Wardana Wardana
Universitas Negeri Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendampingan Produksi Dan Pemasaran Pupuk Kompos Di Kelompok Tani Margo Utomo, Dukuh Gumul: Menuju Pertanian Berkelanjutan Agung Utama; Anita Mustikasari; Tony Wijaya; Wardana Wardana; Arif Wibowo
Jurnal Surya Masyarakat Vol 7, No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jsm.7.2.2025.241-248

Abstract

Kelompok Tani Margo Utomo di Dukuh Gumul menghadapi tantangan dalam mempertahankan keberlanjutan pertanian akibat ketergantungan pada pupuk kimia, yang berdampak negatif terhadap lingkungan dan kualitas tanah. Sebagai solusi, program pengabdian ini dirancang untuk mendukung transisi ke pupuk kompos yang lebih ramah lingkungan. Metode yang diterapkan meliputi pelatihan teknik pengomposan dan penerapan teknologi sederhana, seperti penggunaan alat pengaduk kompos dan bioaktivator untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi produksi. Selain aspek produksi, program ini juga mencakup pelatihan branding dan pemasaran digital guna memperkuat daya saing produk di pasar. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan keterampilan teknis petani dalam produksi kompos, dengan 90% peserta mencapai pemahaman yang baik. Program ini menunjukkan potensi sebagai model pemberdayaan yang dapat diadaptasi di wilayah lain untuk mendorong pertanian berkelanjutan.
Pendampingan Produksi Dan Pemasaran Pupuk Kompos Di Kelompok Tani Margo Utomo, Dukuh Gumul: Menuju Pertanian Berkelanjutan Agung Utama; Anita Mustikasari; Tony Wijaya; Wardana Wardana; Arif Wibowo
Jurnal Surya Masyarakat Vol 7, No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jsm.7.2.2025.241-248

Abstract

Kelompok Tani Margo Utomo di Dukuh Gumul menghadapi tantangan dalam mempertahankan keberlanjutan pertanian akibat ketergantungan pada pupuk kimia, yang berdampak negatif terhadap lingkungan dan kualitas tanah. Sebagai solusi, program pengabdian ini dirancang untuk mendukung transisi ke pupuk kompos yang lebih ramah lingkungan. Metode yang diterapkan meliputi pelatihan teknik pengomposan dan penerapan teknologi sederhana, seperti penggunaan alat pengaduk kompos dan bioaktivator untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi produksi. Selain aspek produksi, program ini juga mencakup pelatihan branding dan pemasaran digital guna memperkuat daya saing produk di pasar. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan keterampilan teknis petani dalam produksi kompos, dengan 90% peserta mencapai pemahaman yang baik. Program ini menunjukkan potensi sebagai model pemberdayaan yang dapat diadaptasi di wilayah lain untuk mendorong pertanian berkelanjutan.