p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal AGRIKA
Arika Purnawati
Program Studi Agroteknologi, UPN “Veteran” Jawa Timur

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIVITAS LIMBAH CAIR TAHU DAN AIR KELAPA SEBAGAI MEDIA ALTERNATIF PERBANYAKAN Bacillus mycoides DALAM MENGENDALIKAN ANTRAKNOSA CABAI SECARA IN VITRO Wafiah Huwaina Zata Dini; Endang Triwahyu Prasetyawati; Arika Purnawati
Agrika Vol. 20 No. 1 (2026): MEI 2026
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/ja.v20i1.7638

Abstract

Cabai (Capsicum annuum L.) merupakan komoditas hortikultura utama di Indonesia. Organisme pengganggu tanaman (OPT) yang menyerang cabai adalah Colletotrichum sp. penyebab penyakit antraknosa. Bacillus mycoides dapat mengendalikan penyakit antraknosa. Limbah cair tahu dan air kelapa dapat dimanfaatkan sebagai media alternatif perbanyakan B. mycoides. Penelitian disusun dengan rancangan acak lengkap faktorial (RALF) dengan dua faktor dan tiga ulangan. Faktor pertama adalah media alternatif: NB/PDA, limbah cair tahu, air kelapa, dan limbah cair tahu + air kelapa. Faktor kedua adalah umur biakan: 24 jam dan 48 jam. Data dianalisis menggunakan Analisa ragam (Anova) dan apabila terdapat pengaruh yang nyata, maka dilanjutkan dengan uji BNT pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi perlakuan yang nyata antara perlakuan jenis media dengan umur biakan terhadap pertumbuhan Bacillus mycoides serta antagonismenya terhadap jamur Colletotrichum sp. Perlakuan B3A1 (media air kelapa dengan umur biakan 24 jam) menghasilkan jumlah koloni sebesar 1.53 ×  CFU/ml dan mengakibatkan daya hambat tertinggi terhadap Colletotrichum sp. sebesar 40.48%.
EFIKASI FORMULASI Trichoderma TERHADAP LAYU Fusarium PADA TANAMAN TOMAT Satrio Hanif Haryawan; Arika Purnawati; Herry Nirwanto
Agrika Vol. 20 No. 1 (2026): MEI 2026
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/ja.v20i1.7645

Abstract

Penyakit layu Fusarium yang disebabkan oleh Fusarium oxysporum merupakan kendala utama dalam budidaya tomat karena dapat menurunkan pertumbuhan dan hasil secara signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efikasi berbagai formulasi Trichoderma sp. dengan volume inokulasi berbeda dalam mengendalikan layu Fusarium pada tanaman tomat. Metode yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) faktorial.  Faktor pertama adalah jenis formulasi (air kelapa, ekstrak kentang gula, dan rendaman kedelai) dan faktor kedua Adalah volume inokulasi (15 ml dan 25 ml), serta kontrol. Parameter yang diamati meliputi kerapatan spora Trichoderma sp., masa inkubasi penyakit, intensitas serangan, dan tinggi tanaman. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa faktor formulasi dan volume inokulasi memberikan pengaruh nyata terhadap seluruh parameter, tetapi interaksi antara keduanya hanya ditemukan nyata pada parameter intensitas serangan di akhir pengamatan. Formulasi rendaman kedelai menghasilkan kerapatan spora tertinggi dan masa inkubasi penyakit terlama (15 hari). Kombinasi formulasi rendaman kedelai dengan volume inokulasi 25 ml merupakan perlakuan paling efektif dalam menekan intensitas serangan penyakit. Sementara itu, pertumbuhan tinggi tanaman tomat terbaik dicapai pada penggunaan formulasi air kelapa dan volume inokulasi 25 ml. Formulasi Trichoderma sp. berbasis bahan organik lokal berpotensi dikembangkan sebagai biofungisida ramah lingkungan untuk pengendalian layu Fusarium.