Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Digitalisasi Perpajakan dan Literasi Digital terhadap Kepatuhan Pajak UMKM di Era Ekonomi Digital depita sinaga; Christina Hotmatondini Turnip; Krisna Sarinauli Lumban Siantar; Putri Angelita BR Purba; Munzir Phonna
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 3 No. 4 (2026): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia's transition toward a digital tax administration system has transformed the way tax services are delivered, particularly through e-Filing, e-Billing, e-Faktur, and the Coretax Administration System. Although MSMEs account for 60.51% of the national GDP and serve as a major pillar of economic growth, their level of tax compliance continues to present challenges. The success of digital tax initiatives is closely linked to the ability of taxpayers to utilize digital technologies effectively. Accordingly, this article investigates the contribution of tax digitalization and digital literacy to improving MSME tax compliance in the digital era. The study employs a Systematic Literature Review (SLR) method guided by the PRISMA 2021 framework and analyzes 17 journal articles published from 2019 to 2025, sourced from Google Scholar and Scopus. The review reveals that digital tax services simplify administrative procedures and encourage higher levels of formal compliance. Nevertheless, the impact of these innovations is influenced by the digital literacy level of MSME participants. Several obstacles remain, including inadequate digital skills, disparities in technology access, and resistance to behavioral change. The article proposes digital education initiatives as an essential complement to MSME taxation policies.
Diversifikasi Portofolio dan Minimasi Risiko Tidak Sistematis: Bukti Empiris dari Indeks LQ45 BEI 2017-2024 Putri Angelita Br Purba; Depita Sinaga; Yudi Putra Pratama Silalahi; Jumay Eferta Tarigan; Putri Kemala Dewi Lubis
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9471

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran diversifikasi portofolio dalam meminimalkan risiko tidak sistematis pada saham-saham Indeks LQ45 Bursa Efek Indonesia periode 2017-2024. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan data sekunder yang diperoleh dari publikasi Bursa Efek Indonesia, data historis indeks LQ45, laporan pasar modal, serta literatur ilmiah mengenai teori portofolio, risiko investasi, dan pembentukan portofolio optimal. Analisis dilakukan dengan menelaah perkembangan nilai penutupan tahunan LQ45, tingkat pengembalian tahunan, karakteristik risiko sistematis dan tidak sistematis, serta prinsip diversifikasi berdasarkan teori portofolio modern. Hasil kajian menunjukkan bahwa Indeks LQ45 mengalami dinamika return yang fluktuatif selama periode pengamatan, yaitu meningkat kuat pada 2017, melemah pada 2018, 2020, 2021, dan 2024, serta bergerak positif terbatas pada 2019, 2022, dan 2023. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa saham berlikuiditas tinggi tetap memiliki risiko pasar dan risiko spesifik emiten. Diversifikasi portofolio berperan penting dalam menekan risiko tidak sistematis karena penyebaran investasi pada beberapa saham dan sektor dapat mengurangi dampak negatif dari penurunan kinerja satu perusahaan tertentu. Namun, diversifikasi tidak dapat menghilangkan risiko sistematis yang bersumber dari perubahan ekonomi makro, pandemi, suku bunga, inflasi, nilai tukar, dan sentimen global. Penelitian ini menegaskan bahwa diversifikasi yang efektif bukan sekadar memperbanyak jumlah saham, melainkan menyusun kombinasi saham dengan karakteristik sektor, volatilitas, dan korelasi yang berbeda. Temuan ini memberikan implikasi bagi investor agar membangun portofolio secara rasional, terukur, dan dievaluasi berkala berdasarkan kondisi pasar. Selain itu, hasil kajian memperlihatkan pentingnya literasi risiko bagi investor pemula agar keputusan pembelian saham tidak hanya didasarkan pada popularitas indeks, tetapi juga pada analisis portofolio yang lebih matang