Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyuluhan Pemanfaatan Tanaman Obat untuk Pencegahan dan Pengobatan Penyakit Diabetes Melitus di Desa Sambirata, Cilongok Feri Kanti Rahayu; Indira Pipit Miranti; Iva Rinia Dewi; Mauliana Khoerun Nisa
jurnal ABDIMAS Indonesia Vol. 4 No. 1 (2026): Mei : Jurnal ABDIMAS Indonesia
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/jai.v4i1.3723

Abstract

Diabetes Mellitus merupakan salah satu penyakit degeneratif dengan prevalensi yang terus meningkat, terutama pada kelompok usia lanjut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan dan pengelolaan diabetes melitus melalui edukasi pola hidup sehat dan pemanfaatan tanaman obat. Kegiatan dilaksanakan di Desa Sambirata dengan sasaran ibu-ibu Posyandu Lansia. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan, pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan gula darah sewaktu, dan edukasi pemanfaatan tanaman obatantidiabetes. Sebanyak 44 peserta mengikuti kegiatan penyuluhan dan 71 peserta mengikuti pemeriksaan kesehatan. Hasil pemeriksaan menunjukkan 29 peserta mengalami hipertensi, 3 peserta memiliki kadar gula darah di atas normal, dan 50 peserta memiliki faktor risiko diabetes melitus. Kegiatan ini meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pola hidup sehat serta penggunaan tanaman obat secara rasional dalam pencegahan diabetes melitus.
Evaluasi Pelayanan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi Obat di Apotek Berdasarkan Indikator Kepuasan Pasien di Purbalingga Iva Rinia Dewi; Adi Susanto; Aji Saputra; Arinda Nur Cahyani
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 9: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i9.19736

Abstract

Pelayanan kefarmasian di apotek harus berorientasi pada pasien, salah satunya melalui layanan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) obat. Layanan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pasien mengenai penggunaan obat yang benar, mencegah terjadinya kesalahan penggunaan obat (medication error), serta mendukung keberhasilan terapi. Kepuasan pasien merupakan salah satu indikator penting dalam menilai kualitas pelayanan kefarmasian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien terhadap layanan KIE obat di Apotek Seven Purbalingga. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan rancangan cross-sectional. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik accidental sampling, dengan penyebaran kuesioner kepada pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Penelitian ini melibatkan 96 responden. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan analisis univariat berdasarkan aspek pelayanan kefarmasian dan keramahan petugas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan terhadap informasi mengenai aturan penggunaan obat sebesar 88,34%, indikasi obat sebesar 87,50%, cara penggunaan obat sebesar 87,29%, informasi efek samping sebesar 83,95%, cara penyimpanan obat sebesar 85,25%, serta lama penggunaan obat sebesar 85,20%. Secara keseluruhan, rata-rata tingkat kepuasan pasien mencapai 86,04% yang termasuk dalam kategori sangat puas. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa layanan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) obat di Apotek Seven Purbalingga telah memenuhi harapan pasien dan dinilai memberikan tingkat kepuasan yang sangat tinggi.