Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

The The Relationship between Career Understanding and Career Decision-Making among Ninth-Grade Students in Samarinda Nur Anisa; Muslimin Nulipata; Indo Sennang
Reforma: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 16 No. 1 (2026): Reforma: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/reforma.v16i1.1291

Abstract

Career understanding is an individual’s ability to comprehend and process information related to career development. This study aims to investigate the relationship between career understanding and career decision-making among ninth-grade students of Junior High School 7 Samarinda. The research employed a quantitative associative correlational approach. The study population consisted of 270 students, and the sample was determined to be 159 students. Data were collected through a Likert-scale questionnaire distributed to the participants. The data analysis was conducted using the Spearman rank correlation test with the assistance of SPSS version 25. The results revealed a significance value of 0.000, which is smaller than α = 0.05. This indicates that the null hypothesis (H₀) was rejected and the alternative hypothesis (Hₐ) was accepted. The findings demonstrate that there is a statistically significant relationship between career understanding and career decision-making. Therefore, it can be concluded that students’ ability to understand careers plays an important role in shaping their career decisions, highlighting the need for effective career guidance from schools and educators.
Pendidikan Perbedaan Perencanaan Karir Antara Mahasiswa Yang Berkerja Dan Tidak Berkerja Nuur Ainina Irawan; Muslimin Nulipata
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.468

Abstract

Perencanaan karir merupakan langkah utama mahasiswa untuk menghadapi dan mempersiapkan diri untuk dunia kerja setelah lulus dari perguruan tinggi. mahasiswa yang menempuh perguruan tinggi biasanya akan melakukan perencanaan karir sebelum dia menyelesaikan pendidikan yang di tempuhnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan apa ada perbedaan perencanaan karir antara mahasiswa yang berkerja dan tidak berkerja. subjek pada penelitian ini adalah seluruh mahasiswa yang ada yang berkerja dan tidak berkerja yang berjumlah 188 orang, alat ukur yang digunakan pada penelitian ini adalah skala likert yang berjumlah sebanyak 39 item. teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik uji Man-Whitney dengan menggunakan SPSS statistics ver.26. hasil dari penelitian ini menunjukan signifikansi sebesar 0,000 yang menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada perencanaan karir pada kelompok mahasiswa yang berkerja dan yang tidak berkerja
HUBUNGAN ANTARA KEPUASAN KERJA DENGAN PRODUKTIVITAS KERJA PADA PEGAWAI BNN PROVINSI KALIMANTAN TIMUR Rifdha Arvine Salsabila; Muslimin Nulipata; Tri Astuti
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v6i3.12467

Abstract

Work productivity is an important indicator that reflects an organization's success in achieving its established objectives. One factor that is presumed to be associated with employees' work productivity is job satisfaction. This study aimed to examine the relationship between job satisfaction and work productivity among employees of the National Narcotics Agency (BNN) of East Kalimantan Province. This study employed a quantitative approach with a correlational research design. The study population consisted of 71 employees. The sample size was determined based on the Krejcie and Morgan Table, resulting in a minimum required sample of 61 employees. During the data collection process, data were successfully obtained from 64 employees who met the research criteria, namely active employees of BNN East Kalimantan Province who had worked for at least six months. Participants were selected using a purposive sampling technique. Data were collected using job satisfaction and work productivity scales that had met the required standards of validity and reliability. Data were analyzed using the Pearson Product-Moment Correlation technique with the assistance of IBM SPSS Statistics 32.0 for Windows. The results revealed a positive and statistically significant relationship between job satisfaction and work productivity, with a correlation coefficient of r = 0.658 and a significance value of p < 0.001. These findings indicate that employees with higher levels of job satisfaction tend to demonstrate higher levels of work productivity. Therefore, it can be concluded that there is a positive and significant relationship between job satisfaction and work productivity among employees of BNN East Kalimantan Province. ABSTRAK Produktivitas kerja merupakan salah satu indikator penting yang mencerminkan keberhasilan organisasi dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan produktivitas kerja pegawai adalah kepuasan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepuasan kerja dan produktivitas kerja pada pegawai Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian berjumlah 71 pegawai. Penentuan jumlah sampel mengacu pada Tabel Krejcie & Morgan, sehingga diperoleh jumlah sampel minimum sebanyak 61 pegawai. Pada pelaksanaan penelitian, data berhasil diperoleh dari 64 pegawai yang memenuhi kriteria penelitian, yaitu pegawai aktif BNN Provinsi Kalimantan Timur yang telah bekerja minimal 6 bulan, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala kepuasan kerja dan skala produktivitas kerja yang telah memenuhi persyaratan validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan teknik Korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan IBM SPSS Statistics 32.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif dan signifikan antara kepuasan kerja dan produktivitas kerja dengan nilai koefisien korelasi sebesar r = 0,658 dan nilai signifikansi p < 0,001. Temuan ini menunjukkan bahwa pegawai yang memiliki tingkat kepuasan kerja yang lebih tinggi cenderung memiliki tingkat produktivitas kerja yang lebih tinggi. Dengan demikian, terdapat hubungan positif dan signifikan antara kepuasan kerja dengan produktivitas kerja pada pegawai BNN Provinsi Kalimantan Timur.    
Pengaruh Stres Kerja terhadap Kinerja Karyawan Office di PT. Lestari Berkat Sejahtera Dewi Astuti; Tri Astuti; Muslimin Nulipata
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10831

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara stres kerja dan kinerja karyawan office pada perusahaan tambang PT. Lestari Berkat Sejahtera Site Kaltim Batumanunggal. Stres kerja merupakan kondisi yang sering dialami karyawan akibat tuntutan pekerjaan, beban kerja yang tinggi, tekanan waktu, serta berbagai faktor lingkungan kerja yang dapat memengaruhi kondisi fisik maupun psikologis individu. Apabila tidak dikelola dengan baik, stres kerja berpotensi menurunkan produktivitas dan efektivitas kerja karyawan. Oleh karena itu, pemahaman mengenai hubungan antara stres kerja dan kinerja karyawan menjadi penting sebagai dasar dalam pengelolaan sumber daya manusia yang lebih optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional untuk mengetahui tingkat hubungan antara variabel stres kerja dan kinerja karyawan. Sampel penelitian berjumlah 44 karyawan office yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu yang sesuai dengan tujuan penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert. Variabel stres kerja diukur melalui aspek fisik, psikologis, dan perilaku, sedangkan variabel kinerja karyawan diukur melalui aspek kualitas kerja, kuantitas kerja, ketepatan waktu, dan kemandirian dalam menyelesaikan tugas. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan regresi linear sederhana setelah terlebih dahulu dilakukan uji validitas, reliabilitas, dan uji asumsi klasik untuk memastikan kelayakan instrumen serta pemenuhan persyaratan analisis statistik. Hasil penelitian diharapkan mampu memberikan gambaran empiris mengenai keterkaitan antara stres kerja dan kinerja karyawan office, serta menjadi bahan pertimbangan bagi perusahaan dalam merancang strategi pengelolaan sumber daya manusia guna meningkatkan kinerja dan produktivitas karyawan di lingkungan industri pertambangan.