Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SOSIALISASI PRAKTIK DZIKIR UNTUK PENGUATAN KARAKTER RELIGIUS JAMAAH MASJID BAITURRAHMAH KELURAHAN GUNUNG SULAH BANDAR LAMPUNG Muhammad Irfan; Ade Vera Yantika
EduImpact: Jurnal Pengabdian dan Inovasi Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): EduImpact: Jurnal Pengabdian dan Inovasi Masyarakat
Publisher : Cipta Pustaka Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63324/eipm.3v.1i.170

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Masjid Baiturrahmah, Kelurahan Gunung Sulah, Kecamatan Sukarame, Kota Bandar Lampung. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman jamaah tentang praktik dzikir sebagai sarana pembinaan spiritual dan penguatan karakter religius dalam kehidupan sehari-hari. Metode pelaksanaan dilakukan melalui sosialisasi partisipatif yang mencakup penyampaian materi, diskusi, praktik dzikir setelah salat fardhu, serta evaluasi reflektif terhadap pemahaman dan respons jamaah. Tahapan kegiatan meliputi observasi awal, koordinasi dengan pengurus masjid, pelaksanaan sosialisasi, pendampingan praktik dzikir, dan penyusunan rekomendasi tindak lanjut. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa jamaah memberikan respons positif terhadap sosialisasi yang dilaksanakan. Jamaah tidak hanya memahami dzikir sebagai ibadah lisan, tetapi juga sebagai upaya membangun ketenangan jiwa, pengendalian diri, kesabaran, rasa syukur, dan kedisiplinan spiritual. Luaran kegiatan ini berupa meningkatnya pemahaman jamaah tentang makna dzikir, terbentuknya kebiasaan dzikir setelah salat fardhu, serta rekomendasi pengembangan program dzikir rutin di Masjid Baiturrahmah. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini berkontribusi dalam memperkuat fungsi masjid sebagai pusat pembinaan karakter religius masyarakat.
TINJAUAN SIYĀSAH TANFIDZIYYAH TERHADAP IMPLEMENTASI PASAL 9 PERATURAN GUBERNUR PROVINSI LAMPUNG NOMOR 34 TAHUN 2023 TENTANG SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT: (Studi di Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Barat) Rinda Lauya; Zuhraini Zuhraini; Muhammad Irfan
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 5 No. 1 (2026): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies, September 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v5i1.1530

Abstract

Sanitasi merupakan aspek fundamental dalam mewujudkan kesehatan masyarakat, namun kesadaran dan praktik sanitasi di Kabupaten Pesisir Barat masih rendah, terutama dalam perilaku hidup bersih dan sehat. Pemerintah menetapkan Peraturan Gubernur Lampung Nomor 34 Tahun 2023 sebagai dasar pelaksanaan STBM. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Pasal 9 Pergub tersebut oleh Dinas Kesehatan serta meninjaunya dalam perspektif siyāsah tanfīdziyyah guna menilai efektivitas dan kemaslahatan kebijakan. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menggambarkan implementasi STBM. Data diperoleh dari sumber primer dan sekunder melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dipilih secara purposive sebanyak 7 orang. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan secara sistematis untuk memperoleh hasil yang valid. Implementasi Pasal 9 Peraturan Gubernur Lampung Nomor 34 Tahun 2023 oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Barat telah berjalan cukup baik melalui koordinasi, pembinaan, sosialisasi, dan pengawasan program STBM dengan melibatkan puskesmas serta pemerintah pekon. Namun, pelaksanaannya belum sepenuhnya optimal, terutama dalam penerapan lima pilar STBM seperti perilaku stop buang air besar sembarangan (BABS). Kendala utama meliputi keterbatasan sarana, kondisi ekonomi, rendahnya kesadaran, dan kebiasaan masyarakat. Secara umum, implementasi kebijakan ini telah mencerminkan prinsip siyāsah tanfīdziyyah yang menekankan amanah, tanggung jawab, dan kemaslahatan, meskipun masih memerlukan peningkatan agar lebih efektif dan sesuai tujuan kebijakan.