Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran Inquiry pada Mata Pelajaran Ipas untuk Meningkatkan Critical Thinking dan Hasil Belajar Peserta Didik pada Kelas V di SD Inpres Kakaskasen Tiga Nurul Hasnia Kawulusan; Roos M.S Tuerah; Richard D.H Pangkey
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.285

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Critical thinking dan hasil belajar peserta didik kelas V di SD INPRES Kakaskasen Tiga dengan mengunakan model pembelajaran inkuiri pada mata pelajaran IPAS. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), adapun yang menjadi objek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas V di SD INPRES Kaskasen Tiga yang berjumlah 12 siswa. Penelitian ini merupakan penelitian Tindakan kelas (PTK) yang di laksanakan dalam 2 siklus, yang berlangsung selama 5 February sampai dengan 18 February 2026. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam aktivitas guru, aktivitas siswa, serta ketuntasan hasil belajar. Aktivitas guru dalam mengelola pembelajaran mengalami peningkatan, dengan nilai rata-rata observasi pada siklus I sebesar 67,30 (cukup) dan meningkat pada siklus II menjadi 96,15 (baik sekali). Aktivitas siswa dalam mengikuti pembelajaran juga mengalami peningkatan, dengan rata-rata observasi pada siklus I sebesar 60,57 (cukup) dan meningkat pada siklus II menjadi 91,34 (baik sekali). Ketuntasan hasil belajar siswa menunjukkan peningkatan dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I, rata-rata hasil belajar siswa mencapai 71,33% (cukup), sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 94,75% (baik sekali). Hasil ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Inquiry dapat meningkatkan critical thingking/berpikir kritis serta hasil belajar siswa dalam Perpindahan kalor.
Penerapan Model Pembelajaran Inquiry pada Mata Pelajaran Ipas untuk Meningkatkan Critical Thinking dan Hasil Belajar Peserta Didik pada Kelas V di SD Inpres Kakaskasen Tiga Nurul Hasnia Kawulusan; Roos M.S Tuerah; Richard D.H Pangkey
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.285

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Critical thinking dan hasil belajar peserta didik kelas V di SD INPRES Kakaskasen Tiga dengan mengunakan model pembelajaran inkuiri pada mata pelajaran IPAS. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), adapun yang menjadi objek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas V di SD INPRES Kaskasen Tiga yang berjumlah 12 siswa. Penelitian ini merupakan penelitian Tindakan kelas (PTK) yang di laksanakan dalam 2 siklus, yang berlangsung selama 5 February sampai dengan 18 February 2026. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam aktivitas guru, aktivitas siswa, serta ketuntasan hasil belajar. Aktivitas guru dalam mengelola pembelajaran mengalami peningkatan, dengan nilai rata-rata observasi pada siklus I sebesar 67,30 (cukup) dan meningkat pada siklus II menjadi 96,15 (baik sekali). Aktivitas siswa dalam mengikuti pembelajaran juga mengalami peningkatan, dengan rata-rata observasi pada siklus I sebesar 60,57 (cukup) dan meningkat pada siklus II menjadi 91,34 (baik sekali). Ketuntasan hasil belajar siswa menunjukkan peningkatan dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I, rata-rata hasil belajar siswa mencapai 71,33% (cukup), sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 94,75% (baik sekali). Hasil ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Inquiry dapat meningkatkan critical thingking/berpikir kritis serta hasil belajar siswa dalam Perpindahan kalor.
Kebijakan Pendidikan Mendorong Kepemilikan Industry Dan Otonomi Pendidikan Vokasi Joulanda Altje Meiske Rawis; Roos M.S Tuerah; Rafly Muhammad Nur; Imanuel W. E. Taroreh
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i2.16065

Abstract

Kebijakan pendidikan vokasi di Indonesia diarahkan untuk memperkuat keterhubungan antara lembaga pendidikan dengan dunia industri guna meningkatkan relevansi dan kualitas lulusan. Salah satu strategi yang ditempuh adalah mendorong kepemilikan industri dalam proses pendidikan, baik melalui penyusunan kurikulum, penyediaan fasilitas praktik, maupun keterlibatan langsung dalam pengelolaan lembaga vokasi. Selain itu, kebijakan otonomi pendidikan vokasi memberikan ruang bagi sekolah maupun perguruan tinggi vokasi untuk lebih fleksibel dalam merancang program sesuai kebutuhan pasar kerja dan perkembangan teknologi. Sinergi antara kepemilikan industri dan otonomi vokasi diharapkan dapat menciptakan lulusan yang kompeten, adaptif, serta siap kerja, sekaligus menjawab tantangan ketenagakerjaan nasional maupun global. Dengan demikian, kebijakan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan mutu pendidikan