Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALYSIS OF FACTORS AFFECTING RICE PRICES IN NORTH SUMATRA PROVINCE Faisal Azhari Baldan Panjaitan; Satrio Joko Wibowo; Aadil Hussain Mir
International Journal of Economic, Business, Accounting, Agriculture Management and Sharia Administration (IJEBAS) Vol. 5 No. 3 (2025): June
Publisher : CV. Radja Publika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the factors influencing rice prices in North Sumatra Province and identify the most dominant variables. The data used are secondary time series data for the period 2012–2024, analyzed using the multiple linear regression method with the Ordinary Least Square (OLS) approach. The results show that rice prices in supplying areas, rice consumption, and population significantly influence rice prices in North Sumatra, while the price of dry harvested grain does not. The coefficient of determination value of 93.4% indicates that the model is able to explain most of the variation in rice prices. Rice consumption is the most dominant variable in influencing rice prices.
Perlindungan Hukum Ketenagakerjaan Bagi Petani Terdampak Perubahan Iklim Di Desa Agroekoedutourism Dalam Perspektif Keadilan Iklim: Pengabdian Safrida; Nurhayati; Satrio Joko Wibowo; Sri Hafnida Ritonga; Elisabeth Sitepu; Mhd. Rizwan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7296

Abstract

Artikel ini mengkaji persoalan perlindungan hukum ketenagakerjaan bagi petani yang terdampak perubahan iklim di Desa Agroekoedutourism, dengan menempatkan isu tersebut dalam kerangka keadilan iklim (climate justice). Penulis berangkat dari kenyataan bahwa perubahan iklim berupa pergeseran pola curah hujan, kekeringan berkepanjangan, banjir, dan cuaca ekstrem telah mengganggu produktivitas pertanian dan mengancam keberlanjutan pekerjaan petani, sementara regulasi ketenagakerjaan yang ada masih berorientasi pada hubungan kerja formal sehingga belum menjangkau kerentanan khas yang dialami petani. Dengan metode penelitian hukum normatif, artikel ini menganalisis bahan hukum primer, sekunder, dan tersier untuk menilai kesesuaian regulasi yang berlaku dengan prinsip keadilan iklim. Hasil kajian menunjukkan bahwa kerangka hukum perlindungan ketenagakerjaan bagi petani masih parsial dan sektoral, sehingga penulis merekonstruksi model perlindungan hukum berbasis empat pilar, yaitu pilar preventif, adaptif, sosial, dan partisipatif, guna mewujudkan ketahanan kerja dan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.