Krisna Sarinauli Lumban Siantar
Universitas Negeri Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kelayakan Finansial dan Strategi Pengembangan Usaha Kuliner (Studi Kasus pada Warung Bakso Mas Ronggo di Medan) Hanifah Hanum; Christina Hotma Tondini Turnip; Krisna Sarinauli Lumban Siantar; Putri Kemala Dewi Lubis; Irma Siagian
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.12681

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai kelayakan finansial secara komprehensif dan merumuskan strategi pengembangan usaha mikro kuliner, dengan studi kasus pada Warung Bakso Mas Ronggo di Medan. Pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain studi kasus digunakan. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan pemilik, dan dokumentasi, serta dilengkapi data sekunder dari BPS Medan dan literatur terkait. Analisis kelayakan finansial menggunakan Net Present Value (NPV), Profitability Index (PI), Payback Period (PP), dan Break-Even Point (BEP), sedangkan analisis strategis menggunakan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan seluruh indikator finansial melampaui batas kelayakan: PI sebesar 2,39 (>1), Payback Period sekitar 5,02 bulan (<1 tahun), laba bersih bulanan Rp49.777.500, dan BEP sekitar Rp56.400.000 per bulan, jauh di bawah proyeksi pendapatan Rp139.500.000. Analisis SWOT mengungkap kekuatan strategis pada lokasi, harga, dan konsistensi produk. Disimpulkan bahwa Warung Bakso Mas Ronggo layak secara finansial dan layak dijalankan. Rekomendasi utama meliputi optimalisasi pemasaran digital melalui media sosial dan platform pesan-antar, penambahan variasi menu secara berkala, serta penerapan sistem manajemen keuangan digital yang terstruktur
Peran Digitalisasi Perpajakan dan Literasi Digital terhadap Kepatuhan Pajak UMKM di Era Ekonomi Digital depita sinaga; Christina Hotmatondini Turnip; Krisna Sarinauli Lumban Siantar; Putri Angelita BR Purba; Munzir Phonna
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 3 No. 4 (2026): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia's transition toward a digital tax administration system has transformed the way tax services are delivered, particularly through e-Filing, e-Billing, e-Faktur, and the Coretax Administration System. Although MSMEs account for 60.51% of the national GDP and serve as a major pillar of economic growth, their level of tax compliance continues to present challenges. The success of digital tax initiatives is closely linked to the ability of taxpayers to utilize digital technologies effectively. Accordingly, this article investigates the contribution of tax digitalization and digital literacy to improving MSME tax compliance in the digital era. The study employs a Systematic Literature Review (SLR) method guided by the PRISMA 2021 framework and analyzes 17 journal articles published from 2019 to 2025, sourced from Google Scholar and Scopus. The review reveals that digital tax services simplify administrative procedures and encourage higher levels of formal compliance. Nevertheless, the impact of these innovations is influenced by the digital literacy level of MSME participants. Several obstacles remain, including inadequate digital skills, disparities in technology access, and resistance to behavioral change. The article proposes digital education initiatives as an essential complement to MSME taxation policies.