Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

EKSTRAKSI CIRI CITRA BENTUK SEL DARAH MERAH MENGGUNAKAN METODE MORFOLOGI ISYA ARYAN SULISTYO; PRIYO ADI SESOTYO; TAUFIQ DWI CAHYONNO
Smart Comp :Jurnalnya Orang Pintar Komputer Vol 14, No 4 (2025): Smart Comp: Jurnalnya Orang Pintar Komputer
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/smartcomp.v14i4.7372

Abstract

Proses pengenalan objek dalam citra umumnya membutuhkan suatu ciri yang dapat membedakan antara objek satu dengan objek yang lainnya dan bentuk dari sel darah. Ciri yang dapat diekstraksi diantara lain ciri ukuran (luasan dan keliling) dan posisi (koordinat sentroid) dari suatu objek. Sentroid merupakan koordinat titik tengah dari suatu objek, luasan merupakan banyaknya piksel yang menyusun pada objek. Sedangkan keliling merupakan banyaknya piksel yang berada pada objek batas. Ketiga sel darah tersebut memiliki bentuk yang berbeda. Eritrosit memiliki bentuk pipih seperti cakram bikonkaf dengan diameter 7,5 µm memiliki ketebalan 2 µm dan tidak berinti, sedangkan untuk leukosit mempunyai satu inti sel dan berbentuk tidak tetap memiliki ukuran 8-15 µm. Keping darah memiliki ciri dan bentuk yang berbeda dari eritrosit dan leukosit, trombosit memiliki yang paling terkecil berukuran 2 µm memiliki bentuk tidak beraturan salah satunya berbentuk lonjong, trombosit terdiri dari kepingan-kepingan darah yang memiliki Nukleus. Dari hasil pengenalan tersebut maka akan diketahui sebuah ciri tersendiri diantaranya dalam tahapan pengenalan pola, operasi morfologi disini digunakan untuk pengenalan bentuk dari sebuah objek dan dapat diberi label berdasarkan bentuk dan ukuran.
Evaluasi Efisiensi Konsumsi Energi Listrik Berbasis Analisis Demand Factor pada Sistem Distribusi Kelistrikan Industri PT Semen Grobogan Dyna Maharani; Harmini -; Priyo Adi Sesotyo; Elfira Nureza Ardina
Smart Comp :Jurnalnya Orang Pintar Komputer Vol 15, No 3 (2026): Smart Comp: Jurnalnya Orang Pintar Komputer
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/smartcomp.v15i3.10356

Abstract

Kebutuhan energi listrik pada sektor industri meningkat seiring dengan ekspansi kapasitas produksi dan penggunaan peralatan berdaya besar. Kondisi ini menuntut pengelolaan sistem kelistrikan yang efisien agar kapasitas daya terpasang dapat dimanfaatkan secara optimal. PT Semen Grobogan sebagai industri semen berskala besar dengan kapasitas produksi sebesar 2,5 juta ton per tahun memiliki sistem kelistrikan dengan kapasitas terpasang sebesar 40 MVA yang disuplai oleh PLN dan di bagi pada trafo 1 dan trafo 2. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efisiensi pemanfaatan energi listrik pada instalasi kelistrikan PT Semen Grobogan melalui analisis demand factor. Metode penelitian ini meliputi pengukuran dan pencatatan beban listrik pada sistem distribusi, perhitungan beban maksimum, serta analisis nilai demand factor pada masing-masing transformator selama periode Mei-Juli 2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai demand factor pada trafo 1 dan trafo 2 berada pada kisaran 72%-76% dengan variasi antar bulan yang relatif kecil. Secara global, demand factor sistem berada pada kisaran 73%-74% terhadap kapasitas terpasang 40 MVA. Nilai tersebut menunjukkan bahwa kapasitas yang terpasang telah dimanfaatkan secara efisien dan masih berada dalam batas operasi yang aman bagi sistem kelistrikan industri. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa analisis demand factor dapat digunakan sebagai indikator evaluasi pemanfaatan kapasitas sistem kelistrikan dan sebagai dasar pengelolaan beban untuk menjaga stabilitas dan keandalan operasi industri.
Analisis Kelayakan Sistem Pentanahan pada Instalasi Listrik Gedung Menara Berdasarkan Puil 2011 Muhammad Wildan Salama; Priyo Adi Sesotyo; Ari Endang Jayati
Science and Physics Education Journal (SPEJ) Vol. 9 No. 2 (2026): SPEJ (Science and Physics Education Journal)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/cjy2ds13

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the feasibility of the grounding system and leakage current in the electrical installation of the Menara Building based on the Indonesian Electrical Installation Standard (PUIL) 2011. The research employed a descriptive quantitative method through direct field measurements using a Kyoritsu 4200 Earth Clamp Tester to measure grounding resistance and a clamp meter to measure leakage current in the distribution panels. The results showed that the grounding resistance value of the transformer grounding system was 11.17 Ω, exceeding the standard limit of ≤ 5 Ω and therefore failing to meet the required standard. Leakage current measurements indicated that several distribution panels were classified as hazardous (>30 mA), particularly those located on the 2nd, 7th, 8th, and 9th floors. In conclusion, the grounding system and several distribution panels in the Menara Building are not yet feasible according to PUIL 2011 standards and require technical improvements to enhance the safety and reliability of the electrical installation system.   Keywords: Electrical Installation; Grounding; Leakage Current; PUIL 2011; Grounding System
Analisis Kualitas Daya Sebagai Indikator Keandalan dan Keselamatan Operasional Sistem Distribusi Listrik pada Gedung Bertingkat Muhammad Rivel Zebertavio; Priyo Adi Sesotyo; Fahrudin Ahmad
Science and Physics Education Journal (SPEJ) Vol. 9 No. 2 (2026): SPEJ (Science and Physics Education Journal)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/jb0p6524

Abstract

Abstract:  This study aims to evaluate power quality and analyze its impact on the reliability of electrical distribution systems in a high-rise building. The study employed a quantitative descriptive method through field measurements using a Power Quality Analyzer PEL 103 Chauvin Arnoux installed on the distribution panels of ten floors. The observed parameters included voltage, voltage unbalance, current unbalance, power factor, and total harmonic distortion of voltage (THDv) and current (THDi). The results indicate that the voltage level (229.18–235.02 V), voltage unbalance (0.31–1.17%), power factor (0.86–0.99), and THDv (<5%) comply with IEC 61000, SNI IEC 61000, Permen ESDM No. 04 of 2009, and IEEE 519-2014/2022 standards. However, current unbalance exceeded the permissible limit of 20% on seven floors, and THDi values on several floors exceeded 15%, indicating the presence of nonlinear loads. It can be concluded that the electrical distribution system of the high-rise building exhibits good voltage stability; however, load balancing among phases and harmonic mitigation measures are necessary to maintain the long-term reliability and safety of the electrical installation.   Keywords: Electrical Distribution, Harmonics, High-Rise Building, Power Factor, Power Quality.