan penggunaan, dan ketepatan waktu informasi yang dihasilkan. Oleh karena itu, rumah sakit perlu melakukan evaluasi dan pengembangan sistem secara berkelanjutan agar SIMRS lebih interaktif, mudah digunakan, serta mampu mendukung pelayanan kesehatan yang efektif, efisien, dan berkualitas.