Joulanda Altje Meiske Rawis
Universitas Negeri Manado, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kebijakan Pendidikan Mendorong Kepemilikan Industry Dan Otonomi Pendidikan Vokasi Joulanda Altje Meiske Rawis; Roos M.S Tuerah; Rafly Muhammad Nur; Imanuel W. E. Taroreh
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i2.16065

Abstract

Kebijakan pendidikan vokasi di Indonesia diarahkan untuk memperkuat keterhubungan antara lembaga pendidikan dengan dunia industri guna meningkatkan relevansi dan kualitas lulusan. Salah satu strategi yang ditempuh adalah mendorong kepemilikan industri dalam proses pendidikan, baik melalui penyusunan kurikulum, penyediaan fasilitas praktik, maupun keterlibatan langsung dalam pengelolaan lembaga vokasi. Selain itu, kebijakan otonomi pendidikan vokasi memberikan ruang bagi sekolah maupun perguruan tinggi vokasi untuk lebih fleksibel dalam merancang program sesuai kebutuhan pasar kerja dan perkembangan teknologi. Sinergi antara kepemilikan industri dan otonomi vokasi diharapkan dapat menciptakan lulusan yang kompeten, adaptif, serta siap kerja, sekaligus menjawab tantangan ketenagakerjaan nasional maupun global. Dengan demikian, kebijakan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan mutu pendidikan
Pengaruh Konflik Peran terhadap Academic Burnout pada Mahasiswa Organisatoris di FIPP UNIMA Wulansari Lisu Sarungu; Joulanda Altje Meiske Rawis; Stevi Becher Sengkey
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.20889

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya tuntutan akademik dan organisasi yang berpotensi menimbulkan konflik peran serta academic burnout pada mahasiswa organisatoris. Penelitian bertujuan menganalisis pengaruh konflik peran terhadap academic burnout pada mahasiswa organisatoris di Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi Universitas Negeri Manado. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei eksplanatori. Populasi penelitian berjumlah 371 mahasiswa organisatoris, dengan sampel sebanyak 193 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert yang mengukur konflik peran dan academic burnout. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linear sederhana, uji hipotesis, dan koefisien determinasi dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik peran berpengaruh positif dan signifikan terhadap academic. Koefisien determinasi menunjukkan bahwa konflik peran menjelaskan variasi academic burnout. Mayoritas responden juga berada pada kategori academic burnout tinggi. Kesimpulannya, semakin tinggi konflik peran yang dialami mahasiswa organisatoris, semakin tinggi pula tingkat academic burnout yang dirasakan. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan konflik peran melalui manajemen waktu, penentuan prioritas, dan dukungan institusional untuk meminimalkan burnout akademik.